<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Punya Temuan Baru, Komnas HAM Bakal Panggil Keluarga Laskar FPI yang Tewas Ditembak</title><description>Komnas HAM memiliki temuan baru terkait insiden tersebut sehingga berencana meminta keterangan keluarga laskar FPI yang tewas ditembak.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/11/337/2325914/punya-temuan-baru-komnas-ham-bakal-panggil-keluarga-laskar-fpi-yang-tewas-ditembak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/11/337/2325914/punya-temuan-baru-komnas-ham-bakal-panggil-keluarga-laskar-fpi-yang-tewas-ditembak"/><item><title>Punya Temuan Baru, Komnas HAM Bakal Panggil Keluarga Laskar FPI yang Tewas Ditembak</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/11/337/2325914/punya-temuan-baru-komnas-ham-bakal-panggil-keluarga-laskar-fpi-yang-tewas-ditembak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/11/337/2325914/punya-temuan-baru-komnas-ham-bakal-panggil-keluarga-laskar-fpi-yang-tewas-ditembak</guid><pubDate>Jum'at 11 Desember 2020 16:03 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/11/337/2325914/punya-temuan-baru-komnas-ham-bakal-panggil-keluarga-laskar-fpi-yang-tewas-ditembak-81rii23DRl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Keluarga 6 Laskar FPI yang tewas ditembak menyambangi DPR. (Foto : Sindonews/Yulianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/11/337/2325914/punya-temuan-baru-komnas-ham-bakal-panggil-keluarga-laskar-fpi-yang-tewas-ditembak-81rii23DRl.jpg</image><title>Keluarga 6 Laskar FPI yang tewas ditembak menyambangi DPR. (Foto : Sindonews/Yulianto)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bakal memanggil keluarga Laskar Front Pembela Islam (FPI), yang tewas ditembak dalam insiden di Tol Jakarta-Cikampek, pada Senin (7/12/2020). Itu lantaran Komnas HAM telah memiliki temuan baru terkait peristiwa tersebut.

&quot;Kami berencana meminta keterangan keluarga korban,&quot; ujar Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat dihubungi Sindonews, Jumat (11/12/2020).

Beka mengungkapkan, pihaknya telah menemukan fakta baru di lapangan. Namun pihaknya belum mau membeberkan karena nantinya semua informasi dianalisis terlebih dahulu.
&quot;Ada temuan baru. Setelah permintaan keterangan akan dikonstruksi ulang terus analisis, kesimpulan, dan rekomendasi,&quot; ucapnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMC8xLzEyNTgwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pihaknya juga bakal meminta keterangan petugas kepolisian dan pihak Jasa Marga pada minggu depan.

&quot;Sudah meminta keterangan dari FPI, olah tempat kejadian perkara. Sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada polisi dan JaMa marga untuk dimintai keterangan,&quot; katanya.

Sebagaimana diketahui, enam laskar FPI meninggal dunia setelah ditembak aparat. FPI menilai tindakan ini merupakan pelanggaran HAM berat karenanya akan menempuh upaya hukum terkait kasus ini.

Baca Juga : Polri Masih Buru 4 Laskar FPI yang Diduga Kabur saat Penembakan

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyatakan penembakan terhadap enam orang tersebut terpaksa dilakukan karena mereka mencoba membahayakan nyawa petugas di lapangan.
</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) bakal memanggil keluarga Laskar Front Pembela Islam (FPI), yang tewas ditembak dalam insiden di Tol Jakarta-Cikampek, pada Senin (7/12/2020). Itu lantaran Komnas HAM telah memiliki temuan baru terkait peristiwa tersebut.

&quot;Kami berencana meminta keterangan keluarga korban,&quot; ujar Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara saat dihubungi Sindonews, Jumat (11/12/2020).

Beka mengungkapkan, pihaknya telah menemukan fakta baru di lapangan. Namun pihaknya belum mau membeberkan karena nantinya semua informasi dianalisis terlebih dahulu.
&quot;Ada temuan baru. Setelah permintaan keterangan akan dikonstruksi ulang terus analisis, kesimpulan, dan rekomendasi,&quot; ucapnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMC8xLzEyNTgwMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

Pihaknya juga bakal meminta keterangan petugas kepolisian dan pihak Jasa Marga pada minggu depan.

&quot;Sudah meminta keterangan dari FPI, olah tempat kejadian perkara. Sudah mengirimkan surat pemanggilan kepada polisi dan JaMa marga untuk dimintai keterangan,&quot; katanya.

Sebagaimana diketahui, enam laskar FPI meninggal dunia setelah ditembak aparat. FPI menilai tindakan ini merupakan pelanggaran HAM berat karenanya akan menempuh upaya hukum terkait kasus ini.

Baca Juga : Polri Masih Buru 4 Laskar FPI yang Diduga Kabur saat Penembakan

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyatakan penembakan terhadap enam orang tersebut terpaksa dilakukan karena mereka mencoba membahayakan nyawa petugas di lapangan.
</content:encoded></item></channel></rss>
