<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Proyek Islamic Center Tangsel Segera Dilanjutkan, Rencana Anggaran Rp39,7 Miliar</title><description>Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menunda anggaran pembangunan proyek gedung Islamic Center.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/30/338/2318866/proyek-islamic-center-tangsel-segera-dilanjutkan-rencana-anggaran-rp39-7-miliar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/11/30/338/2318866/proyek-islamic-center-tangsel-segera-dilanjutkan-rencana-anggaran-rp39-7-miliar"/><item><title>Proyek Islamic Center Tangsel Segera Dilanjutkan, Rencana Anggaran Rp39,7 Miliar</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/11/30/338/2318866/proyek-islamic-center-tangsel-segera-dilanjutkan-rencana-anggaran-rp39-7-miliar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/11/30/338/2318866/proyek-islamic-center-tangsel-segera-dilanjutkan-rencana-anggaran-rp39-7-miliar</guid><pubDate>Senin 30 November 2020 15:45 WIB</pubDate><dc:creator>Hambali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/11/30/338/2318866/proyek-islamic-center-tangsel-segera-dilanjutkan-rencana-anggaran-rp39-7-miliar-3F4NQGIAhJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany (Foto: Okezone/Hambali)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/11/30/338/2318866/proyek-islamic-center-tangsel-segera-dilanjutkan-rencana-anggaran-rp39-7-miliar-3F4NQGIAhJ.jpg</image><title>Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany (Foto: Okezone/Hambali)</title></images><description>TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menunda anggaran pembangunan proyek gedung Islamic Center. Situasi pandemi membuat sejumlah anggaran mengalami refocusing guna penanganan Covid-19.

Sesuai rencana pembangun, Islamic Center Tangsel akan berdiri berdekatan dengan terminal BSD di kawasan Pasar Modern BSD. Nantinya, gedung itu dibangun dua lantai dilengkapi berbagai fasilitas keagamaan dan bisa juga dijadikan tempat pembinaan.

&quot;Luas lahannya 6.378 meter persegi. Gedung Islamic Center akan dijadikan sebagai pusat kegiatan keislaman, semua kegiatan pembinaan dan pengembangan manusia atas dasar ajaran agama Islam yang berlangsung berdasarkan inti atau dasar ajaran yang meliputi ibadah, muamalah, taqwa, dan dakwah,&quot; terang Plt Kepala Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Tangsel, Ade Suprizal, Senin (30/11/2020).

Bangunan dua lantai itu didesain memiliki daya tampung yang sangat besar. Di lantai bawah misalnya, total luas mencapai 2.241 meter persegi dan bisa memuat sebanyak 887 orang. Sementara di lantai atas yang memiliki luas 2.743 meter persegi disiapkan untuk menampung 1.700 orang.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Akui Banyak Karaoke &amp;amp; Spa Tak Berizin di Tangsel

&quot;Nanti gedung itu akan terdiri atas beberapa zona, di antaranya zona pendidikan, zona kantor, zona ibadah. Perencanaan total anggaran konstruksinya 39,7 miliar. Dalam rencana awal, pembangunan Islamic Center Tangsel seharusnya direalisasikan pada tahun anggaran 2020. Namun, imbas pandemi akhirnya tertunda. Segera akan dilanjutkan,&quot; jelas Ade.

Wali Kota Airin Rachmi Diany beserta Wakil Wali Kota Benyamin Davnie bahkan telah memetakan fasilitas parkir kendaraan bagi pengunjung Islamic Center. Nantinya daya tampung parkir kendaraan roda empat mencapai 49 unit, sementara roda dua sebanyak 80 unit.

&quot;Kenapa daya tampung parkir tidak terlalu banyak, di karenakan lokasi Islamic Center berada di dekat terminal BSD. Karenanya, Pemkot Tangsel berharap masyarakat lebih mengutamakan menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi,&quot; ucapnya.

Kejelasan mengenai proyek pembangunan Islamic Center itu seolah  membantah klaim dari salah satu Paslon yang menjual janji-janji  pembangunan Islamic Center jika terpilih dalam Pilkada nanti. Padahal  sejatinya, program itu sudah ada dan akan dilanjutkan kembali manakala  pemerintah tuntas menangani pandemi Covid-19.

