<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RS Ummi Minta Maaf ke Satgas Covid-19 Terkait Polemik Habib Rizieq</title><description>Direktur Utama Rumah Sakit Ummi Kota Bogor Andi Tatat menyampaikan permohonan maaf kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/29/338/2318403/rs-ummi-minta-maaf-ke-satgas-covid-19-terkait-polemik-habib-rizieq</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/29/338/2318403/rs-ummi-minta-maaf-ke-satgas-covid-19-terkait-polemik-habib-rizieq"/><item><title>RS Ummi Minta Maaf ke Satgas Covid-19 Terkait Polemik Habib Rizieq</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/29/338/2318403/rs-ummi-minta-maaf-ke-satgas-covid-19-terkait-polemik-habib-rizieq</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/29/338/2318403/rs-ummi-minta-maaf-ke-satgas-covid-19-terkait-polemik-habib-rizieq</guid><pubDate>Minggu 29 November 2020 19:33 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/29/338/2318403/rs-ummi-minta-maaf-ke-satgas-covid-19-terkait-polemik-habib-rizieq-N96Qhf1YSS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direktur RS Ummi Andi Tatat (Foto: Okezone/Putra R) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/29/338/2318403/rs-ummi-minta-maaf-ke-satgas-covid-19-terkait-polemik-habib-rizieq-N96Qhf1YSS.jpg</image><title>Direktur RS Ummi Andi Tatat (Foto: Okezone/Putra R) </title></images><description>BOGOR - Direktur Utama Rumah Sakit Ummi Kota Bogor Andi Tatat menyampaikan permohonan maaf kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor. Hal itu berkaitan dengan informasi proses pengambilan swab test Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
&quot;Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor, ke depan bekerjasama membangun komunikasi yang lebih baik lagi,&quot; kata Andi, di Balai Kota Bogor, Minggu (29/11/2020).

Menurutnya, tidak ada niatan untuk menghalangi kerja petugas untuk penanganan Covid-19. Hanya ada kelemahan dalam penyampaian informasi tersebut.

&quot;Terkait pelaksanaan PCR terhadap HRS tidak sesuai aturan Kami menjelaskan bahwa tidak ada maksud dari kami untuk menutupi. Kami akui ada kelemahan dalam komunikasi, sehingga terkesan menghalang-halangi. Seharusnya saat tim dokter pribadi melakukan tes sesuai kesepakatan antara saya dan Pemkot Bogor harus disaksikan,&quot; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dites Swab, 7 Karyawan Giant Purwakarta Positif Covid-19&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yOS8xLzEyNTI4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara terkait hasil swab tes Habib Rizieq, pihaknya juga belum mendapat laporannya. Saat ini, RS Ummi tengah berkomunikasi dengan tim MER-C.

&quot;Sampai saat ini kita belum mendapat informasi mengenai hal itu. Kami juga masih mengusahakan kepada pihak MER-C,&quot; pungkas Andi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Selain Periksa Dirut RS Ummi, Polres Bogor Buka Peluang Panggil HRS&amp;nbsp;
</description><content:encoded>BOGOR - Direktur Utama Rumah Sakit Ummi Kota Bogor Andi Tatat menyampaikan permohonan maaf kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor. Hal itu berkaitan dengan informasi proses pengambilan swab test Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
&quot;Kami menyampaikan permohonan maaf kepada Satgas Covid-19 Kota Bogor, ke depan bekerjasama membangun komunikasi yang lebih baik lagi,&quot; kata Andi, di Balai Kota Bogor, Minggu (29/11/2020).

Menurutnya, tidak ada niatan untuk menghalangi kerja petugas untuk penanganan Covid-19. Hanya ada kelemahan dalam penyampaian informasi tersebut.

&quot;Terkait pelaksanaan PCR terhadap HRS tidak sesuai aturan Kami menjelaskan bahwa tidak ada maksud dari kami untuk menutupi. Kami akui ada kelemahan dalam komunikasi, sehingga terkesan menghalang-halangi. Seharusnya saat tim dokter pribadi melakukan tes sesuai kesepakatan antara saya dan Pemkot Bogor harus disaksikan,&quot; ungkapnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dites Swab, 7 Karyawan Giant Purwakarta Positif Covid-19&amp;nbsp;
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yOS8xLzEyNTI4My8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara terkait hasil swab tes Habib Rizieq, pihaknya juga belum mendapat laporannya. Saat ini, RS Ummi tengah berkomunikasi dengan tim MER-C.

&quot;Sampai saat ini kita belum mendapat informasi mengenai hal itu. Kami juga masih mengusahakan kepada pihak MER-C,&quot; pungkas Andi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Selain Periksa Dirut RS Ummi, Polres Bogor Buka Peluang Panggil HRS&amp;nbsp;
</content:encoded></item></channel></rss>
