<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pilkada Serentak 2020, Epidemiolog Prediksi Kasus Positif Covid-19 Melonjak</title><description>Epidemiolog menyebut, kasus positif Covid-19 bakal melonjak saat Pilkada 2020.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/03/337/2320631/pilkada-serentak-2020-epidemiolog-prediksi-kasus-positif-covid-19-melonjak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/03/337/2320631/pilkada-serentak-2020-epidemiolog-prediksi-kasus-positif-covid-19-melonjak"/><item><title>Pilkada Serentak 2020, Epidemiolog Prediksi Kasus Positif Covid-19 Melonjak</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/03/337/2320631/pilkada-serentak-2020-epidemiolog-prediksi-kasus-positif-covid-19-melonjak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/03/337/2320631/pilkada-serentak-2020-epidemiolog-prediksi-kasus-positif-covid-19-melonjak</guid><pubDate>Kamis 03 Desember 2020 07:20 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/03/337/2320631/pilkada-serentak-2020-epidemiolog-prediksi-kasus-positif-covid-19-melonjak-Ppf1qMgAW5.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ambulans membawa pasien corona. (Ilustrasi/Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/03/337/2320631/pilkada-serentak-2020-epidemiolog-prediksi-kasus-positif-covid-19-melonjak-Ppf1qMgAW5.jpg</image><title>Ambulans membawa pasien corona. (Ilustrasi/Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, memprediksi kasus harian Covid-19 masih akan meningkat dalam beberapa waktu ke depan. Pasalnya pada Desember ini akan ada perhelatan Pilkada Serentak 2020 ditambah belum masifnya testing serta tracing.

&amp;ldquo;Sudah sangat jelas akan melonjak. Permasalahannya jangankan pasca-Pilkada, saat ini saja pun kita belum berhasil mendeteksi peningkatan kasus karena minimnya testing-tracing,&amp;rdquo; ungkap Dicky kepada Okezone di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Dicky menambahkan, indikator perburukan pandemi Covid-19 di Indinesia mulai terlihat. Seperti halnya tingkat hunian rumah sakit yang mulai penuh dan adanya angka kematian.

&amp;ldquo;Artinya kita kebobolan selama ini dalam mendeteksi dini kasus dan menemukan kasus,&amp;rdquo; ucapnya.

Lebih lanjut Dicky menyebutkan, Indonesia hingga saat ini masih mengalami gelombang pertama dan belum dapat melewatinya secara baik.

Baca Juga : Sekda serta Istri dan Anak Wali Kota Malang Positif Covid-19

&amp;ldquo;Indonesia bersama beberapa negara berpenduduk besar seperti Brasil, India, Meksiko masih mengalami gelombang pertama. Artinya belum berhasil melandaikan kurvanya (mengendalikan pandeminya-red),&amp;rdquo; tuturnya.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Epidemiolog Universitas Griffith Australia, Dicky Budiman, memprediksi kasus harian Covid-19 masih akan meningkat dalam beberapa waktu ke depan. Pasalnya pada Desember ini akan ada perhelatan Pilkada Serentak 2020 ditambah belum masifnya testing serta tracing.

&amp;ldquo;Sudah sangat jelas akan melonjak. Permasalahannya jangankan pasca-Pilkada, saat ini saja pun kita belum berhasil mendeteksi peningkatan kasus karena minimnya testing-tracing,&amp;rdquo; ungkap Dicky kepada Okezone di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Dicky menambahkan, indikator perburukan pandemi Covid-19 di Indinesia mulai terlihat. Seperti halnya tingkat hunian rumah sakit yang mulai penuh dan adanya angka kematian.

&amp;ldquo;Artinya kita kebobolan selama ini dalam mendeteksi dini kasus dan menemukan kasus,&amp;rdquo; ucapnya.

Lebih lanjut Dicky menyebutkan, Indonesia hingga saat ini masih mengalami gelombang pertama dan belum dapat melewatinya secara baik.

Baca Juga : Sekda serta Istri dan Anak Wali Kota Malang Positif Covid-19

&amp;ldquo;Indonesia bersama beberapa negara berpenduduk besar seperti Brasil, India, Meksiko masih mengalami gelombang pertama. Artinya belum berhasil melandaikan kurvanya (mengendalikan pandeminya-red),&amp;rdquo; tuturnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