&quot;Janji pembangunan Islamic Center seperti yang disampaikan pasangan  Muhamad-Rahayu Saraswati sebenarnya bukanlah program baru. Selama  kepemimpinan Ibu Airin dan Pak Benyamin, programnya sudah ada,&quot; tutur  Tim komunikasi Pasangan calon (Paslon) Benyamin Davnie-Pilar Saga  Ichsan, Reza Ahmad.

Hingga kini, Pemkot Tangsel juga telah menyiapkan sejumlah desain  bangunan yang utamanya menerapkan gaya tradisional dan ramah lingkungan.  Di samping itu, dinas terkait masih membuka dialog dan komunikasi  dengan kiai dan tokoh agama soal rincian bangunan tersebut.
</description><content:encoded>TANGERANG SELATAN - Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menunda anggaran pembangunan proyek gedung Islamic Center. Situasi pandemi membuat sejumlah anggaran mengalami refocusing guna penanganan Covid-19.

Sesuai rencana pembangun, Islamic Center Tangsel akan berdiri berdekatan dengan terminal BSD di kawasan Pasar Modern BSD. Nantinya, gedung itu dibangun dua lantai dilengkapi berbagai fasilitas keagamaan dan bisa juga dijadikan tempat pembinaan.

&quot;Luas lahannya 6.378 meter persegi. Gedung Islamic Center akan dijadikan sebagai pusat kegiatan keislaman, semua kegiatan pembinaan dan pengembangan manusia atas dasar ajaran agama Islam yang berlangsung berdasarkan inti atau dasar ajaran yang meliputi ibadah, muamalah, taqwa, dan dakwah,&quot; terang Plt Kepala Dinas Bangunan dan Penataan Ruang (DBPR) Tangsel, Ade Suprizal, Senin (30/11/2020).

Bangunan dua lantai itu didesain memiliki daya tampung yang sangat besar. Di lantai bawah misalnya, total luas mencapai 2.241 meter persegi dan bisa memuat sebanyak 887 orang. Sementara di lantai atas yang memiliki luas 2.743 meter persegi disiapkan untuk menampung 1.700 orang.

Baca Juga: Dinas Pariwisata Akui Banyak Karaoke &amp;amp; Spa Tak Berizin di Tangsel

&quot;Nanti gedung itu akan terdiri atas beberapa zona, di antaranya zona pendidikan, zona kantor, zona ibadah. Perencanaan total anggaran konstruksinya 39,7 miliar. Dalam rencana awal, pembangunan Islamic Center Tangsel seharusnya direalisasikan pada tahun anggaran 2020. Namun, imbas pandemi akhirnya tertunda. Segera akan dilanjutkan,&quot; jelas Ade.

Wali Kota Airin Rachmi Diany beserta Wakil Wali Kota Benyamin Davnie bahkan telah memetakan fasilitas parkir kendaraan bagi pengunjung Islamic Center. Nantinya daya tampung parkir kendaraan roda empat mencapai 49 unit, sementara roda dua sebanyak 80 unit.

&quot;Kenapa daya tampung parkir tidak terlalu banyak, di karenakan lokasi Islamic Center berada di dekat terminal BSD. Karenanya, Pemkot Tangsel berharap masyarakat lebih mengutamakan menggunakan transportasi umum ketimbang kendaraan pribadi,&quot; ucapnya.

Kejelasan mengenai proyek pembangunan Islamic Center itu seolah  membantah klaim dari salah satu Paslon yang menjual janji-janji  pembangunan Islamic Center jika terpilih dalam Pilkada nanti. Padahal  sejatinya, program itu sudah ada dan akan dilanjutkan kembali manakala  pemerintah tuntas menangani pandemi Covid-19.

&quot;Janji pembangunan Islamic Center seperti yang disampaikan pasangan  Muhamad-Rahayu Saraswati sebenarnya bukanlah program baru. Selama  kepemimpinan Ibu Airin dan Pak Benyamin, programnya sudah ada,&quot; tutur  Tim komunikasi Pasangan calon (Paslon) Benyamin Davnie-Pilar Saga  Ichsan, Reza Ahmad.

Hingga kini, Pemkot Tangsel juga telah menyiapkan sejumlah desain  bangunan yang utamanya menerapkan gaya tradisional dan ramah lingkungan.  Di samping itu, dinas terkait masih membuka dialog dan komunikasi  dengan kiai dan tokoh agama soal rincian bangunan tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
