<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>DKI Bentuk Tim Pemburu Covid-19, Pemkot Bekasi Bilang Begini</title><description>Tim yang tergabung dari Polri, TNI dan Pemprov DKI dengan nama Covid Hunter itu memiliki tugas menindak pelanggaran protokol kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/04/338/2321978/dki-bentuk-tim-pemburu-covid-19-pemkot-bekasi-bilang-begini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/04/338/2321978/dki-bentuk-tim-pemburu-covid-19-pemkot-bekasi-bilang-begini"/><item><title>DKI Bentuk Tim Pemburu Covid-19, Pemkot Bekasi Bilang Begini</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/04/338/2321978/dki-bentuk-tim-pemburu-covid-19-pemkot-bekasi-bilang-begini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/04/338/2321978/dki-bentuk-tim-pemburu-covid-19-pemkot-bekasi-bilang-begini</guid><pubDate>Jum'at 04 Desember 2020 22:30 WIB</pubDate><dc:creator>Wisnu Yusep</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/04/338/2321978/dki-bentuk-tim-pemburu-covid-19-pemkot-bekasi-bilang-begini-O2yxqhVzZt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/04/338/2321978/dki-bentuk-tim-pemburu-covid-19-pemkot-bekasi-bilang-begini-O2yxqhVzZt.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>BEKASI &amp;ndash; Pemerintah Kota Bekasi mengapresiasi gebrakan yang dilakukan Polda Metro Jaya, bersama TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah membentuk tim pemburu virus corona atau Covid-19.

Pembentukan tim yang tergabung dari Polri, TNI dan Pemprov DKI dengan nama Covid Hunter itu memiliki tugas menindak adanya pelanggaran protokol kesehatan.

&quot;Kita apresiasi dengan gebrakan yang dilakukan pak Kapolda Metro Jaya dalam rangka kita memang merasakan betul minggu-minggu akhir ini, ada satu peningkatan terkait dengan jumlah penderita Covid 19 yang ada termasuk Kota Bekasi,&quot; kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada wartawan, Jumat (4/12/2020).

Meski wilayah DKI Jakarta telah membentuk tim pemburuan terhadap pelanggar protokol kesehatan, diakui Tri, pihaknya sejak awal Covid-19, sudah melakukan hal serupa.

&quot;Kalau pun memang sedikit berbeda, karena Kota Bekasi sampai hari ini memburu terus sejak awal untuk mentracking race terkait dengan warga masyarakat, kemudian memang mengalami gejala,&quot; klaim dia

Seperti halnya, kata Tri, Pemkot Bekasi memberikan kesempatan bagi warga masyarakat yang ingin melakukan test Covid-19. Itu salah satu cara Pemkot Bekasi memburu penderita Covid-19.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNC8xLzEyNDU1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Begitu mereka ada gejala, mereka kita minta justru hadir baik itu di puskesmas maupun di Stadion Patriot Chandrabaga,&quot; ucap dia.

Bila pun Pemkot Bekasi ingin menerapkan hal serupa seperti DKI, lanjut Tri, pihaknya belum memiliki peraturan daerah (perda) untuk memberikan sanksi hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan.

&quot;Nah sekarang yang belum adalah payung hukum terkait untuk melakukan penegakannya, tadi hukumannya,&quot; ungkap dia.

Meski begitu, Tri mengaku, pihaknya akan koordinasi dengan Kapolres Metro Bekasi Kota. Termasuk juga nanti akan ke DPRD Kota Bekasi.

&quot;Jadi nanti saya kira akan kita diskusikan dengan pak Kapolres karena memang perdananya untuk saat ini belum ditetapkan oleh yang terhormat (DPRD Kota Bekasi),&quot; ungkapnya.
</description><content:encoded>BEKASI &amp;ndash; Pemerintah Kota Bekasi mengapresiasi gebrakan yang dilakukan Polda Metro Jaya, bersama TNI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang telah membentuk tim pemburu virus corona atau Covid-19.

Pembentukan tim yang tergabung dari Polri, TNI dan Pemprov DKI dengan nama Covid Hunter itu memiliki tugas menindak adanya pelanggaran protokol kesehatan.

&quot;Kita apresiasi dengan gebrakan yang dilakukan pak Kapolda Metro Jaya dalam rangka kita memang merasakan betul minggu-minggu akhir ini, ada satu peningkatan terkait dengan jumlah penderita Covid 19 yang ada termasuk Kota Bekasi,&quot; kata Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada wartawan, Jumat (4/12/2020).

Meski wilayah DKI Jakarta telah membentuk tim pemburuan terhadap pelanggar protokol kesehatan, diakui Tri, pihaknya sejak awal Covid-19, sudah melakukan hal serupa.

&quot;Kalau pun memang sedikit berbeda, karena Kota Bekasi sampai hari ini memburu terus sejak awal untuk mentracking race terkait dengan warga masyarakat, kemudian memang mengalami gejala,&quot; klaim dia

Seperti halnya, kata Tri, Pemkot Bekasi memberikan kesempatan bagi warga masyarakat yang ingin melakukan test Covid-19. Itu salah satu cara Pemkot Bekasi memburu penderita Covid-19.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMS8xNC8xLzEyNDU1MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Begitu mereka ada gejala, mereka kita minta justru hadir baik itu di puskesmas maupun di Stadion Patriot Chandrabaga,&quot; ucap dia.

Bila pun Pemkot Bekasi ingin menerapkan hal serupa seperti DKI, lanjut Tri, pihaknya belum memiliki peraturan daerah (perda) untuk memberikan sanksi hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan.

&quot;Nah sekarang yang belum adalah payung hukum terkait untuk melakukan penegakannya, tadi hukumannya,&quot; ungkap dia.

Meski begitu, Tri mengaku, pihaknya akan koordinasi dengan Kapolres Metro Bekasi Kota. Termasuk juga nanti akan ke DPRD Kota Bekasi.

&quot;Jadi nanti saya kira akan kita diskusikan dengan pak Kapolres karena memang perdananya untuk saat ini belum ditetapkan oleh yang terhormat (DPRD Kota Bekasi),&quot; ungkapnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
