<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Badan Obat-obatan UE Diretas, Hacker Curi Dokumen Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech  </title><description>EMA mengonfirmasi mendapat serangan siber yang menyasar dokumen vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/10/18/2325295/badan-obat-obatan-ue-diretas-hacker-curi-dokumen-vaksin-covid-19-pfizer-biontech</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/10/18/2325295/badan-obat-obatan-ue-diretas-hacker-curi-dokumen-vaksin-covid-19-pfizer-biontech"/><item><title>Badan Obat-obatan UE Diretas, Hacker Curi Dokumen Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech  </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/10/18/2325295/badan-obat-obatan-ue-diretas-hacker-curi-dokumen-vaksin-covid-19-pfizer-biontech</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/10/18/2325295/badan-obat-obatan-ue-diretas-hacker-curi-dokumen-vaksin-covid-19-pfizer-biontech</guid><pubDate>Kamis 10 Desember 2020 16:19 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/10/18/2325295/badan-obat-obatan-ue-diretas-hacker-curi-dokumen-vaksin-covid-19-pfizer-biontech-cVHKWf46lh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/10/18/2325295/badan-obat-obatan-ue-diretas-hacker-curi-dokumen-vaksin-covid-19-pfizer-biontech-cVHKWf46lh.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>BRUSSELS &amp;ndash; Dokumen terkait pengajuan kandidat vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech ke regulator obat-obatan Eropa, (European Medicines Agency/EMA) telah dicuri dalam sebuah serangan siber, demikian diumumkan perusahaan farmasi tersebut.
Sebelumnya, pada Rabu (9/12/2020) EMA mengonfirmasi bahwa mereka telah menjadi sasaran serangan siber. Namun, regulator obat-obatan Uni Eropa (UE) itu mengatakan tidak akan memberikan keterangan lebih lanjut selama penyelidikan berlangsung.
BACA JUGA: Badan Pengawas Obat AS Mengonfirmasi Vaksin Covid-19 Pfizer Aman Digunakan
Dalam pernyataan bersama, Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka diberitahu oleh EMA bahwa &quot;beberapa dokumen yang berkaitan dengan pengajuan peraturan untuk kandidat vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech yang telah disimpan di server EMA, telah diakses secara tidak sah.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Saat ini, kami menunggu informasi lebih lanjut tentang penyelidikan EMA dan akan menanggapinya dengan tepat dan sesuai dengan hukum UE,&amp;rdquo; kata pernyataan itu sebagaimana dilansir RT.
Kedua perusahaan tersebut menambahkan bahwa tidak ada sistem mereka yang dilanggar dan bahwa mereka tidak melihat &quot;data pribadi peserta yang diakses.&quot;
BACA JUGA: Laporan FDA: 6 Peserta Uji Coba Vaksin Covid-19 Pfizer Meninggal
&quot;EMA telah meyakinkan kami bahwa serangan dunia tidak maya akan berdampak pada waktu untuk peninjauan&quot; dari vaksin tersebut.
Inggris menjadi negara pertama di Eropa yang telah memberikan vaksinasi Covid-19 kepada warganya. Sementara Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan melakukan vaksinasi sebelum Natal tahun ini.
</description><content:encoded>BRUSSELS &amp;ndash; Dokumen terkait pengajuan kandidat vaksin Covid-19 buatan Pfizer-BioNTech ke regulator obat-obatan Eropa, (European Medicines Agency/EMA) telah dicuri dalam sebuah serangan siber, demikian diumumkan perusahaan farmasi tersebut.
Sebelumnya, pada Rabu (9/12/2020) EMA mengonfirmasi bahwa mereka telah menjadi sasaran serangan siber. Namun, regulator obat-obatan Uni Eropa (UE) itu mengatakan tidak akan memberikan keterangan lebih lanjut selama penyelidikan berlangsung.
BACA JUGA: Badan Pengawas Obat AS Mengonfirmasi Vaksin Covid-19 Pfizer Aman Digunakan
Dalam pernyataan bersama, Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka diberitahu oleh EMA bahwa &quot;beberapa dokumen yang berkaitan dengan pengajuan peraturan untuk kandidat vaksin Covid-19 Pfizer dan BioNTech yang telah disimpan di server EMA, telah diakses secara tidak sah.&amp;rdquo;
&amp;ldquo;Saat ini, kami menunggu informasi lebih lanjut tentang penyelidikan EMA dan akan menanggapinya dengan tepat dan sesuai dengan hukum UE,&amp;rdquo; kata pernyataan itu sebagaimana dilansir RT.
Kedua perusahaan tersebut menambahkan bahwa tidak ada sistem mereka yang dilanggar dan bahwa mereka tidak melihat &quot;data pribadi peserta yang diakses.&quot;
BACA JUGA: Laporan FDA: 6 Peserta Uji Coba Vaksin Covid-19 Pfizer Meninggal
&quot;EMA telah meyakinkan kami bahwa serangan dunia tidak maya akan berdampak pada waktu untuk peninjauan&quot; dari vaksin tersebut.
Inggris menjadi negara pertama di Eropa yang telah memberikan vaksinasi Covid-19 kepada warganya. Sementara Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan melakukan vaksinasi sebelum Natal tahun ini.
</content:encoded></item></channel></rss>
