<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Epidemiolog Prediksi Virus Corona Varian Baru Sudah Masuk Indonesia</title><description>Epidemiolog menyebut kemungkinan besar virus corona varian baru sudah masuk ke Indonesia.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/26/337/2334011/epidemiolog-prediksi-virus-corona-varian-baru-sudah-masuk-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/26/337/2334011/epidemiolog-prediksi-virus-corona-varian-baru-sudah-masuk-indonesia"/><item><title>Epidemiolog Prediksi Virus Corona Varian Baru Sudah Masuk Indonesia</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/26/337/2334011/epidemiolog-prediksi-virus-corona-varian-baru-sudah-masuk-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/26/337/2334011/epidemiolog-prediksi-virus-corona-varian-baru-sudah-masuk-indonesia</guid><pubDate>Sabtu 26 Desember 2020 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/26/337/2334011/epidemiolog-prediksi-virus-corona-varian-baru-sudah-masuk-indonesia-j0DKOu3v1Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Virus corona (Ilustrasi/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/26/337/2334011/epidemiolog-prediksi-virus-corona-varian-baru-sudah-masuk-indonesia-j0DKOu3v1Z.jpg</image><title>Virus corona (Ilustrasi/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menyebut varian baru virus Covid-19 dari Inggris telah menyebar ke Indonesia.

Dia menduga jenis baru Covid-19 yang lebih mudah menular itu telah ada di Tanah Air lantaran virus tersebut sudah dilaporkan sejak September lalu. Apalagi, Singapura telah mengonfirmasi kasus pertama virus tersebut sudah ada di negaranya.

&quot;Terkait Covid baru ini sangat besar kemungkinan sudah masuk di Indonesia. Karena sudah terjadinya di September dan dilaporkan Desember,&quot; kata Dicky saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (26/12/2020).

Dia mengatakan, mutasi virus corona yang lebih ganas itu belum ditemukan di Indonesia lantaran jumlah testing dan sistem deteksi dini Covid-19 Indonesia belum memadai.

Selain itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sistem pengetatan di perbatasan dan pintu masuk Indonesia yang relatif longgar  juga berpotensi mengakibatkan virus tersebut telah berada di Tanah Air.

&quot;Memang ini tidak menyebabkan keparahan besar. Tapi dengan semakin efektif dan efesiennya dia melakukan replikasi dan infeksi ini akan berdampak pada sistem pelayanan kesehatan,&quot; jelas Dicky.

Dicky menegaskan, pandemi Covid-19 Indonesia belum terkendali. Sehingga, varian baru Covid-19 berpotensi mengganggu keberhasilan program vaksinasi Covid-19 ke depan.

Baca Juga : Wamenkes Minta Media Angkat Isu Positif Ketimbang soal Mutasi Corona Inggris

&quot;Dan ini akan mengganggu dari keberhasilan program vaksinasi. Tapi menganggu vaksin Covid-19 ya belum tentu. Tapi kalau mengganggu program vaksinasi ya jelas karena meningkatkan angka reproduksi dengan misalnya angka 2  bisa jadi 3,&quot; tuturnya.




Menurut Dicky, varian baru Covid-19 berdampak pada harus semakin tinggi dan terencananya efikasi vaksin Covid-19.

Varian baru Covid-19 juga bakal menyerang kelompok produktif dan aktif sehingga semakin memberatkan situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Baca Juga : Anggaran Vaksin Covid-19 Rp73 Triliun, Istana: Investasi untuk Keberlangsungan NKRI

&quot;Ini menambah lagi memberatkan dan memperburuk pandemi kita. Saya tidak menakut-nakuti tapi itulah yang harus direspons,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menyebut varian baru virus Covid-19 dari Inggris telah menyebar ke Indonesia.

Dia menduga jenis baru Covid-19 yang lebih mudah menular itu telah ada di Tanah Air lantaran virus tersebut sudah dilaporkan sejak September lalu. Apalagi, Singapura telah mengonfirmasi kasus pertama virus tersebut sudah ada di negaranya.

&quot;Terkait Covid baru ini sangat besar kemungkinan sudah masuk di Indonesia. Karena sudah terjadinya di September dan dilaporkan Desember,&quot; kata Dicky saat dikonfirmasi Okezone, Sabtu (26/12/2020).

Dia mengatakan, mutasi virus corona yang lebih ganas itu belum ditemukan di Indonesia lantaran jumlah testing dan sistem deteksi dini Covid-19 Indonesia belum memadai.

Selain itu, kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan sistem pengetatan di perbatasan dan pintu masuk Indonesia yang relatif longgar  juga berpotensi mengakibatkan virus tersebut telah berada di Tanah Air.

&quot;Memang ini tidak menyebabkan keparahan besar. Tapi dengan semakin efektif dan efesiennya dia melakukan replikasi dan infeksi ini akan berdampak pada sistem pelayanan kesehatan,&quot; jelas Dicky.

Dicky menegaskan, pandemi Covid-19 Indonesia belum terkendali. Sehingga, varian baru Covid-19 berpotensi mengganggu keberhasilan program vaksinasi Covid-19 ke depan.

Baca Juga : Wamenkes Minta Media Angkat Isu Positif Ketimbang soal Mutasi Corona Inggris

&quot;Dan ini akan mengganggu dari keberhasilan program vaksinasi. Tapi menganggu vaksin Covid-19 ya belum tentu. Tapi kalau mengganggu program vaksinasi ya jelas karena meningkatkan angka reproduksi dengan misalnya angka 2  bisa jadi 3,&quot; tuturnya.




Menurut Dicky, varian baru Covid-19 berdampak pada harus semakin tinggi dan terencananya efikasi vaksin Covid-19.

Varian baru Covid-19 juga bakal menyerang kelompok produktif dan aktif sehingga semakin memberatkan situasi pandemi Covid-19 di Tanah Air.

Baca Juga : Anggaran Vaksin Covid-19 Rp73 Triliun, Istana: Investasi untuk Keberlangsungan NKRI

&quot;Ini menambah lagi memberatkan dan memperburuk pandemi kita. Saya tidak menakut-nakuti tapi itulah yang harus direspons,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
