<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Polisi Masih Selidiki Senjata Api yang Digunakan oleh Laskar FPI   </title><description>Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, pihaknya masih menyelidiki tentang senjata api.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/07/338/2323401/polisi-masih-selidiki-senjata-api-yang-digunakan-oleh-laskar-fpi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/07/338/2323401/polisi-masih-selidiki-senjata-api-yang-digunakan-oleh-laskar-fpi"/><item><title> Polisi Masih Selidiki Senjata Api yang Digunakan oleh Laskar FPI   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/07/338/2323401/polisi-masih-selidiki-senjata-api-yang-digunakan-oleh-laskar-fpi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/07/338/2323401/polisi-masih-selidiki-senjata-api-yang-digunakan-oleh-laskar-fpi</guid><pubDate>Senin 07 Desember 2020 19:56 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/07/338/2323401/polisi-masih-selidiki-senjata-api-yang-digunakan-oleh-laskar-fpi-X9weYYcQGR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat saat jumpa pers (foto: Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/07/338/2323401/polisi-masih-selidiki-senjata-api-yang-digunakan-oleh-laskar-fpi-X9weYYcQGR.jpg</image><title>Direskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat saat jumpa pers (foto: Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, pihaknya masih menyelidiki tentang senjata api yang digunakan oleh  Laskar Pembela Islam (LPI) saat menyerang Polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

&amp;ldquo;Tentang senjata api itu masih kita selidiki,&amp;rdquo; ujar Tubagus di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;
6 Laskar FPI yang Tewas Ditembak Akan Dimakamkan di Ponpes Habib Rizieq&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Polri Tegaskan Tak Halangi Keluarga Urus Jenazah 6 Laskar FPI
Habib Rizieq Tak Hadiri Pemeriksaan, Polisi: Sedang Ada Dakwah&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Tak sampai disitu, dia menegaskan, pihaknya bakal mencari tahu siapa pemilik senjata api itu yang digunakan oleh Laskar Pembela Islam. Karenanya Tubagus menekankan, perihal penembakan tersebut polisi akan terus melakukan penyidikan.

&amp;ldquo;Makanya yang terkait masalah ini, penyidikan tidak selesai sampai di sini. Kita akan telusuri siapa pemilik senjata api, bagaimana cara memperolehnya dan lain sebagainya dikaitkan yang terlibat di dalamnya dalam peristiwa tersebut,&amp;rdquo; tegasnya.

Sebelumnya diwartakan, Baku tembak terjadi antara aparat Polda Metro Jaya dengan laskar khusus pengikut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Kejadian itu berlangsung di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12/2020) dini hari.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8wNy8xLzEyNTY2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menjelaskan, bahwa laskar yang menyerang polisi sempat menembakan senjata apinya sebanyak tiga kali.

&quot;Ini sudah ada tiga yang ditembakan,&quot; ujar Fadil di Mapolda Metro.

Fadil menceritakan, awalnya para pelaku yang berjumlah 10 orang itu memepet mobil petugas. Selanjutnya mereka menembakan senjata apinya serta menyerang memakai senjata tajam yang dibawanya.

Lantaran melawan petugas, menurut Fadil petugas pun memberikan tindakan tegas dengan melakukan tembakan kembali. Alhasil enam dari sepuluh pelaku ini tewas.

&quot;Untuk yang empat yang lainnya melarikan diri,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, pihaknya masih menyelidiki tentang senjata api yang digunakan oleh  Laskar Pembela Islam (LPI) saat menyerang Polisi di Jalan Tol Jakarta-Cikampek.

&amp;ldquo;Tentang senjata api itu masih kita selidiki,&amp;rdquo; ujar Tubagus di Mapolda Metro Jaya, Senin (7/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;
6 Laskar FPI yang Tewas Ditembak Akan Dimakamkan di Ponpes Habib Rizieq&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Polri Tegaskan Tak Halangi Keluarga Urus Jenazah 6 Laskar FPI
Habib Rizieq Tak Hadiri Pemeriksaan, Polisi: Sedang Ada Dakwah&amp;nbsp; &amp;nbsp;
Tak sampai disitu, dia menegaskan, pihaknya bakal mencari tahu siapa pemilik senjata api itu yang digunakan oleh Laskar Pembela Islam. Karenanya Tubagus menekankan, perihal penembakan tersebut polisi akan terus melakukan penyidikan.

&amp;ldquo;Makanya yang terkait masalah ini, penyidikan tidak selesai sampai di sini. Kita akan telusuri siapa pemilik senjata api, bagaimana cara memperolehnya dan lain sebagainya dikaitkan yang terlibat di dalamnya dalam peristiwa tersebut,&amp;rdquo; tegasnya.

Sebelumnya diwartakan, Baku tembak terjadi antara aparat Polda Metro Jaya dengan laskar khusus pengikut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Kejadian itu berlangsung di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 pada Senin (7/12/2020) dini hari.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8wNy8xLzEyNTY2MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Kapolda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Fadil Imran menjelaskan, bahwa laskar yang menyerang polisi sempat menembakan senjata apinya sebanyak tiga kali.

&quot;Ini sudah ada tiga yang ditembakan,&quot; ujar Fadil di Mapolda Metro.

Fadil menceritakan, awalnya para pelaku yang berjumlah 10 orang itu memepet mobil petugas. Selanjutnya mereka menembakan senjata apinya serta menyerang memakai senjata tajam yang dibawanya.

Lantaran melawan petugas, menurut Fadil petugas pun memberikan tindakan tegas dengan melakukan tembakan kembali. Alhasil enam dari sepuluh pelaku ini tewas.

&quot;Untuk yang empat yang lainnya melarikan diri,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
