<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemprov DKI Tunggu Arahan Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19</title><description>Insya Allah Jakarta siap kami menunggu arahan dari pada pemerintah pusat yang diatur oleh Kementerian Kesehatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/14/338/2327610/pemprov-dki-tunggu-arahan-kemenkes-soal-vaksinasi-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/14/338/2327610/pemprov-dki-tunggu-arahan-kemenkes-soal-vaksinasi-covid-19"/><item><title>Pemprov DKI Tunggu Arahan Kemenkes soal Vaksinasi Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/14/338/2327610/pemprov-dki-tunggu-arahan-kemenkes-soal-vaksinasi-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/14/338/2327610/pemprov-dki-tunggu-arahan-kemenkes-soal-vaksinasi-covid-19</guid><pubDate>Senin 14 Desember 2020 19:46 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/14/338/2327610/pemprov-dki-tunggu-arahan-kemenkes-soal-vaksinasi-covid-19-NjIUG9eXNv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : Sindonews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/14/338/2327610/pemprov-dki-tunggu-arahan-kemenkes-soal-vaksinasi-covid-19-NjIUG9eXNv.jpg</image><title>Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto : Sindonews)</title></images><description>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menunggu arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan program vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) memastikan bahwa Pemprov DKI telah siap melakukan vaksinasi Covid-19. Pemprov DKI Jakarta  juga telah menyiapkan anggaran Rp5,3 triliun untuk Belanja Tidak Terduga (BTT) program vaksinasi Covid-19.

&quot;Insya Allah Jakarta siap kami menunggu arahan dari pada pemerintah pusat yang diatur oleh Kementerian Kesehatan sesuai dengan ketentuan akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan kemudian tenaga PNS reportasi dan lainnya,&quot; kata Ariza di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (14/12/2020).

Ia menambahkan, BTT sebesar Rp5,3 triliun pada 2021 tersebut akan difokuskan kepada penanggulangan Covid-19 di DKI Jakarta.

&quot;Kita anggarkan peruntukannya nanti akan diatur seperti yang kemarin itu dibagi tiga bagian yaitu kepentingan kesehatan, kepentingan jaringan pengaman sosial atau bansos, dan ketiga stimulus ekonomi. Detailnya nanti diatur oleh masing-masing,&quot; pungkasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMy8xLzEyNTk0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;Sembuh Covid-19, Ariza: Setiap Hari Saya Disuntik Vitamin

Seperti diketahui, pemerintah telah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac ke Tanah Air. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengataka, vaksin akan  segera dibagikan kepada tenaga kesehatan setelah lolos uji keamanan dari BPOM.

&quot;Untuk vaksin kiriman pertama ini nanti yang pertama akan mendapat sasaran adalah tenaga kesehatan asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan,&quot; kata terang Terawan, Senin 7 Desember 2020.

Kementerian Kesehatan juga  telah menyiapkan jumlah sasaran dan kebutuhan vaksin per kabupaten/kota.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta menunggu arahan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk melakukan program vaksinasi Covid-19 di Ibu Kota.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) memastikan bahwa Pemprov DKI telah siap melakukan vaksinasi Covid-19. Pemprov DKI Jakarta  juga telah menyiapkan anggaran Rp5,3 triliun untuk Belanja Tidak Terduga (BTT) program vaksinasi Covid-19.

&quot;Insya Allah Jakarta siap kami menunggu arahan dari pada pemerintah pusat yang diatur oleh Kementerian Kesehatan sesuai dengan ketentuan akan diprioritaskan bagi tenaga kesehatan kemudian tenaga PNS reportasi dan lainnya,&quot; kata Ariza di Gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (14/12/2020).

Ia menambahkan, BTT sebesar Rp5,3 triliun pada 2021 tersebut akan difokuskan kepada penanggulangan Covid-19 di DKI Jakarta.

&quot;Kita anggarkan peruntukannya nanti akan diatur seperti yang kemarin itu dibagi tiga bagian yaitu kepentingan kesehatan, kepentingan jaringan pengaman sosial atau bansos, dan ketiga stimulus ekonomi. Detailnya nanti diatur oleh masing-masing,&quot; pungkasnya.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xMy8xLzEyNTk0MS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Baca Juga :&amp;nbsp;Sembuh Covid-19, Ariza: Setiap Hari Saya Disuntik Vitamin

Seperti diketahui, pemerintah telah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin Covid-19 dari Sinovac ke Tanah Air. Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengataka, vaksin akan  segera dibagikan kepada tenaga kesehatan setelah lolos uji keamanan dari BPOM.

&quot;Untuk vaksin kiriman pertama ini nanti yang pertama akan mendapat sasaran adalah tenaga kesehatan asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang yang bekerja pada fasilitas-fasilitas pelayanan kesehatan,&quot; kata terang Terawan, Senin 7 Desember 2020.

Kementerian Kesehatan juga  telah menyiapkan jumlah sasaran dan kebutuhan vaksin per kabupaten/kota.</content:encoded></item></channel></rss>
