<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Lawan Anoreksia, Influencer Ini Akhirnya Meninggal</title><description>Influencer Instagram asal Jerman meninggal dunia setelah membagikan perjuangannya melawam anoreksia di akun Instagramnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/22/18/2332081/lawan-anoreksia-influencer-ini-akhirnya-meninggal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/22/18/2332081/lawan-anoreksia-influencer-ini-akhirnya-meninggal"/><item><title>Lawan Anoreksia, Influencer Ini Akhirnya Meninggal</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/22/18/2332081/lawan-anoreksia-influencer-ini-akhirnya-meninggal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/22/18/2332081/lawan-anoreksia-influencer-ini-akhirnya-meninggal</guid><pubDate>Selasa 22 Desember 2020 13:44 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/22/18/2332081/lawan-anoreksia-influencer-ini-akhirnya-meninggal-pviTk3AXGx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Newsflash</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/22/18/2332081/lawan-anoreksia-influencer-ini-akhirnya-meninggal-pviTk3AXGx.jpg</image><title>Foto: Newsflash</title></images><description>JERMAN - Influencer Instagram asal Jerman meninggal dunia setelah membagikan perjuangannya melawam anoreksia di akun Instagramnya.
Josi Maria, 24, dari Kiel di Jerman utara, menghembuskan nafas terakhir saat berlibur ke Pulau Gran Canaria, Spanyol bersama teman-temannya.
Menurut situs berita Jerman DE24, dia tertidur di pelukan temannya setelah tiba di pulau tersebut. Setelah itu, dia tidak pernah terbangun.
Josi diketahui kerap berbicara secara terbuka di akun media sosialnya tentang perjuangannya selama bertahun-tahun melawan anoreksia. Bintang Instagram ini memiliki 138.000 pengikut setelah berbagi foto kehidupannya sehari-hari.
&amp;ldquo;Anoreksia bukanlah masalah berat badan, tapi masalah pikiran,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Bahwa tidak selalu hanya keinginan untuk menjadi kurus, tetapi ada lebih dari itu: kinerja, konfirmasi, kontrol,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Dan itu adalah perjuangan berat untuk melawannya, untuk menambah berat badan, untuk menemukan kegembiraan dalam hidup lagi,&amp;rdquo; ungkapnya.
(Baca juga: Kumpulkan Dana untuk Bayi Kelainan Genetik Langka, Fotografer Panjat Gunung Tertinggi)
Sebelum meninggal, Josi kerap menyuarakan ketakutannya tentang kehilangan nyawanya karena penyakit yang dideritanya itu.
&amp;ldquo;Saya tidak ingin menjadi satu dari 10 orang yang meninggal karena anoreksia,&amp;rdquo; tulisnya di Instagram.
Orangtuanya sangat berduka kehilangan putrinya. Sang ibunda memposting penghormatan yang memilukan secara online setelah putri mereka meninggal.
&amp;ldquo;Kamu adalah malaikat di bumi,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Untuk perjuanganmu melawan penyakit serius ini, kami mengagumimu sampai akhir dan masih harus melihat saat kamu kalah dalam pertarungan ini,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;ldquo;Hatiku sakit tanpa henti. Sehari sebelum aku memelukmu, Josi tersayang, di pelukanku, kami pergi berbelanja dan kamu menantikan Natal dan liburanmu,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Malam berikutnya Anda tertidur dengan damai dalam pelukan pacar Anda di Gran Canaria. Jantung kecil Anda berhenti berdetak begitu saja,&amp;rdquo; lanjutnya.
</description><content:encoded>JERMAN - Influencer Instagram asal Jerman meninggal dunia setelah membagikan perjuangannya melawam anoreksia di akun Instagramnya.
Josi Maria, 24, dari Kiel di Jerman utara, menghembuskan nafas terakhir saat berlibur ke Pulau Gran Canaria, Spanyol bersama teman-temannya.
Menurut situs berita Jerman DE24, dia tertidur di pelukan temannya setelah tiba di pulau tersebut. Setelah itu, dia tidak pernah terbangun.
Josi diketahui kerap berbicara secara terbuka di akun media sosialnya tentang perjuangannya selama bertahun-tahun melawan anoreksia. Bintang Instagram ini memiliki 138.000 pengikut setelah berbagi foto kehidupannya sehari-hari.
&amp;ldquo;Anoreksia bukanlah masalah berat badan, tapi masalah pikiran,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Bahwa tidak selalu hanya keinginan untuk menjadi kurus, tetapi ada lebih dari itu: kinerja, konfirmasi, kontrol,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Dan itu adalah perjuangan berat untuk melawannya, untuk menambah berat badan, untuk menemukan kegembiraan dalam hidup lagi,&amp;rdquo; ungkapnya.
(Baca juga: Kumpulkan Dana untuk Bayi Kelainan Genetik Langka, Fotografer Panjat Gunung Tertinggi)
Sebelum meninggal, Josi kerap menyuarakan ketakutannya tentang kehilangan nyawanya karena penyakit yang dideritanya itu.
&amp;ldquo;Saya tidak ingin menjadi satu dari 10 orang yang meninggal karena anoreksia,&amp;rdquo; tulisnya di Instagram.
Orangtuanya sangat berduka kehilangan putrinya. Sang ibunda memposting penghormatan yang memilukan secara online setelah putri mereka meninggal.
&amp;ldquo;Kamu adalah malaikat di bumi,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Untuk perjuanganmu melawan penyakit serius ini, kami mengagumimu sampai akhir dan masih harus melihat saat kamu kalah dalam pertarungan ini,&amp;rdquo; ungkapnya.
&amp;ldquo;Hatiku sakit tanpa henti. Sehari sebelum aku memelukmu, Josi tersayang, di pelukanku, kami pergi berbelanja dan kamu menantikan Natal dan liburanmu,&amp;rdquo; terangnya.
&amp;ldquo;Malam berikutnya Anda tertidur dengan damai dalam pelukan pacar Anda di Gran Canaria. Jantung kecil Anda berhenti berdetak begitu saja,&amp;rdquo; lanjutnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
