<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libur Nataru, 3 Bus di Terminal Baranangsiang Tak Layak Jalan</title><description>Ada tiga kendaraan yang tidak sesuai dengan standar makanya kendaraannya dikandangkan dulu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/23/338/2333066/libur-nataru-3-bus-di-terminal-baranangsiang-tak-layak-jalan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/23/338/2333066/libur-nataru-3-bus-di-terminal-baranangsiang-tak-layak-jalan"/><item><title>Libur Nataru, 3 Bus di Terminal Baranangsiang Tak Layak Jalan</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/23/338/2333066/libur-nataru-3-bus-di-terminal-baranangsiang-tak-layak-jalan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/23/338/2333066/libur-nataru-3-bus-di-terminal-baranangsiang-tak-layak-jalan</guid><pubDate>Rabu 23 Desember 2020 20:09 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/23/338/2333066/libur-nataru-3-bus-di-terminal-baranangsiang-tak-layak-jalan-A3L6eorZ0e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Terminal Baranangsiang (Foto : Okezone.com/Putra RA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/23/338/2333066/libur-nataru-3-bus-di-terminal-baranangsiang-tak-layak-jalan-A3L6eorZ0e.jpg</image><title>Terminal Baranangsiang (Foto : Okezone.com/Putra RA)</title></images><description>BOGOR - Puluhan bus antar kota antar provinsi (AKAP) menjalani pemeriksaan kendaraan di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor. Hal ini guna memastikan kelaikan kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Budi Suratman mengatakan pemeriksaan ini dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2020. Kendaraan bus yang masuk maupun keluar Terminal Baranangsiang diperiksa kelengkapan surat-surat dan kalaikaannya.

&quot;Ini untuk persiapan operasi dari pada Natal dan Tahun Baru kami melaksanakan ramp check bus-bus yang luar kota atau dalam kota,&quot; kata Budi, kepada wartawan di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor.

Sejauh ini, pihaknya mendapati adanya tiga bus yang tidak laik jalan dan tidak lengkap surat-suratnya. Petugas pun langsung memberikan surat tilang dan meminta kepada PO bus untuk melengkapinya.

&quot;Ada tiga kendaraan yang tidak sesuai dengan standar makanya kendaraannya dikandangkan dulu di pihak dishub dan diberi surat teguran atau tilangan yang diberikan oleh pihak Dishub,&quot; jelasnya.

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi kesehatan sopir dan kernet bus dengan tes urine. Agar, dipastikan mereka terbebas dari narkoba sehingga membuat penumpang aman dan nyaman.

&quot;Hampir 20 sopir yang udah dicek dengan urine dan cek kesehatan sudah dilaksanakan,&quot; tambahnya.

Di sisi lain, lanjut Budi, sejauh ini kondisi di Terminal Barangsiang terpantau masih mengalami lonjakan penumpang. Diprediksi, lonjakan penumpang baru akan terjadi mendekati Natal maupun Tahun Baru.

Baca Juga :&amp;nbsp;Tiga Pekan Isolasi Mandiri, Anies Baswedan Masih Positif Covid-19

&quot;Sampai saat ini pantuan di Terminal Baranangsiang cukup landai, belum ada peningkatan yang signifikan masalah penumpang keluar kota maupun yang akan datang ke Kota Bogor. Biasanya di menjelang dari pada tanggal 31 baru banyak,&quot; ungkap Budi.

Salah satu sopir bus jurusan Bogor-Pelabuhan Ratu Asep (44) mengaku mendukung upaya petugas yang melakukan ramp chek dan tes urin. Busnya pun selalu menerapkap protokol kesehatan seperti pembatasan kapasitas hingga menyiapkan handsanitizer.

&quot;Ya bagus. Kalau di bus kapasitas kcuma 22 penumpang saja, ada pembatasan. Kita juga sediakan handsanitizer. Sejauh ini semua aman,&quot; ucap Asep.</description><content:encoded>BOGOR - Puluhan bus antar kota antar provinsi (AKAP) menjalani pemeriksaan kendaraan di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor. Hal ini guna memastikan kelaikan kendaraan selama libur Natal dan Tahun Baru 2021.

Kanit Turjawali Satlantas Polresta Bogor Kota Iptu Budi Suratman mengatakan pemeriksaan ini dalam rangka Operasi Lilin Lodaya 2020. Kendaraan bus yang masuk maupun keluar Terminal Baranangsiang diperiksa kelengkapan surat-surat dan kalaikaannya.

&quot;Ini untuk persiapan operasi dari pada Natal dan Tahun Baru kami melaksanakan ramp check bus-bus yang luar kota atau dalam kota,&quot; kata Budi, kepada wartawan di Terminal Baranangsiang, Kota Bogor.

Sejauh ini, pihaknya mendapati adanya tiga bus yang tidak laik jalan dan tidak lengkap surat-suratnya. Petugas pun langsung memberikan surat tilang dan meminta kepada PO bus untuk melengkapinya.

&quot;Ada tiga kendaraan yang tidak sesuai dengan standar makanya kendaraannya dikandangkan dulu di pihak dishub dan diberi surat teguran atau tilangan yang diberikan oleh pihak Dishub,&quot; jelasnya.

Selain itu, petugas juga memeriksa kondisi kesehatan sopir dan kernet bus dengan tes urine. Agar, dipastikan mereka terbebas dari narkoba sehingga membuat penumpang aman dan nyaman.

&quot;Hampir 20 sopir yang udah dicek dengan urine dan cek kesehatan sudah dilaksanakan,&quot; tambahnya.

Di sisi lain, lanjut Budi, sejauh ini kondisi di Terminal Barangsiang terpantau masih mengalami lonjakan penumpang. Diprediksi, lonjakan penumpang baru akan terjadi mendekati Natal maupun Tahun Baru.

Baca Juga :&amp;nbsp;Tiga Pekan Isolasi Mandiri, Anies Baswedan Masih Positif Covid-19

&quot;Sampai saat ini pantuan di Terminal Baranangsiang cukup landai, belum ada peningkatan yang signifikan masalah penumpang keluar kota maupun yang akan datang ke Kota Bogor. Biasanya di menjelang dari pada tanggal 31 baru banyak,&quot; ungkap Budi.

Salah satu sopir bus jurusan Bogor-Pelabuhan Ratu Asep (44) mengaku mendukung upaya petugas yang melakukan ramp chek dan tes urin. Busnya pun selalu menerapkap protokol kesehatan seperti pembatasan kapasitas hingga menyiapkan handsanitizer.

&quot;Ya bagus. Kalau di bus kapasitas kcuma 22 penumpang saja, ada pembatasan. Kita juga sediakan handsanitizer. Sejauh ini semua aman,&quot; ucap Asep.</content:encoded></item></channel></rss>
