<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>FPI Sebut Penembakan 6 Laskar Pelanggaran HAM, Minta Dibentuk Tim Pencari Fakta</title><description>FPI mengatakan penembakan 6 anggota Laskar adalah pelanggaran HAM.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/07/337/2323238/fpi-sebut-penembakan-6-laskar-pelanggaran-ham-minta-dibentuk-tim-pencari-fakta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/07/337/2323238/fpi-sebut-penembakan-6-laskar-pelanggaran-ham-minta-dibentuk-tim-pencari-fakta"/><item><title>FPI Sebut Penembakan 6 Laskar Pelanggaran HAM, Minta Dibentuk Tim Pencari Fakta</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/07/337/2323238/fpi-sebut-penembakan-6-laskar-pelanggaran-ham-minta-dibentuk-tim-pencari-fakta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/07/337/2323238/fpi-sebut-penembakan-6-laskar-pelanggaran-ham-minta-dibentuk-tim-pencari-fakta</guid><pubDate>Senin 07 Desember 2020 16:18 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Media</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/07/337/2323238/fpi-sebut-penembakan-6-laskar-pelanggaran-ham-minta-dibentuk-tim-pencari-fakta-VZKpl4DugC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Shabri Lubis. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/07/337/2323238/fpi-sebut-penembakan-6-laskar-pelanggaran-ham-minta-dibentuk-tim-pencari-fakta-VZKpl4DugC.jpg</image><title>Shabri Lubis. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), KH Ahmad Shabri Lubis mengatakan, penembakan yang mengakibatkan 6 orang Laskar Khusus FPI tewas sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
&amp;ldquo;Ini pelanggaran HAM. Tidak boleh lepas dari jerat hukum ini. Tidak ada upaya menghalang-halangi,&amp;rdquo; kata Shabri, dalam konferensi pers di Markas FPI, Senin (7/12/2020).
Shabri berharap bisa dibentuk tim penari fakta dari DPR atau instansi terkait yang independen, guna mengungkap peristiwa penembakan ini.
&amp;ldquo;Dengan tim pencari fakta independen untuk bisa menguak peristiwa ini sebenarnya,&amp;rdquo; ucap dia.
Sementara itu, Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman membantah adanya aksi penyerangan terhadap polisi oleh Laskar FPI yang tadi malam mengawal rombongan Habib Rizieq Shihab. Dia juga menegaskan, tidak ada insiden tembak menembak antara Laskar FPI dan polisi.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;FPI: Habib Rizieq Dipantau 'Institusi Negara' 24 Jam, Pengintai Gunakan Drone
&amp;ldquo;Laskar FPI tidak memiliki senjata api. Itu fitnah besar terhadap umat Islam. Itu upaya memutarbalikkan fakta,&amp;rdquo; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum DPP Front Pembela Islam (FPI), KH Ahmad Shabri Lubis mengatakan, penembakan yang mengakibatkan 6 orang Laskar Khusus FPI tewas sebagai bentuk pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
&amp;ldquo;Ini pelanggaran HAM. Tidak boleh lepas dari jerat hukum ini. Tidak ada upaya menghalang-halangi,&amp;rdquo; kata Shabri, dalam konferensi pers di Markas FPI, Senin (7/12/2020).
Shabri berharap bisa dibentuk tim penari fakta dari DPR atau instansi terkait yang independen, guna mengungkap peristiwa penembakan ini.
&amp;ldquo;Dengan tim pencari fakta independen untuk bisa menguak peristiwa ini sebenarnya,&amp;rdquo; ucap dia.
Sementara itu, Sekretaris Umum Front Pembela Islam (FPI) Munarman membantah adanya aksi penyerangan terhadap polisi oleh Laskar FPI yang tadi malam mengawal rombongan Habib Rizieq Shihab. Dia juga menegaskan, tidak ada insiden tembak menembak antara Laskar FPI dan polisi.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;FPI: Habib Rizieq Dipantau 'Institusi Negara' 24 Jam, Pengintai Gunakan Drone
&amp;ldquo;Laskar FPI tidak memiliki senjata api. Itu fitnah besar terhadap umat Islam. Itu upaya memutarbalikkan fakta,&amp;rdquo; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
