<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko PMK Minta TNI-Polri Bantu Penyaluran Bansos di Papua</title><description>Permintaan Muhadjir kepada TNI-Polri lantaran letak geografis Papua yang berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/26/337/2316416/menko-pmk-minta-tni-polri-bantu-penyaluran-bansos-di-papua</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/26/337/2316416/menko-pmk-minta-tni-polri-bantu-penyaluran-bansos-di-papua"/><item><title>Menko PMK Minta TNI-Polri Bantu Penyaluran Bansos di Papua</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/26/337/2316416/menko-pmk-minta-tni-polri-bantu-penyaluran-bansos-di-papua</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/26/337/2316416/menko-pmk-minta-tni-polri-bantu-penyaluran-bansos-di-papua</guid><pubDate>Kamis 26 November 2020 10:10 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/26/337/2316416/menko-pmk-minta-tni-polri-bantu-penyaluran-bansos-di-papua-Gpz0vxumim.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto : Kemenko PMK)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/26/337/2316416/menko-pmk-minta-tni-polri-bantu-penyaluran-bansos-di-papua-Gpz0vxumim.jpg</image><title>Menko PMK Muhadjir Effendy (Foto : Kemenko PMK)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengharapkan agar semua pihak untuk ikut mengawal dan membantu penyaluran bantuan sosial di Papua agar sampai serta tepat sasaran. Khusunya pengawalan dari TNI-Polri.

Permintaan Muhadjir kepada TNI-Polri lantaran letak geografis Papua yang berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia.

&quot;Saya mohon dukungan semua pihak khususnya dari TNI-Polri untuk ikut membantu mengawal tenaga penyalur bantuan-bantuan ini supaya aman, lancar penyalurannya dan betul-betul sampai di tangan keluarga penerima manfaat (KPM). Pihak TNI-Polri juga saya minta untuk membantu memastikan ketepatan sasaran penerima&amp;rdquo; ujar Muhadjir saat kunjungan kerja ke Papua sebagaimana dalam keterangan resminya yang diterima Kamis (26/11/2020).

Ia menuturkan Papua memiliki kondisi geografis yang unik, sehingga pola pemberian bantuan dari pemerintah cukup berbeda dengan wilayah lain.

Baca Juga :&amp;nbsp;Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Kursi Menteri KKP Diprediksi Masih Milik Gerindra
Baca Juga :&amp;nbsp;Bima Arya: Mari Ikhtiar Agar Tak Ada Generasi yang Hilang

Karena itu, lanjut Muhadjir, tidak semua bantuan bisa disalurkan secara biasa. Tetapi jika ada hambatan, seperti mekanisme penyaluran, harus dilakukan secara luar biasa atau extraordinary, supaya bisa salur.

&amp;ldquo;Contohnya  program sembako, kalau di tempat lain cukup menggunakan Bank Himbara yang butuh infrastruktur sinyal untuk alat bayarnya, tetapi, di Papua sebagian besar kab/kota wilayahnya tidak didukung sinyal yang kuat bahkan blank spot,&amp;rdquo; tuturnya.Karena itu, menurut Mantan Mendikbud itu upaya optimalisasi guna memastikan bantuan sampai di tangan keluarga penerima manfaat dilakukan dengan menerapkan mekanisme alternatif yaitu PT Pos mengantarkan bantuan Program Sembako Tunai.

&amp;ldquo;Mudah-mudahan semua program jaring pengaman sosial terus berlanjut dan pelaksanaannya  berjalan dengan baik,&amp;rdquo; imbuh Muhadjir.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir mewakili pemerintah pusat menyerahkan secara simbolis bantuan dan jaminan sosial dari kementerian dan lembaga terkait.

Di antaranya yaitu bansos program sembako, bansos PKH, BST dari Kemensos, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari KemenPUPR, Bantuan Produktif usaha Mikro (BPUM), dari KemenkopUKM, Bantuan KUR dari BNI, bantuan masker dari BNPB, bantuan susu pertumbuhan, dan permainan penunjang pengetahuan untuk anak-anak dari KPPA.

Selain itu, diserahkan secara simbolis berbagai program jaminan sosial yaitu jamsos untuk tenaga pekerja informal dan klaim jamsos ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan serta penambahan kuota Penerima Bantuan Iuran Kesehatan dari BPJS Kesehatan.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengharapkan agar semua pihak untuk ikut mengawal dan membantu penyaluran bantuan sosial di Papua agar sampai serta tepat sasaran. Khusunya pengawalan dari TNI-Polri.

Permintaan Muhadjir kepada TNI-Polri lantaran letak geografis Papua yang berbeda dengan daerah lainnya di Indonesia.

&quot;Saya mohon dukungan semua pihak khususnya dari TNI-Polri untuk ikut membantu mengawal tenaga penyalur bantuan-bantuan ini supaya aman, lancar penyalurannya dan betul-betul sampai di tangan keluarga penerima manfaat (KPM). Pihak TNI-Polri juga saya minta untuk membantu memastikan ketepatan sasaran penerima&amp;rdquo; ujar Muhadjir saat kunjungan kerja ke Papua sebagaimana dalam keterangan resminya yang diterima Kamis (26/11/2020).

Ia menuturkan Papua memiliki kondisi geografis yang unik, sehingga pola pemberian bantuan dari pemerintah cukup berbeda dengan wilayah lain.

Baca Juga :&amp;nbsp;Edhy Prabowo Ditangkap KPK, Kursi Menteri KKP Diprediksi Masih Milik Gerindra
Baca Juga :&amp;nbsp;Bima Arya: Mari Ikhtiar Agar Tak Ada Generasi yang Hilang

Karena itu, lanjut Muhadjir, tidak semua bantuan bisa disalurkan secara biasa. Tetapi jika ada hambatan, seperti mekanisme penyaluran, harus dilakukan secara luar biasa atau extraordinary, supaya bisa salur.

&amp;ldquo;Contohnya  program sembako, kalau di tempat lain cukup menggunakan Bank Himbara yang butuh infrastruktur sinyal untuk alat bayarnya, tetapi, di Papua sebagian besar kab/kota wilayahnya tidak didukung sinyal yang kuat bahkan blank spot,&amp;rdquo; tuturnya.Karena itu, menurut Mantan Mendikbud itu upaya optimalisasi guna memastikan bantuan sampai di tangan keluarga penerima manfaat dilakukan dengan menerapkan mekanisme alternatif yaitu PT Pos mengantarkan bantuan Program Sembako Tunai.

&amp;ldquo;Mudah-mudahan semua program jaring pengaman sosial terus berlanjut dan pelaksanaannya  berjalan dengan baik,&amp;rdquo; imbuh Muhadjir.

Dalam kesempatan itu, Muhadjir mewakili pemerintah pusat menyerahkan secara simbolis bantuan dan jaminan sosial dari kementerian dan lembaga terkait.

Di antaranya yaitu bansos program sembako, bansos PKH, BST dari Kemensos, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari KemenPUPR, Bantuan Produktif usaha Mikro (BPUM), dari KemenkopUKM, Bantuan KUR dari BNI, bantuan masker dari BNPB, bantuan susu pertumbuhan, dan permainan penunjang pengetahuan untuk anak-anak dari KPPA.

Selain itu, diserahkan secara simbolis berbagai program jaminan sosial yaitu jamsos untuk tenaga pekerja informal dan klaim jamsos ketenagakerjaan dari BPJS Ketenagakerjaan serta penambahan kuota Penerima Bantuan Iuran Kesehatan dari BPJS Kesehatan.</content:encoded></item></channel></rss>
