<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan Tunjangan DPRD Sikka Ricuh   </title><description>Puluhan aktifis dan mahasiswa di Kabupaten Sikka yang tergabung Forkot melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan tunjangan DPRD Sikka.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/27/340/2317532/demo-mahasiswa-tolak-kenaikan-tunjangan-dprd-sikka-ricuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/27/340/2317532/demo-mahasiswa-tolak-kenaikan-tunjangan-dprd-sikka-ricuh"/><item><title>Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan Tunjangan DPRD Sikka Ricuh   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/27/340/2317532/demo-mahasiswa-tolak-kenaikan-tunjangan-dprd-sikka-ricuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/27/340/2317532/demo-mahasiswa-tolak-kenaikan-tunjangan-dprd-sikka-ricuh</guid><pubDate>Jum'at 27 November 2020 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Joni Nura</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/27/340/2317532/demo-mahasiswa-tolak-kenaikan-tunjangan-dprd-sikka-ricuh-pFnu19U2Uw.png" expression="full" type="image/jpeg">Demo mahasiswa tolak kenaikan tunjangan DPRD Sikka ricuh. (Foto: Joni Nura)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/27/340/2317532/demo-mahasiswa-tolak-kenaikan-tunjangan-dprd-sikka-ricuh-pFnu19U2Uw.png</image><title>Demo mahasiswa tolak kenaikan tunjangan DPRD Sikka ricuh. (Foto: Joni Nura)</title></images><description>SIKKA - Puluhan aktifis dan mahasiswa  di Kabupaten Sikka yang tergabung dalam Forun Kota (Forkot) melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan tunjangan DPRD Sikka. Para aktivis ini datang ke gedung DPRD Sikka di jalan Eltari  melakukan aksi damai dengan  membawa poster  bertuliskan  tolak kenaikan tunjangan DPRD Sikka.
&amp;nbsp;(Baca juga: Dirawat di RS Ummi Bogor, Habib Rizieq dalam Kondisi Baik)
Para mahasiswa ini memaksa masuk ke ruang sidang DPRD, namun  aparat polisi yang bergabung di gedung DPRD Sikka menghalagi mereka sehingah sempat terjadi kericuhan antara polisi dan mahasiswa di depan pintu masuk ruang sidang.
Aksi tolak-menolak antara mahasiswa dan polisi pun tak terhindar. Mahasiswa kecewa karena anggota DPRD tidak keluar untuk menemui mereka. Aparat pun meminta agar para mahasiswa kembali turun ke halaman gedung untuk menunggu para anggota dewan. Polisi mencegat  para pendemo karena tidak memiliki surat izin saat melakukan aksi.
(Baca juga: 2 Artis Terlibat Prostitusi Online Ternyata Pemeran Utama Film Layar Lebar)
Yohanes Wara Ona, seorang mahasiswa  mengatakan, menyesalkan sikap politik DPRD Sikka yang meminta  kenaikan  tunjangan di tengah  masa pandemi Covid-19. &amp;ldquo;Masih banyak masalah sosial yang harus perhatikan,&amp;rdquo; pungkasnya.
Ketua DPRD Sikka, Donatus David mengatakan, semua anggota DPRD Sikka setuju kenaikan tunjangan karena sudah diatur dalam Undang-udang.  &amp;ldquo;Yang mengusulkan tunjangan DPRD ini adalah Pemda Sikka. Tunjangan yang akan di terima berkisar 11 juta hingah 12 juta rupiah untuk anggota DPRD Sikka,&amp;rdquo; tuturnya.




</description><content:encoded>SIKKA - Puluhan aktifis dan mahasiswa  di Kabupaten Sikka yang tergabung dalam Forun Kota (Forkot) melakukan aksi unjuk rasa menolak kenaikan tunjangan DPRD Sikka. Para aktivis ini datang ke gedung DPRD Sikka di jalan Eltari  melakukan aksi damai dengan  membawa poster  bertuliskan  tolak kenaikan tunjangan DPRD Sikka.
&amp;nbsp;(Baca juga: Dirawat di RS Ummi Bogor, Habib Rizieq dalam Kondisi Baik)
Para mahasiswa ini memaksa masuk ke ruang sidang DPRD, namun  aparat polisi yang bergabung di gedung DPRD Sikka menghalagi mereka sehingah sempat terjadi kericuhan antara polisi dan mahasiswa di depan pintu masuk ruang sidang.
Aksi tolak-menolak antara mahasiswa dan polisi pun tak terhindar. Mahasiswa kecewa karena anggota DPRD tidak keluar untuk menemui mereka. Aparat pun meminta agar para mahasiswa kembali turun ke halaman gedung untuk menunggu para anggota dewan. Polisi mencegat  para pendemo karena tidak memiliki surat izin saat melakukan aksi.
(Baca juga: 2 Artis Terlibat Prostitusi Online Ternyata Pemeran Utama Film Layar Lebar)
Yohanes Wara Ona, seorang mahasiswa  mengatakan, menyesalkan sikap politik DPRD Sikka yang meminta  kenaikan  tunjangan di tengah  masa pandemi Covid-19. &amp;ldquo;Masih banyak masalah sosial yang harus perhatikan,&amp;rdquo; pungkasnya.
Ketua DPRD Sikka, Donatus David mengatakan, semua anggota DPRD Sikka setuju kenaikan tunjangan karena sudah diatur dalam Undang-udang.  &amp;ldquo;Yang mengusulkan tunjangan DPRD ini adalah Pemda Sikka. Tunjangan yang akan di terima berkisar 11 juta hingah 12 juta rupiah untuk anggota DPRD Sikka,&amp;rdquo; tuturnya.




</content:encoded></item></channel></rss>
