<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Penembakan Laskar FPI, Polisi Tak Akan Menutup-nutupi</title><description>Biar semua terbuka bahwa polisi tidak nutup-nutupin, tapi semua akan dilakukan transparan</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/11/337/2325883/kasus-penembakan-laskar-fpi-polisi-tak-akan-menutup-nutupi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/11/337/2325883/kasus-penembakan-laskar-fpi-polisi-tak-akan-menutup-nutupi"/><item><title>Kasus Penembakan Laskar FPI, Polisi Tak Akan Menutup-nutupi</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/11/337/2325883/kasus-penembakan-laskar-fpi-polisi-tak-akan-menutup-nutupi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/11/337/2325883/kasus-penembakan-laskar-fpi-polisi-tak-akan-menutup-nutupi</guid><pubDate>Jum'at 11 Desember 2020 15:25 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/11/337/2325883/kasus-penembakan-laskar-fpi-polisi-tak-akan-menutup-nutupi-TfcTETfN4F.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono (Foto : Humas Polri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/11/337/2325883/kasus-penembakan-laskar-fpi-polisi-tak-akan-menutup-nutupi-TfcTETfN4F.jpg</image><title>Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono (Foto : Humas Polri)</title></images><description>JAKARTA - Polisi tidak akan menutup-nutupi kasus penembakan 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) akibat melawn polisi di Tol Jakarta-Cikampek.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan menggelar rekonstruksi setelah semua rangkaian penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi sudah tertata dengan baik.

&quot;Nanti setelah semua tertata kami rekonstruksi. Semua teman-teman (menunjuk ke awak media) boleh lihat seperti apa. Biar semua terbuka bahwa polisi tidak nutup-nutupin, tapi semua akan dilakukan transparan,&quot; kata Argo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2020).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMC8xLzEyNTgwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;Usut Penembakan Laskar FPI, Bareskrim Periksa 14 Saksi

Saat ini, Argo mengungkapkan polisi akan melakukan pemeriksaan kepada saksi yang melihat Laskar FPI membawa senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam).

&quot;Kami harus cari pendukungnya, dimana ada saksi-saksi itu melihat bahwa pelaku bawa sajam dan senpi. Kami harus cari pendukungnya,&quot; ucap Argo.</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi tidak akan menutup-nutupi kasus penembakan 6 Laskar Front Pembela Islam (FPI) akibat melawn polisi di Tol Jakarta-Cikampek.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan menggelar rekonstruksi setelah semua rangkaian penyidikan dan pemeriksaan saksi-saksi sudah tertata dengan baik.

&quot;Nanti setelah semua tertata kami rekonstruksi. Semua teman-teman (menunjuk ke awak media) boleh lihat seperti apa. Biar semua terbuka bahwa polisi tidak nutup-nutupin, tapi semua akan dilakukan transparan,&quot; kata Argo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (11/12/2020).

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMC8xLzEyNTgwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;Usut Penembakan Laskar FPI, Bareskrim Periksa 14 Saksi

Saat ini, Argo mengungkapkan polisi akan melakukan pemeriksaan kepada saksi yang melihat Laskar FPI membawa senjata api (senpi) dan senjata tajam (sajam).

&quot;Kami harus cari pendukungnya, dimana ada saksi-saksi itu melihat bahwa pelaku bawa sajam dan senpi. Kami harus cari pendukungnya,&quot; ucap Argo.</content:encoded></item></channel></rss>
