<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rekonstruksi Ungkap Adanya Provokasi dan Perlawanan Anggota FPI terhadap Petugas</title><description>Dalam rekonstruksi terungkap anggota FPI mencoba memprovokasi dan melakukan perlawanan terhadap petugas.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/14/337/2327042/rekonstruksi-ungkap-adanya-provokasi-dan-perlawanan-anggota-fpi-terhadap-petugas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/14/337/2327042/rekonstruksi-ungkap-adanya-provokasi-dan-perlawanan-anggota-fpi-terhadap-petugas"/><item><title>Rekonstruksi Ungkap Adanya Provokasi dan Perlawanan Anggota FPI terhadap Petugas</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/14/337/2327042/rekonstruksi-ungkap-adanya-provokasi-dan-perlawanan-anggota-fpi-terhadap-petugas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/14/337/2327042/rekonstruksi-ungkap-adanya-provokasi-dan-perlawanan-anggota-fpi-terhadap-petugas</guid><pubDate>Senin 14 Desember 2020 06:34 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/14/337/2327042/rekonstruksi-ungkap-adanya-provokasi-dan-perlawanan-anggota-fpi-terhadap-petugas-o2ANjm6109.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rekonstruksi penembakan Laskar FPI. (Foto : Sindo/Nila Kusuma)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/14/337/2327042/rekonstruksi-ungkap-adanya-provokasi-dan-perlawanan-anggota-fpi-terhadap-petugas-o2ANjm6109.jpg</image><title>Rekonstruksi penembakan Laskar FPI. (Foto : Sindo/Nila Kusuma)</title></images><description>KARAWANG &amp;ndash; Berdasarkan hasil rekonstruksi penyidik kepolisian atas penembakan yang menewaskan enam anggota Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (14/12/2020) dini hari, terungkap jika kasus penembakan terjadi akibat adanya perlawanan dari pelaku terhadap petugas.

Dalam keseluruhan adegan yang diperagakan saat rekonstruksi yang digelar di empat lokasi ini, terungkap enam anggota FPI mencoba memprovokasi petugas menggunakan senjata api.
Aksi saling tembak terjadi sejak di TKP pertama yaitu Bundaran Hotel Novotel, Karawang, hingga TKP keempat menewaskan total enam orang anggota FPI.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan polisi melakukan tindakan tegas dan terukur karena mereka melakukan perlawanan terhadap petugas.  Dari adegan rekonstruksi di TKP satu, petugas mulai diprovokasi dengan senjata tajam dan juga senpi.

Dua orang anggota FPI tewas ketika terjadi tembak-menembak mulai dari Bundaran hotel Novotel hingga Jembatan Badami, Karawang Barat.

&quot;Dua orang itu ditemukan tewas saat berada di rest area KM 50. Kemudian empat orang lagi berhasil ditangkap,&quot; katanya.
Namun, saat keempat orang itu diamankan di rest area KM 50 dan dibawa ke mobil oleh petugas, dalam perjalanan mereka melakukan perlawanan. Pelaku mencoba merebut pistol dan sempat mencekik petugas saat mobil baru berjalan 1 kilometer di Tol Jakarta-Cikampek. Kemudian terjadi pergumulan didalam mobil yang akhirnya memaksa petugas melakukan tindakan tegas terukur. Keempatnya tewas setelah polisi melakukan tindakan tegas terukur.

Baca Juga : Ini Alasan Polisi Gelar Rekonstruksi Penyerangan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek Dini Hari

Menurut Argo Yuwono, rekonstruksi dilakukan berdasarkan keterangan sejumlah saksi-saksi yang dimintai keterangan. Dari keterangan saksi tersebut dibuat beberapa adegan.
&quot;Kita kumpulkan keterangan saksi dan juga alat bukti lainnya hingga dilakukan rekonstruksi. &quot; katanya.

Baca Juga : Ditembak Jarak Dekat, Polri Ungkap Laskar FPI Coba Rebut Senjata Polisi saat Diamankan

</description><content:encoded>KARAWANG &amp;ndash; Berdasarkan hasil rekonstruksi penyidik kepolisian atas penembakan yang menewaskan enam anggota Front Pembela Islam (FPI) di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (14/12/2020) dini hari, terungkap jika kasus penembakan terjadi akibat adanya perlawanan dari pelaku terhadap petugas.

Dalam keseluruhan adegan yang diperagakan saat rekonstruksi yang digelar di empat lokasi ini, terungkap enam anggota FPI mencoba memprovokasi petugas menggunakan senjata api.
Aksi saling tembak terjadi sejak di TKP pertama yaitu Bundaran Hotel Novotel, Karawang, hingga TKP keempat menewaskan total enam orang anggota FPI.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengatakan polisi melakukan tindakan tegas dan terukur karena mereka melakukan perlawanan terhadap petugas.  Dari adegan rekonstruksi di TKP satu, petugas mulai diprovokasi dengan senjata tajam dan juga senpi.

Dua orang anggota FPI tewas ketika terjadi tembak-menembak mulai dari Bundaran hotel Novotel hingga Jembatan Badami, Karawang Barat.

&quot;Dua orang itu ditemukan tewas saat berada di rest area KM 50. Kemudian empat orang lagi berhasil ditangkap,&quot; katanya.
Namun, saat keempat orang itu diamankan di rest area KM 50 dan dibawa ke mobil oleh petugas, dalam perjalanan mereka melakukan perlawanan. Pelaku mencoba merebut pistol dan sempat mencekik petugas saat mobil baru berjalan 1 kilometer di Tol Jakarta-Cikampek. Kemudian terjadi pergumulan didalam mobil yang akhirnya memaksa petugas melakukan tindakan tegas terukur. Keempatnya tewas setelah polisi melakukan tindakan tegas terukur.

Baca Juga : Ini Alasan Polisi Gelar Rekonstruksi Penyerangan Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek Dini Hari

Menurut Argo Yuwono, rekonstruksi dilakukan berdasarkan keterangan sejumlah saksi-saksi yang dimintai keterangan. Dari keterangan saksi tersebut dibuat beberapa adegan.
&quot;Kita kumpulkan keterangan saksi dan juga alat bukti lainnya hingga dilakukan rekonstruksi. &quot; katanya.

Baca Juga : Ditembak Jarak Dekat, Polri Ungkap Laskar FPI Coba Rebut Senjata Polisi saat Diamankan

</content:encoded></item></channel></rss>
