<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Geger, Pasutri Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar</title><description>Warga jalan Revolusi, Desa Meunasah Balek, Kecamaatan Meureudu, Pidie Jaya, Aceh digegerkan dengan temuan mayat sepasang suami istri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/09/340/2324539/geger-pasutri-ditemukan-tewas-membusuk-di-kamar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/09/340/2324539/geger-pasutri-ditemukan-tewas-membusuk-di-kamar"/><item><title>Geger, Pasutri Ditemukan Tewas Membusuk di Kamar</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/09/340/2324539/geger-pasutri-ditemukan-tewas-membusuk-di-kamar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/09/340/2324539/geger-pasutri-ditemukan-tewas-membusuk-di-kamar</guid><pubDate>Rabu 09 Desember 2020 14:39 WIB</pubDate><dc:creator>Jamal Pangwa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/09/340/2324539/geger-pasutri-ditemukan-tewas-membusuk-di-kamar-hEhLovonEK.png" expression="full" type="image/jpeg">Warga berbondong-bondog datang menyaksikan pasutri yang meninggal bersamaan di dalam kamar. (Foto: tangkapan layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/09/340/2324539/geger-pasutri-ditemukan-tewas-membusuk-di-kamar-hEhLovonEK.png</image><title>Warga berbondong-bondog datang menyaksikan pasutri yang meninggal bersamaan di dalam kamar. (Foto: tangkapan layar)</title></images><description>PIDIE JAYA - Warga jalan Revolusi, Desa Meunasah Balek, Kecamaatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh digegerkan dengan temuan sepasang suami istri yang tewas dengan kondisi membusuk di rumah milik korban.
Pasangan suami istri atau pasutri ini bernama Marzuki Hanafiah (65) serta istrinya bernama Erniati (55) pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya Muzzakur Hanafiah di dalam rumahnya.
(Baca juga: Gudang Minyak di Jambi Terbakar, Terdengar 2 Kali Ledakan)
Kedua jasad pasutri yang membusuk diduga telah meninggal sepuluh hari yang lalu. Menurut Eterangan, Kepala Desa Meunasah Balek, terakhir dirinya melihat korban pada tanggal 28  November 2020 lalu. &amp;ldquo;Ya, saya melihat (korban) pada 28 November lalu,&amp;rdquo; kata Enterangan, Rabu (9/12/2020)
Namun setelah itu kepala desa tak pernah melihatnya lagi kedua korban itu. Akhirnya kepala desa pun mulai curiga dengan tak pernah lagi melihat korban di desa. Atas kecurigaan itu kepala desa mencoba melaporkan kepada adik kandung korban.
(Baca juga: Syekh Ali Jaber: Hancurnya Kakbah Lebih Ringan dari Membunuh Seorang Muslim!)
Hasil laporan kepala desa, adik korban mencoba mencari korban di rumahnya. Karena gerbang terkunci, adik korban masuk melalui pagar samping serta masuk ke rumah lewat pintu belakang dan mendobrak pintu kamar. Di dalam rumah, adik korban sempat histeris saat melihat kedua korban sudah menjadi mayat. Kemudian adik korban  minta tolong warga.
Ahirnya warga, pihak Palang Merah Indonesia (PMI) dan personil Polres Pidie Jaya menuju ke lokasi. Kasus ini masih dalam tahap pneyelidikan pihak kepolisian Polres Pidie Jaya, Aceh, hingga saat ini belum di ketahui penyebab kematian kedua korban ini.


</description><content:encoded>PIDIE JAYA - Warga jalan Revolusi, Desa Meunasah Balek, Kecamaatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh digegerkan dengan temuan sepasang suami istri yang tewas dengan kondisi membusuk di rumah milik korban.
Pasangan suami istri atau pasutri ini bernama Marzuki Hanafiah (65) serta istrinya bernama Erniati (55) pertama kali ditemukan oleh adik kandungnya Muzzakur Hanafiah di dalam rumahnya.
(Baca juga: Gudang Minyak di Jambi Terbakar, Terdengar 2 Kali Ledakan)
Kedua jasad pasutri yang membusuk diduga telah meninggal sepuluh hari yang lalu. Menurut Eterangan, Kepala Desa Meunasah Balek, terakhir dirinya melihat korban pada tanggal 28  November 2020 lalu. &amp;ldquo;Ya, saya melihat (korban) pada 28 November lalu,&amp;rdquo; kata Enterangan, Rabu (9/12/2020)
Namun setelah itu kepala desa tak pernah melihatnya lagi kedua korban itu. Akhirnya kepala desa pun mulai curiga dengan tak pernah lagi melihat korban di desa. Atas kecurigaan itu kepala desa mencoba melaporkan kepada adik kandung korban.
(Baca juga: Syekh Ali Jaber: Hancurnya Kakbah Lebih Ringan dari Membunuh Seorang Muslim!)
Hasil laporan kepala desa, adik korban mencoba mencari korban di rumahnya. Karena gerbang terkunci, adik korban masuk melalui pagar samping serta masuk ke rumah lewat pintu belakang dan mendobrak pintu kamar. Di dalam rumah, adik korban sempat histeris saat melihat kedua korban sudah menjadi mayat. Kemudian adik korban  minta tolong warga.
Ahirnya warga, pihak Palang Merah Indonesia (PMI) dan personil Polres Pidie Jaya menuju ke lokasi. Kasus ini masih dalam tahap pneyelidikan pihak kepolisian Polres Pidie Jaya, Aceh, hingga saat ini belum di ketahui penyebab kematian kedua korban ini.


</content:encoded></item></channel></rss>
