<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FPI Sesalkan Mahfud MD Minta Habib Rizieq Umumkan Hasil Swab Covid-19</title><description>Menurut Aziz, sejatinya sosok Mahfud MD dikenal dekat dengan ulama.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/30/337/2318733/fpi-sesalkan-mahfud-md-minta-habib-rizieq-umumkan-hasil-swab-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/30/337/2318733/fpi-sesalkan-mahfud-md-minta-habib-rizieq-umumkan-hasil-swab-covid-19"/><item><title>FPI Sesalkan Mahfud MD Minta Habib Rizieq Umumkan Hasil Swab Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/30/337/2318733/fpi-sesalkan-mahfud-md-minta-habib-rizieq-umumkan-hasil-swab-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/30/337/2318733/fpi-sesalkan-mahfud-md-minta-habib-rizieq-umumkan-hasil-swab-covid-19</guid><pubDate>Senin 30 November 2020 13:15 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/30/337/2318733/fpi-sesalkan-mahfud-md-minta-habib-rizieq-umumkan-hasil-swab-covid-19-P5mjhrvV3m.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD. (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/30/337/2318733/fpi-sesalkan-mahfud-md-minta-habib-rizieq-umumkan-hasil-swab-covid-19-P5mjhrvV3m.jpg</image><title>Mahfud MD. (Foto: Okezone.com/Dede Kurniawan)</title></images><description>JAKARTA - Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar menyayangkan Menko Polhukam Mahfud MD meminta Habib Rizieq Shihab mengumumkan hasil tes swab Covid-19.
&amp;ldquo;Kami sangat menyesalkan Pak Mahfud dan jajarannya yang tidak bersikap adil dalam menyikapi hal ini,&amp;rdquo; kata Aziz saat dihubungi Okezone di Jakarta, Senin (30/11/2020).
Menurut Aziz, sejatinya sosok Mahfud MD dikenal dekat dengan ulama. Karena itu ia menilai seharusnya Mahfud MD berada di garis terdepan dalam mencegah adanya kriminalisasi ulama.
&amp;ldquo;Seyogianya berada di garis terdepan dalam hal keadilan terhadap penegakan hukum. Bersuara tegas terhadap dugaan kriminalisasi ulama, bersuara lantang terhadap diskriminasi hukum di republik ini,&amp;rdquo; beber Aziz.
Seperti diketahui, Mahfud MD mengatakan Habib Rizieq  seharusnya tidak keberatan mengumumkan hasil test swab Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yOS8xLzEyNTI4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kalau merasa diri sehat, harusnya tidak keberatan. Ini demi keselamatan bersama. Apalagi Rizieq ini tokoh yang sering ada di kerumunan, bisa saja dia ditularkan,&quot; kata Mahfud MD dalam konferensi pers, Minggu (29/11) malam.
Baca juga: Habib Rizieq Dipanggil Polisi, PA 212 Sebut Jutaan Umat Bakal 'Putihkan' Polda Metro
Sementara itu, Wakil Sekertaris Jendral Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menegaskan rekam medis adalah hak individu. Karena itu sebaiknya semua pihak tak perlu tahu hasil swab Habib Rizieq.&amp;ldquo;Hak untuk penyampaian rekam medis itu adalah hak individu dan  bersifat rahasia sehingga seharusnya tidak dicampuri urusan oleh  siapapun,&amp;rdquo; ungkap Novel saat dihubungi Okezone, Senin.
Novel menilai, polemik hasil tes swab Habib Rizieq sudah dicampuri  kepentingan politik. Padahal menurut dia, banyak juga petinggi negara  yang terkena Covid-19, namun tak diekspos.
&amp;ldquo;Padahal kita juga tau para petinggi negara ini saat kena Covid-19 dan rekam medis mereka juga enggak diekspos,&amp;rdquo; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Sekretaris Bantuan Hukum DPP Front Pembela Islam (FPI) Aziz Yanuar menyayangkan Menko Polhukam Mahfud MD meminta Habib Rizieq Shihab mengumumkan hasil tes swab Covid-19.
&amp;ldquo;Kami sangat menyesalkan Pak Mahfud dan jajarannya yang tidak bersikap adil dalam menyikapi hal ini,&amp;rdquo; kata Aziz saat dihubungi Okezone di Jakarta, Senin (30/11/2020).
Menurut Aziz, sejatinya sosok Mahfud MD dikenal dekat dengan ulama. Karena itu ia menilai seharusnya Mahfud MD berada di garis terdepan dalam mencegah adanya kriminalisasi ulama.
&amp;ldquo;Seyogianya berada di garis terdepan dalam hal keadilan terhadap penegakan hukum. Bersuara tegas terhadap dugaan kriminalisasi ulama, bersuara lantang terhadap diskriminasi hukum di republik ini,&amp;rdquo; beber Aziz.
Seperti diketahui, Mahfud MD mengatakan Habib Rizieq  seharusnya tidak keberatan mengumumkan hasil test swab Covid-19.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8yOS8xLzEyNTI4OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Kalau merasa diri sehat, harusnya tidak keberatan. Ini demi keselamatan bersama. Apalagi Rizieq ini tokoh yang sering ada di kerumunan, bisa saja dia ditularkan,&quot; kata Mahfud MD dalam konferensi pers, Minggu (29/11) malam.
Baca juga: Habib Rizieq Dipanggil Polisi, PA 212 Sebut Jutaan Umat Bakal 'Putihkan' Polda Metro
Sementara itu, Wakil Sekertaris Jendral Persaudaraan Alumni (PA) 212 Novel Bamukmin menegaskan rekam medis adalah hak individu. Karena itu sebaiknya semua pihak tak perlu tahu hasil swab Habib Rizieq.&amp;ldquo;Hak untuk penyampaian rekam medis itu adalah hak individu dan  bersifat rahasia sehingga seharusnya tidak dicampuri urusan oleh  siapapun,&amp;rdquo; ungkap Novel saat dihubungi Okezone, Senin.
Novel menilai, polemik hasil tes swab Habib Rizieq sudah dicampuri  kepentingan politik. Padahal menurut dia, banyak juga petinggi negara  yang terkena Covid-19, namun tak diekspos.
&amp;ldquo;Padahal kita juga tau para petinggi negara ini saat kena Covid-19 dan rekam medis mereka juga enggak diekspos,&amp;rdquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
