<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Ngobrol Bareng Gus Miftah&quot; iNews Jumat Pukul 20.00: Moeldoko, Pengawal Isu Strategis Istana</title><description>Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bicara kesiapan vaksin Covid-19 dalam &quot;Ngobrol Bareng Gus Miftah&quot;, Jumat (11/12/2020) pukul 20.00 WIB&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/10/337/2325391/ngobrol-bareng-gus-miftah-inews-jumat-pukul-20-00-moeldoko-pengawal-isu-strategis-istana</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/10/337/2325391/ngobrol-bareng-gus-miftah-inews-jumat-pukul-20-00-moeldoko-pengawal-isu-strategis-istana"/><item><title>&quot;Ngobrol Bareng Gus Miftah&quot; iNews Jumat Pukul 20.00: Moeldoko, Pengawal Isu Strategis Istana</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/10/337/2325391/ngobrol-bareng-gus-miftah-inews-jumat-pukul-20-00-moeldoko-pengawal-isu-strategis-istana</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/10/337/2325391/ngobrol-bareng-gus-miftah-inews-jumat-pukul-20-00-moeldoko-pengawal-isu-strategis-istana</guid><pubDate>Kamis 10 Desember 2020 18:37 WIB</pubDate><dc:creator>iNews TV</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/10/337/2325391/ngobrol-bareng-gus-miftah-inews-jumat-pukul-20-00-moeldoko-pengawal-isu-strategis-istana-EMn4MnfXg3.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Saksikan Ngobrol Bareng Gus Miftah Jumat (11/12/2020) pukul 20.00 WIB (Foto : iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/10/337/2325391/ngobrol-bareng-gus-miftah-inews-jumat-pukul-20-00-moeldoko-pengawal-isu-strategis-istana-EMn4MnfXg3.jpeg</image><title>Saksikan Ngobrol Bareng Gus Miftah Jumat (11/12/2020) pukul 20.00 WIB (Foto : iNews)</title></images><description>JAKARTA - Vaksin untuk virus corona (Covid-19) dari Sinovac China tiba di Jakarta pada Minggu (6/12/2020) malam. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan selain 1,2 juta dosis vaksin dari Sinovac, saat ini pemerintah masih mengupayakan kedatangan 1,8 juta dosis vaksin Covid-19 yang dijadwalkan tiba awal 2021.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, secara paralel pemerintah tengah mematangkan kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Mulai dari infrastruktur distribusi, sarana, prasarana, sumber daya manusia, simulasi, dan sosialisasi.

Menjawab keragu-raguan sebagian warga masyarakat, Moeldoko mengaku siap untuk divaksin. &amp;ldquo;Tentara sudah biasa berurusan dengan pistol. Kalau hanya vaksin adalah perkara ringan,&amp;rdquo; jawabnya kepada Gus Miftah, Kamis (10/12/2020).

Rencana detail pelaksanaan vaksinasi tengah difinalisasi dan akan segera diumumkan oleh pemerintah pada Desember 2020. Moeldoko menyoroti pentingnya melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi vaksinasi.

Baca Juga : Satgas: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Alami Peningkatan

Beberapa waktu lalu Moeldoko menemui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Aa Gym. &quot;Tokoh agama dan masyarakat bisa menjadi model pada saat vaksin pertama kali, sehingga ini memberikan keyakinan dan kepastian kepada masyarakat tentang vaksin itu sendiri,&quot; katanya.

Program dan sosialisasi vaksinasi Covid-19 perlu dukungan dari semua pihak, demi memutus rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Pemerintah juga memprioritaskan keselamatan rakyat Indonesia dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 nanti.
Di tengah upaya pemerintah untuk menangani persoalan akibat pandemi Covid-19, berbagai tanggapan dan kritik kepada pemerintah banjir di media sosial. Melihat fenomena ini sebuah nasihat baik datang dari Gus Miftah, &quot;Tentara punya satu peluru, ketika ditembakkan hanya bisa mengenai satu kepala. Tapi satu postingan media sosial akan masuk kepada ribuan bahkan jutaan kepala, saring sebelum sharing.&quot;

Gus Miftah juga mengingatkan untuk selalu bersyukur dan bersabar dengan apapun kondisi yang terjadi saat ini. &quot;Gunakanlah syukur ketika engkau dicintai, dan gunakan sabar ketika engkau dibenci,&quot; katanya.

