<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 di Jateng Melonjak, Ganjar Gagas RS Darurat</title><description>Mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 di Jateng, Ganjar sudah menyiapkan sejumlah skenario termasuk menyediakan RS darurat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/02/512/2319875/kasus-covid-19-di-jateng-melonjak-ganjar-gagas-rs-darurat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/02/512/2319875/kasus-covid-19-di-jateng-melonjak-ganjar-gagas-rs-darurat"/><item><title>Kasus Covid-19 di Jateng Melonjak, Ganjar Gagas RS Darurat</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/02/512/2319875/kasus-covid-19-di-jateng-melonjak-ganjar-gagas-rs-darurat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/02/512/2319875/kasus-covid-19-di-jateng-melonjak-ganjar-gagas-rs-darurat</guid><pubDate>Rabu 02 Desember 2020 04:33 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Budi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/02/512/2319875/kasus-covid-19-di-jateng-melonjak-ganjar-gagas-rs-darurat-z9X3Cxsqdv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Dok Humas Pemprov Jateng)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/02/512/2319875/kasus-covid-19-di-jateng-melonjak-ganjar-gagas-rs-darurat-z9X3Cxsqdv.jpg</image><title>Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. (Dok Humas Pemprov Jateng)</title></images><description>SEMARANG - Peningkatan kasus Covid-19 di Jawa Tengah disikapi serius. Indikasi lonjakan kasus terkonfirmasi positif terjadi akibat libur panjang beberapa waktu lalu, dan banyaknya aktivitas bepergian ke luar kota.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut jumlah kenaikannya tidak setinggi yang disampaikan Satgas Covid-19 Pusat, seperti pada Minggu 29 November. Data itu dipastikan keliru dan telah berkomunikasi dengan pejabat berwenang untuk meluruskannya.

Mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 di Jateng, Ganjar sudah menyiapkan sejumlah skenario. Di antaranya penambahan rumah tempat tidur isolasi maupun ICU di rumah sakit, penambahan rumah sakit rujukan hingga membuat rumah sakit darurat.

&quot;Ada beberapa skenario yang kami siapkan untuk penanganan itu. Mungkin yang dalam waktu dekat adalah penambahan tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit, optimalisasi tempat isolasi yang ada serta penambahan rumah sakit rujukan,&quot; kata Ganjar, Selasa (1/12/2020).

&quot;Kalau yang pembangunan rumah sakit darurat, itu skenario terakhir dan saya rasa kalau melihat ini semuanya masih cukup,&quot; tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, menerangkan, sampai saat ini Jateng masih memiliki 1.401 tempat isolasi di rumah sakit. Sementara, untuk ICU masih tersedia 185 tempat tidur.

&quot;Kami terus melakukan penambahan dan meminta rumah sakit rujukan untuk segera menambah tempat isolasi dan ICU. Selain itu, kami juga sedang menimbang skenario penambahan rumah sakit rujukan serta optimalisasi tempat isolasi lain seperti asrama haji Donohudan, beberapa hotel dan fasilitas lainnya,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Jokowi: Angka Covid-19 Naik Sedikit, Saya Beri Peringatan Keras!




</description><content:encoded>SEMARANG - Peningkatan kasus Covid-19 di Jawa Tengah disikapi serius. Indikasi lonjakan kasus terkonfirmasi positif terjadi akibat libur panjang beberapa waktu lalu, dan banyaknya aktivitas bepergian ke luar kota.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut jumlah kenaikannya tidak setinggi yang disampaikan Satgas Covid-19 Pusat, seperti pada Minggu 29 November. Data itu dipastikan keliru dan telah berkomunikasi dengan pejabat berwenang untuk meluruskannya.

Mengantisipasi adanya lonjakan kasus Covid-19 di Jateng, Ganjar sudah menyiapkan sejumlah skenario. Di antaranya penambahan rumah tempat tidur isolasi maupun ICU di rumah sakit, penambahan rumah sakit rujukan hingga membuat rumah sakit darurat.

&quot;Ada beberapa skenario yang kami siapkan untuk penanganan itu. Mungkin yang dalam waktu dekat adalah penambahan tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit, optimalisasi tempat isolasi yang ada serta penambahan rumah sakit rujukan,&quot; kata Ganjar, Selasa (1/12/2020).

&quot;Kalau yang pembangunan rumah sakit darurat, itu skenario terakhir dan saya rasa kalau melihat ini semuanya masih cukup,&quot; tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo, menerangkan, sampai saat ini Jateng masih memiliki 1.401 tempat isolasi di rumah sakit. Sementara, untuk ICU masih tersedia 185 tempat tidur.

&quot;Kami terus melakukan penambahan dan meminta rumah sakit rujukan untuk segera menambah tempat isolasi dan ICU. Selain itu, kami juga sedang menimbang skenario penambahan rumah sakit rujukan serta optimalisasi tempat isolasi lain seperti asrama haji Donohudan, beberapa hotel dan fasilitas lainnya,&quot; ucapnya.

Baca Juga : Jokowi: Angka Covid-19 Naik Sedikit, Saya Beri Peringatan Keras!




</content:encoded></item></channel></rss>
