<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Era Kapolri Jenderal Idham Aziz Tidak Ada Perwira yang &quot;Menganggur&quot;   </title><description>Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi anggota polisi yang menjadi Analis Kebijakan (Anjak).</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/25/337/2315885/era-kapolri-jenderal-idham-aziz-tidak-ada-perwira-yang-menganggur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/25/337/2315885/era-kapolri-jenderal-idham-aziz-tidak-ada-perwira-yang-menganggur"/><item><title> Era Kapolri Jenderal Idham Aziz Tidak Ada Perwira yang &quot;Menganggur&quot;   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/25/337/2315885/era-kapolri-jenderal-idham-aziz-tidak-ada-perwira-yang-menganggur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/25/337/2315885/era-kapolri-jenderal-idham-aziz-tidak-ada-perwira-yang-menganggur</guid><pubDate>Rabu 25 November 2020 13:47 WIB</pubDate><dc:creator>Muhamad Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/25/337/2315885/era-kapolri-jenderal-idham-aziz-tidak-ada-perwira-yang-menganggur-P73TOTgPJR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Idham Azis (Foto : Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/25/337/2315885/era-kapolri-jenderal-idham-aziz-tidak-ada-perwira-yang-menganggur-P73TOTgPJR.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Idham Azis (Foto : Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi anggota polisi yang menjadi Analis Kebijakan (Anjak), atau menganggur setelah mereka lulus sekolah.

&quot;Pembinaan personel mengacu pada reward and punhisment, dan di era Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis tidak ada anjak lagi, semua sudah ditempatkan sesuai dengan kompetensinya,&quot; kata Kadiv Humas Polri Irjen, Pol Argo Yuwono sebagaimana arahan Kapolri Idham saat Apel Kasatwil 2020 di Mabes Polri, Rabu (25/11/2020).
Baca juga:
Kapolri Sampaikan 3 Amanat ke-8 Kapolda yang Baru Dilantik&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Kapolri Lantik Irjen Fadil Imran Jadi Kapolda Metro Jaya
Pencopotan Kapolda Metro Dinilai Bukti Tak Ada 'Geng' di Internal Polri&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Argo menjelaskan, perubahan tersebut sebagai salah satu program Kapolri untuk membenahi intenal Polri. Dengan begitu setiap SDM Polri dapat mengabdikan dirinya sesuai fungsi.

&quot;Biasanya setelah lulus sekolah para Kombes harus menunggu 1 hingga 2 tahun untuk dapat job. Sekarang tidak lagi, mereka yang lulus sekolah langsung diberi job,&quot; tuturnya.

&quot;Ini merupakan implementasi satu dari tujuh program prioritas Kapolri dalam mewujudkan SDM unggul,&quot; tambahnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham sempat menyebut bahwa pihaknya kelebihan jumlah personel pada pada pangkat Komisaris Besar (Kombes), dan Perwira Tinggi (Pati) saat raker bersama Komisi III DPR RI.

&quot;Kombes sampai Pati terdapat kelebihan personel, Kombes surplus 288 dan dan Pati surplus 213 orang,&quot; kata Idham pada Rabu 30  September 2020 lalu.

Namun demikian, Idham juga mengatakan, bahwa pihaknya masih kekurangan personel di golongan I Tamtama hingga AKBP sebanyak 255.990 personel. Adapun saat itu Idham menyebut jumlah kepolisian di Indonesia sebanyak 416.414 personel.
</description><content:encoded>JAKARTA - Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan, saat ini sudah tidak ada lagi anggota polisi yang menjadi Analis Kebijakan (Anjak), atau menganggur setelah mereka lulus sekolah.

&quot;Pembinaan personel mengacu pada reward and punhisment, dan di era Bapak Kapolri Jenderal Idham Azis tidak ada anjak lagi, semua sudah ditempatkan sesuai dengan kompetensinya,&quot; kata Kadiv Humas Polri Irjen, Pol Argo Yuwono sebagaimana arahan Kapolri Idham saat Apel Kasatwil 2020 di Mabes Polri, Rabu (25/11/2020).
Baca juga:
Kapolri Sampaikan 3 Amanat ke-8 Kapolda yang Baru Dilantik&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Kapolri Lantik Irjen Fadil Imran Jadi Kapolda Metro Jaya
Pencopotan Kapolda Metro Dinilai Bukti Tak Ada 'Geng' di Internal Polri&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Argo menjelaskan, perubahan tersebut sebagai salah satu program Kapolri untuk membenahi intenal Polri. Dengan begitu setiap SDM Polri dapat mengabdikan dirinya sesuai fungsi.

&quot;Biasanya setelah lulus sekolah para Kombes harus menunggu 1 hingga 2 tahun untuk dapat job. Sekarang tidak lagi, mereka yang lulus sekolah langsung diberi job,&quot; tuturnya.

&quot;Ini merupakan implementasi satu dari tujuh program prioritas Kapolri dalam mewujudkan SDM unggul,&quot; tambahnya.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Idham sempat menyebut bahwa pihaknya kelebihan jumlah personel pada pada pangkat Komisaris Besar (Kombes), dan Perwira Tinggi (Pati) saat raker bersama Komisi III DPR RI.

&quot;Kombes sampai Pati terdapat kelebihan personel, Kombes surplus 288 dan dan Pati surplus 213 orang,&quot; kata Idham pada Rabu 30  September 2020 lalu.

Namun demikian, Idham juga mengatakan, bahwa pihaknya masih kekurangan personel di golongan I Tamtama hingga AKBP sebanyak 255.990 personel. Adapun saat itu Idham menyebut jumlah kepolisian di Indonesia sebanyak 416.414 personel.
</content:encoded></item></channel></rss>