Baca Juga : Update Corona 10 Desember 2020: Positif 598.933 Orang, 491.975 Sembuh &amp;amp; 18.336 Meninggal

Saksikan selengkapnya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bicara kesiapan vaksin Covid-19 dalam acara &quot;Ngobrol Bareng Gus Miftah&quot;, Jumat (11/12/2020), pukul 20.00 WIB yang akan disiarkan di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Ikuti pula program ini melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com.
</description><content:encoded>JAKARTA - Vaksin untuk virus corona (Covid-19) dari Sinovac China tiba di Jakarta pada Minggu (6/12/2020) malam. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan selain 1,2 juta dosis vaksin dari Sinovac, saat ini pemerintah masih mengupayakan kedatangan 1,8 juta dosis vaksin Covid-19 yang dijadwalkan tiba awal 2021.

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengatakan, secara paralel pemerintah tengah mematangkan kesiapan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 agar berjalan lancar dan tepat sasaran. Mulai dari infrastruktur distribusi, sarana, prasarana, sumber daya manusia, simulasi, dan sosialisasi.

Menjawab keragu-raguan sebagian warga masyarakat, Moeldoko mengaku siap untuk divaksin. &amp;ldquo;Tentara sudah biasa berurusan dengan pistol. Kalau hanya vaksin adalah perkara ringan,&amp;rdquo; jawabnya kepada Gus Miftah, Kamis (10/12/2020).

Rencana detail pelaksanaan vaksinasi tengah difinalisasi dan akan segera diumumkan oleh pemerintah pada Desember 2020. Moeldoko menyoroti pentingnya melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat dalam sosialisasi vaksinasi.

Baca Juga : Satgas: Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Alami Peningkatan

Beberapa waktu lalu Moeldoko menemui Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Aa Gym. &quot;Tokoh agama dan masyarakat bisa menjadi model pada saat vaksin pertama kali, sehingga ini memberikan keyakinan dan kepastian kepada masyarakat tentang vaksin itu sendiri,&quot; katanya.

Program dan sosialisasi vaksinasi Covid-19 perlu dukungan dari semua pihak, demi memutus rantai penyebaran Covid-19 di Tanah Air. Pemerintah juga memprioritaskan keselamatan rakyat Indonesia dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 nanti.
Di tengah upaya pemerintah untuk menangani persoalan akibat pandemi Covid-19, berbagai tanggapan dan kritik kepada pemerintah banjir di media sosial. Melihat fenomena ini sebuah nasihat baik datang dari Gus Miftah, &quot;Tentara punya satu peluru, ketika ditembakkan hanya bisa mengenai satu kepala. Tapi satu postingan media sosial akan masuk kepada ribuan bahkan jutaan kepala, saring sebelum sharing.&quot;

Gus Miftah juga mengingatkan untuk selalu bersyukur dan bersabar dengan apapun kondisi yang terjadi saat ini. &quot;Gunakanlah syukur ketika engkau dicintai, dan gunakan sabar ketika engkau dibenci,&quot; katanya.

Baca Juga : Update Corona 10 Desember 2020: Positif 598.933 Orang, 491.975 Sembuh &amp;amp; 18.336 Meninggal

Saksikan selengkapnya Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko bicara kesiapan vaksin Covid-19 dalam acara &quot;Ngobrol Bareng Gus Miftah&quot;, Jumat (11/12/2020), pukul 20.00 WIB yang akan disiarkan di stasiun televisi berita milik MNC Group, iNews. Ikuti pula program ini melalui aplikasi RCTI+ dan www.rctiplus.com.
</content:encoded></item></channel></rss>
