<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rapid Test Massal, 22 Peserta Aksi 1812 Reaktif Covid-19</title><description>Sebanyak 22 orang yang hendak ikut aksi 1812 reaktif Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/18/338/2330270/rapid-test-massal-22-peserta-aksi-1812-reaktif-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/18/338/2330270/rapid-test-massal-22-peserta-aksi-1812-reaktif-covid-19"/><item><title>Rapid Test Massal, 22 Peserta Aksi 1812 Reaktif Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/18/338/2330270/rapid-test-massal-22-peserta-aksi-1812-reaktif-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/18/338/2330270/rapid-test-massal-22-peserta-aksi-1812-reaktif-covid-19</guid><pubDate>Jum'at 18 Desember 2020 16:35 WIB</pubDate><dc:creator>MNC Portal</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/18/338/2330270/rapid-test-massal-22-peserta-aksi-1812-reaktif-covid-19-vYFv0ezEPk.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Warga yang hendak mengikuti aksi 1812 menjalani rapid test. (Foto : Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/18/338/2330270/rapid-test-massal-22-peserta-aksi-1812-reaktif-covid-19-vYFv0ezEPk.jpeg</image><title>Warga yang hendak mengikuti aksi 1812 menjalani rapid test. (Foto : Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Polisi menggelar  rapid test pada massa aksi 1812 yang hendak berdemo di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat pada Jumat (18/12/2020). Hasilnya, sebanyak 22 orang dinyatakan reaktif kemudian dibawa ke Wisma Atlet.

&quot;Sampai sekarang ada 22 yang reaktif, yang mana mereka kita rujuk langsung ke Wisma Atlet. Ini menandakan bisa jadi klaster di kerumunan ini,&quot; ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Jumat (18/12/2020).

Menurutnya, sejak pagi ini polisi sudah menyampaikan kalau kegiatan penyampaian pendapat yang dilakukan FPI dan Anak NKRI itu memang sudah melayangkan pemberitahuan ke polisi. Namun, sejak kemarin polisi juga sudah menyatakan tak bakal memberikan izin demo tersebut.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xOC8xLzEyNjE1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Sebabnya, di masa pandemi Covid-19 ini penularan di Jakarta cukup tinggi dan kita harapkan mereka bisa mengerti tidak boleh ada kegiatan yang sifatnya berkerumun,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Polisi Dirikan Tenda untuk Rapid Test Massa Aksi 1812

Karena itu, tambahnya, polisi sejak pagi pun melakukan operasi kemanusiaan bersama TNI dan Pemprov DKI dengan melakukan rapid test. Kelompok yang berkerumun yang berniat demo dirapid test.

Baca Juga : Massa Aksi 1812 Enggan Turuti Imbauan Polisi untuk Rapid Test
</description><content:encoded>JAKARTA - Polisi menggelar  rapid test pada massa aksi 1812 yang hendak berdemo di kawasan Istana Negara, Jakarta Pusat pada Jumat (18/12/2020). Hasilnya, sebanyak 22 orang dinyatakan reaktif kemudian dibawa ke Wisma Atlet.

&quot;Sampai sekarang ada 22 yang reaktif, yang mana mereka kita rujuk langsung ke Wisma Atlet. Ini menandakan bisa jadi klaster di kerumunan ini,&quot; ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus pada wartawan, Jumat (18/12/2020).

Menurutnya, sejak pagi ini polisi sudah menyampaikan kalau kegiatan penyampaian pendapat yang dilakukan FPI dan Anak NKRI itu memang sudah melayangkan pemberitahuan ke polisi. Namun, sejak kemarin polisi juga sudah menyatakan tak bakal memberikan izin demo tersebut.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xOC8xLzEyNjE1Ni8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&quot;Sebabnya, di masa pandemi Covid-19 ini penularan di Jakarta cukup tinggi dan kita harapkan mereka bisa mengerti tidak boleh ada kegiatan yang sifatnya berkerumun,&quot; tuturnya.

Baca Juga : Polisi Dirikan Tenda untuk Rapid Test Massa Aksi 1812

Karena itu, tambahnya, polisi sejak pagi pun melakukan operasi kemanusiaan bersama TNI dan Pemprov DKI dengan melakukan rapid test. Kelompok yang berkerumun yang berniat demo dirapid test.

Baca Juga : Massa Aksi 1812 Enggan Turuti Imbauan Polisi untuk Rapid Test
</content:encoded></item></channel></rss>
