<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Gubernur Banten Tunda Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka pada Januari 2021   </title><description>Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menunda membuka kembali sekolah tatap muka.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/22/340/2332076/gubernur-banten-tunda-pelaksanaan-sekolah-tatap-muka-pada-januari-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/22/340/2332076/gubernur-banten-tunda-pelaksanaan-sekolah-tatap-muka-pada-januari-2021"/><item><title> Gubernur Banten Tunda Pelaksanaan Sekolah Tatap Muka pada Januari 2021   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/22/340/2332076/gubernur-banten-tunda-pelaksanaan-sekolah-tatap-muka-pada-januari-2021</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/22/340/2332076/gubernur-banten-tunda-pelaksanaan-sekolah-tatap-muka-pada-januari-2021</guid><pubDate>Selasa 22 Desember 2020 13:41 WIB</pubDate><dc:creator>Mahesa Apriandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/22/340/2332076/gubernur-banten-tunda-pelaksanaan-sekolah-tatap-muka-pada-januari-2021-cgfon2meUL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur Banten, Wahidin Halim (foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/22/340/2332076/gubernur-banten-tunda-pelaksanaan-sekolah-tatap-muka-pada-januari-2021-cgfon2meUL.jpg</image><title>Gubernur Banten, Wahidin Halim (foto: Okezone.com)</title></images><description>
SERANG - Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menunda membuka kembali sekolah tatap muka yang direncanakan dimulai pada Januari 2021 mendatang. Hal itu karena tingkat penularan Covid-19 masih mengalami kenaikan.

&amp;ldquo;Sekolah tatap muka, saya telah mendengarkan dari berbagai pihak seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), berkesimpulan tatap muka per Januari ditunda itu kesepakatannya,&amp;rdquo; tegas WH, Selasa (22/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Pemkot Banda Aceh Distribusikan Masker
WH menilai, meski delapan kabupaten/kota berada di zona oranye atau risiko sedang penularan Covid-19. Namun, di sisi lain penularan masih cukup tinggi.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Penerapan Sekolah Tatap Muka Perlu Diuji Kembali
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Tabrani menambahkan, secara tekhnis setiap kabupaten/kota tidak boleh membuka sekolah tatap muka.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNy8xLzEyNjExMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Sekolah tatap muka boleh dibuka sampai mereka divaksin dan kasus menurun,&amp;rdquo; katanya.

Tabrani menegaskan, bagi pemerintah kabupaten/kota yang tetap memaksakan sekolah tatap muka maka akan ada sanksi pidana.

&amp;ldquo;Bagi yang melanggar ada pidananya. Terjadi kerumunan, terjadi tatap muka, terjadi efek dan dampak negatif akan menjadi perhatian Pemerintah atau gugus tugas,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>
SERANG - Gubernur Banten, Wahidin Halim (WH) menegaskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menunda membuka kembali sekolah tatap muka yang direncanakan dimulai pada Januari 2021 mendatang. Hal itu karena tingkat penularan Covid-19 masih mengalami kenaikan.

&amp;ldquo;Sekolah tatap muka, saya telah mendengarkan dari berbagai pihak seperti IDI (Ikatan Dokter Indonesia), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud), berkesimpulan tatap muka per Januari ditunda itu kesepakatannya,&amp;rdquo; tegas WH, Selasa (22/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Hari Pertama Belajar Tatap Muka, Pemkot Banda Aceh Distribusikan Masker
WH menilai, meski delapan kabupaten/kota berada di zona oranye atau risiko sedang penularan Covid-19. Namun, di sisi lain penularan masih cukup tinggi.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Penerapan Sekolah Tatap Muka Perlu Diuji Kembali
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Tabrani menambahkan, secara tekhnis setiap kabupaten/kota tidak boleh membuka sekolah tatap muka.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8xNy8xLzEyNjExMy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&quot;Sekolah tatap muka boleh dibuka sampai mereka divaksin dan kasus menurun,&amp;rdquo; katanya.

Tabrani menegaskan, bagi pemerintah kabupaten/kota yang tetap memaksakan sekolah tatap muka maka akan ada sanksi pidana.

&amp;ldquo;Bagi yang melanggar ada pidananya. Terjadi kerumunan, terjadi tatap muka, terjadi efek dan dampak negatif akan menjadi perhatian Pemerintah atau gugus tugas,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
