<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Rebutan Panen Ribuan Ikan Mabuk di Sungai Wonokromo Surabaya</title><description>Warga sekitar pun langsung beramai-ramai menangkap ikan yang mabuk tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/22/519/2331784/warga-rebutan-panen-ribuan-ikan-mabuk-di-sungai-wonokromo-surabaya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/22/519/2331784/warga-rebutan-panen-ribuan-ikan-mabuk-di-sungai-wonokromo-surabaya"/><item><title>Warga Rebutan Panen Ribuan Ikan Mabuk di Sungai Wonokromo Surabaya</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/22/519/2331784/warga-rebutan-panen-ribuan-ikan-mabuk-di-sungai-wonokromo-surabaya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/22/519/2331784/warga-rebutan-panen-ribuan-ikan-mabuk-di-sungai-wonokromo-surabaya</guid><pubDate>Selasa 22 Desember 2020 04:40 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi Sindonews.com</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/22/519/2331784/warga-rebutan-panen-ribuan-ikan-mabuk-di-sungai-wonokromo-surabaya-gt5eVVFFOm.png" expression="full" type="image/jpeg">Foto: iNews</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/22/519/2331784/warga-rebutan-panen-ribuan-ikan-mabuk-di-sungai-wonokromo-surabaya-gt5eVVFFOm.png</image><title>Foto: iNews</title></images><description>SURABAYA - Ikan-ikan di Sungai Jagir Wonokromo,&amp;nbsp;Kota Surabaya, mabuk dan mengapung di permukaan sungai, diduga akibat perubahan cuaca dan kondisi air yang tercemar. Warga sekitar pun langsung beramai-ramai menangkap ikan yang mabuk tersebut.
Seperti Risyad dan Kusmiadi, warga yang tinggal di sekitar Sungai Jagir Wonokromo. Keduanya nekat menceburkan diri ke sungai dengan membawa jaring, untuk menangkap ikan-ikan yang sudah lemas.
Kusmiadi mengaku, sekitar tiga jam menjaring ikan dan sudah mendapatkan ikan 4-5 Kg. Ikan yang ditangkap rata-rata jenis ikan mas dan mujair.
&quot;Ikannya mambuk, kemungkinan karena perubahan cuaca,&quot; ujar dia.
Kasus ikan mabuk di Sungai Jagir Wonokromo diakui warga sudah beberapa kali terjadi. Mereka tidak mengetahui pasti penyebab ikan-ikan tersebut mabuk dan mengapung di permukaan sungai.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Satu Keluarga Tinggal Serumah dengan Buaya Selama 40 Tahun
Bagi warga, hadirnya ikan mabuk di Sungai Jagir Wonokromo ini sebagai berkah tersendiri. &quot;Dapat banyak ikannya, karena mudah untuk menangkapnya. Rencananya ikan-ikan ini akan kami konsumsi sendiri, kalau ada yang mau beli ya saya jual,&quot; ujar Risyad.</description><content:encoded>SURABAYA - Ikan-ikan di Sungai Jagir Wonokromo,&amp;nbsp;Kota Surabaya, mabuk dan mengapung di permukaan sungai, diduga akibat perubahan cuaca dan kondisi air yang tercemar. Warga sekitar pun langsung beramai-ramai menangkap ikan yang mabuk tersebut.
Seperti Risyad dan Kusmiadi, warga yang tinggal di sekitar Sungai Jagir Wonokromo. Keduanya nekat menceburkan diri ke sungai dengan membawa jaring, untuk menangkap ikan-ikan yang sudah lemas.
Kusmiadi mengaku, sekitar tiga jam menjaring ikan dan sudah mendapatkan ikan 4-5 Kg. Ikan yang ditangkap rata-rata jenis ikan mas dan mujair.
&quot;Ikannya mambuk, kemungkinan karena perubahan cuaca,&quot; ujar dia.
Kasus ikan mabuk di Sungai Jagir Wonokromo diakui warga sudah beberapa kali terjadi. Mereka tidak mengetahui pasti penyebab ikan-ikan tersebut mabuk dan mengapung di permukaan sungai.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Satu Keluarga Tinggal Serumah dengan Buaya Selama 40 Tahun
Bagi warga, hadirnya ikan mabuk di Sungai Jagir Wonokromo ini sebagai berkah tersendiri. &quot;Dapat banyak ikannya, karena mudah untuk menangkapnya. Rencananya ikan-ikan ini akan kami konsumsi sendiri, kalau ada yang mau beli ya saya jual,&quot; ujar Risyad.</content:encoded></item></channel></rss>
