<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kecam Pengepungan, GMNU : Ibu Mahfud MD Tak Ada Kaitannya dengan Tugas Menko Polhukam</title><description>Ketua Umum Generasi Muda Nahdlatul Ulama menyayangkan pengepungan rumah orangtua Menko Polhukam Mahfud MD.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/03/337/2320611/kecam-pengepungan-gmnu-ibu-mahfud-md-tak-ada-kaitannya-dengan-tugas-menko-polhukam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/03/337/2320611/kecam-pengepungan-gmnu-ibu-mahfud-md-tak-ada-kaitannya-dengan-tugas-menko-polhukam"/><item><title>Kecam Pengepungan, GMNU : Ibu Mahfud MD Tak Ada Kaitannya dengan Tugas Menko Polhukam</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/03/337/2320611/kecam-pengepungan-gmnu-ibu-mahfud-md-tak-ada-kaitannya-dengan-tugas-menko-polhukam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/03/337/2320611/kecam-pengepungan-gmnu-ibu-mahfud-md-tak-ada-kaitannya-dengan-tugas-menko-polhukam</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2020 05:50 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/03/337/2320611/kecam-pengepungan-gmnu-ibu-mahfud-md-tak-ada-kaitannya-dengan-tugas-menko-polhukam-noWlDeNeZo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tangkapan layar pengepungan rumah Mahfud MD. </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/03/337/2320611/kecam-pengepungan-gmnu-ibu-mahfud-md-tak-ada-kaitannya-dengan-tugas-menko-polhukam-noWlDeNeZo.jpg</image><title>Tangkapan layar pengepungan rumah Mahfud MD. </title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Zain As-Syuja'i menyayangkan adanya insiden pengepungan rumah orangtua Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, pada Selasa, 1 Desember 2020.

Zain berkata, aparat kepolisian dapat segera mengusut tuntas aktor intelektual peristiwa biadab tersebut.

&quot;Ini jangan dibiarkan, lama-lama Indonesia mirip Suriah kalau ancaman bunuh dan bakar dibiarkan begitu saja. Apalagi terjadi di rumah nenek usia sepuh,&quot; ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (3/12/2020).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8wMi8xLzEyNTQ1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Apapun alasannya, kata Zain, menggeruduk orangtua adalah tindakan yang sangat tak beretika dan tak berperikemanusiaan. Terlebih Ibu Mahfud MD orang Madura dan terkenal dengan sikap sopan santunnya.

&amp;ldquo;Apalagi Ibu Mahfud MD sama sekali tidak ada kaitannya dengan tugas dan mandat seorang Mahfud MD sebagai pejabat negara. Mereka salah sasaran dan terkesan ngawur. Siapa yang memimpin?,&amp;rdquo; tuturnya.

Lebih jauh, menurut Zain jika ada pihak tak sependapat dengan sikap Mahfud MD, sebaiknya menyampaikan aspirasinya melalui proses yang dibenarkan secara hukum.

&amp;ldquo;Kalau memang tidak sependapat dengan sikap Mahfud MD sebagai Menko Polhukam, sampaikan keberatannya dengan cara yang dibenarkan institusi dan hukum negara Indonesia,&quot; tutur Zain.



Sebagaimana diketahui, rumah Mahfud MD di Pamekasan tiba-tiba digeruduk ratusan orang yang datang dengan menumpang beberapa truk pada Selasa siang pukul 13.45 WIB. Di depan rumah Mahfud, massa sempat berorasi sebelum dengan cepat dihalau polisi.

Baca Juga : MUI: Pengepungan Rumah Ibu Mahfud MD Salah Kaprah!

Adapun penggerudukan itu dilakukan massa usai menggelar aksi dikawasan Lancor, Pamekasan. Aksi itu dilakukan terkait pemeriksaan terhadap Habib Rizieq Shihab.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Ketua Umum Generasi Muda Nahdlatul Ulama (GMNU) Zain As-Syuja'i menyayangkan adanya insiden pengepungan rumah orangtua Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD, pada Selasa, 1 Desember 2020.

Zain berkata, aparat kepolisian dapat segera mengusut tuntas aktor intelektual peristiwa biadab tersebut.

&quot;Ini jangan dibiarkan, lama-lama Indonesia mirip Suriah kalau ancaman bunuh dan bakar dibiarkan begitu saja. Apalagi terjadi di rumah nenek usia sepuh,&quot; ucapnya dalam keterangan tertulis, Kamis (3/12/2020).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8wMi8xLzEyNTQ1MC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Apapun alasannya, kata Zain, menggeruduk orangtua adalah tindakan yang sangat tak beretika dan tak berperikemanusiaan. Terlebih Ibu Mahfud MD orang Madura dan terkenal dengan sikap sopan santunnya.

&amp;ldquo;Apalagi Ibu Mahfud MD sama sekali tidak ada kaitannya dengan tugas dan mandat seorang Mahfud MD sebagai pejabat negara. Mereka salah sasaran dan terkesan ngawur. Siapa yang memimpin?,&amp;rdquo; tuturnya.

Lebih jauh, menurut Zain jika ada pihak tak sependapat dengan sikap Mahfud MD, sebaiknya menyampaikan aspirasinya melalui proses yang dibenarkan secara hukum.

&amp;ldquo;Kalau memang tidak sependapat dengan sikap Mahfud MD sebagai Menko Polhukam, sampaikan keberatannya dengan cara yang dibenarkan institusi dan hukum negara Indonesia,&quot; tutur Zain.



Sebagaimana diketahui, rumah Mahfud MD di Pamekasan tiba-tiba digeruduk ratusan orang yang datang dengan menumpang beberapa truk pada Selasa siang pukul 13.45 WIB. Di depan rumah Mahfud, massa sempat berorasi sebelum dengan cepat dihalau polisi.

Baca Juga : MUI: Pengepungan Rumah Ibu Mahfud MD Salah Kaprah!

Adapun penggerudukan itu dilakukan massa usai menggelar aksi dikawasan Lancor, Pamekasan. Aksi itu dilakukan terkait pemeriksaan terhadap Habib Rizieq Shihab.</content:encoded></item></channel></rss>
