<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lebih 2.000 Warga Terdampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok Mengungsi</title><description>Menurut dia, proses evakuasi masih terus dilakukan pemerintah bagi warga terdampak yang menyebar pada 26 desa dan dua kecamatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/29/340/2318367/lebih-2-000-warga-terdampak-erupsi-gunung-ile-lewotolok-mengungsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/29/340/2318367/lebih-2-000-warga-terdampak-erupsi-gunung-ile-lewotolok-mengungsi"/><item><title>Lebih 2.000 Warga Terdampak Erupsi Gunung Ile Lewotolok Mengungsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/29/340/2318367/lebih-2-000-warga-terdampak-erupsi-gunung-ile-lewotolok-mengungsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/29/340/2318367/lebih-2-000-warga-terdampak-erupsi-gunung-ile-lewotolok-mengungsi</guid><pubDate>Minggu 29 November 2020 17:52 WIB</pubDate><dc:creator>Adi Rianghepat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/29/340/2318367/lebih-2-000-warga-terdampak-erupsi-gunung-ile-lewotolok-mengungsi-asGS0DfdG4.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erupsi Gunung Ili Lewotolok (Foto: Joni Nura)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/29/340/2318367/lebih-2-000-warga-terdampak-erupsi-gunung-ile-lewotolok-mengungsi-asGS0DfdG4.jpg</image><title>Erupsi Gunung Ili Lewotolok (Foto: Joni Nura)</title></images><description>KUPANG - Warga terdampak erupsi Gunung Ile Lewotolok yang sudah berada di pengungsian dan sedang dalam penanganan Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah berjumlah 2.000 lebih orang.

&quot;Jumlah ini masih akan bertambah, karena proses evakuasi masih dilakukan,&quot; kata Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata, Paskalis Ola Tapobali saat dikonfirmasi, Minggu (29/11/2020).

Menurut dia, proses evakuasi masih terus dilakukan pemerintah bagi warga terdampak yang menyebar pada 26 desa dan dua kecamatan. &quot;Warga dua kecamatan masing-maaing Ile Ape dan Ile Ape Timur sedang kami evakuasi,&quot; katanya melalui pesan singkat.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Berikut Rekomendasi PVMBG
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yOS8xLzEyNTI4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Semua warga, kata Sekda Lembata ditampung di beberapa titik gedung milik pemerintah antara lain, gedung perpustakaan, Aula Koperasi Ankara, Gedung CAT BKDPSDM, aula-aula kelurahan dan Kecamatan Nubatukan serta Gerai Maritim. Dia mengaku, kejadian (erupsi) tersebut telah membuat panik warga.

&quot;Warga sangat panik sehingga hampir semua mereka dievakuasi,&quot; tuturnya.

Menurut Paskalis, tidak semua warga akan ditempatkan di lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah tersebut. Ada warga yang masuk kelompok rentan akan diinapkan sementara di tempat keluarga yang ada di Lewoleba.

&quot;Kami melakukan identifikasi terhadap kelompok rentan, dan memfasilitasi untuk bisa ditampung di keluarga-keluarga yang ada di Kota Lewoleba dan sekitarnya,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gunung Ile Lewotolok Siaga, Masyarakat Diminta Hindari Aktivitas Radius 4 Km
Minggu, 29 November 2020, sekitar pukul 09.45 Wita, Gunung Ile Lewotolok alami erupsi. Erupsi yang terjadi hari ini dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 4.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 5.423 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi &amp;plusmn; 10 menit.
</description><content:encoded>KUPANG - Warga terdampak erupsi Gunung Ile Lewotolok yang sudah berada di pengungsian dan sedang dalam penanganan Pemerintah Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT) sudah berjumlah 2.000 lebih orang.

&quot;Jumlah ini masih akan bertambah, karena proses evakuasi masih dilakukan,&quot; kata Sekretaris Daerah (Sekda) Lembata, Paskalis Ola Tapobali saat dikonfirmasi, Minggu (29/11/2020).

Menurut dia, proses evakuasi masih terus dilakukan pemerintah bagi warga terdampak yang menyebar pada 26 desa dan dua kecamatan. &quot;Warga dua kecamatan masing-maaing Ile Ape dan Ile Ape Timur sedang kami evakuasi,&quot; katanya melalui pesan singkat.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Status Gunung Ile Lewotolok Naik Jadi Siaga, Berikut Rekomendasi PVMBG
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yOS8xLzEyNTI4MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Semua warga, kata Sekda Lembata ditampung di beberapa titik gedung milik pemerintah antara lain, gedung perpustakaan, Aula Koperasi Ankara, Gedung CAT BKDPSDM, aula-aula kelurahan dan Kecamatan Nubatukan serta Gerai Maritim. Dia mengaku, kejadian (erupsi) tersebut telah membuat panik warga.

&quot;Warga sangat panik sehingga hampir semua mereka dievakuasi,&quot; tuturnya.

Menurut Paskalis, tidak semua warga akan ditempatkan di lokasi pengungsian yang disediakan pemerintah tersebut. Ada warga yang masuk kelompok rentan akan diinapkan sementara di tempat keluarga yang ada di Lewoleba.

&quot;Kami melakukan identifikasi terhadap kelompok rentan, dan memfasilitasi untuk bisa ditampung di keluarga-keluarga yang ada di Kota Lewoleba dan sekitarnya,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Gunung Ile Lewotolok Siaga, Masyarakat Diminta Hindari Aktivitas Radius 4 Km
Minggu, 29 November 2020, sekitar pukul 09.45 Wita, Gunung Ile Lewotolok alami erupsi. Erupsi yang terjadi hari ini dengan tinggi kolom abu teramati &amp;plusmn; 4.000 m di atas puncak (&amp;plusmn; 5.423 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah timur dan barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 35 mm dan durasi &amp;plusmn; 10 menit.
</content:encoded></item></channel></rss>
