<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Mesum Nakes dan Pasien Wisma Atlet, Bahasan LGBT di Twitter Tembus 50 Ribu   </title><description>'LGBT' kini ramai dibahas media sosial. Beragam pro dan kontra mewarnai pembahasan 'LGBT' hingga menjadi trending topic</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/27/337/2334583/kasus-mesum-nakes-dan-pasien-wisma-atlet-bahasan-lgbt-di-twitter-tembus-50-ribu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/27/337/2334583/kasus-mesum-nakes-dan-pasien-wisma-atlet-bahasan-lgbt-di-twitter-tembus-50-ribu"/><item><title>Kasus Mesum Nakes dan Pasien Wisma Atlet, Bahasan LGBT di Twitter Tembus 50 Ribu   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/27/337/2334583/kasus-mesum-nakes-dan-pasien-wisma-atlet-bahasan-lgbt-di-twitter-tembus-50-ribu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/27/337/2334583/kasus-mesum-nakes-dan-pasien-wisma-atlet-bahasan-lgbt-di-twitter-tembus-50-ribu</guid><pubDate>Minggu 27 Desember 2020 18:01 WIB</pubDate><dc:creator>Bima Setiyadi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/27/337/2334583/kasus-mesum-nakes-dan-pasien-wisma-atlet-bahasan-lgbt-di-twitter-tembus-50-ribu-TYjKQxi6of.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/27/337/2334583/kasus-mesum-nakes-dan-pasien-wisma-atlet-bahasan-lgbt-di-twitter-tembus-50-ribu-TYjKQxi6of.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - 'LGBT' kini ramai dibahas media sosial. Beragam pro dan kontra mewarnai pembahasan 'LGBT' hingga menjadi trending topic. Sedikitnya lebih dari 49 ribu warganet menuliskan 'LGBT'dalam twiiternya.

LGBT sendiri adalah akronim dari &quot;lesbian, gay, biseksual, dan transgender&quot;. Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa &quot;komunitas gay&quot; karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Sebut Pasien Wisma Atlet Sebar Konten Asusila di 3 Akun&amp;nbsp;
Dalam Twiiter, Bahasan 'LGBT' itu hadir karena adanya perisitiwa kasus mesum Oknum Tenaga Kesehatan dan Pasien Covid-19 di wisma atlet, Jakarta.

&quot;Yang salah kelakuan nya pas karantina masih ae mikir ngewe . Bukan #LGBT  Nya menurutku . Kalo #LGBT terkesan suatu kelompok yg salah . Tapi banyak banget yg jadi ngehina #LGBT kesannya padahal mah ya urusannya masing2,&quot; tulis akun @LailaSukma12 yang dikutip Minggu (27/12/2020)
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ini Alasan Polisi Jadikan Pasien RSD Wisma Atlet Jadi Tersangka Mesum&amp;nbsp;
&quot;Kayaknya yang kenak corona di wisma atlet di servis ya sama perawatnya cuakakaka, 1 berita viral kicep tu orang disana rahasia terbongkar haha&quot; mereka aja selow2 aja, sementara kita disuruh ikuti protocol wkwk #LGBT,&quot; sambung akun @cunlayyy

&quot;Mslh hubungan seksual pasien &amp;amp; Nakes di Wisma Atlet adlh profesionalisme, potensi melanggar kode etik profesi. Malah, bahasan media adlh &quot;asusila&quot;, &quot;mesum&quot;, dan &quot;LGBT&quot;. Kasus malah dibawa ke polisi, bukan majelis etik. Mau pidana apa? UU ITE? UU Pornografi? UU Karantina? Absurd,&quot; tulis akun @RodriChen

Diketahui sebelumnya, Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS mengatakan bahwa benar telah terjadi insiden asusila sesama jenis antara oknum tenaga kesehatan dan pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet. Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) pelaksana operasional RSD Wisma Atlet telah menangkap kedua terduga pelaku.</description><content:encoded>JAKARTA - 'LGBT' kini ramai dibahas media sosial. Beragam pro dan kontra mewarnai pembahasan 'LGBT' hingga menjadi trending topic. Sedikitnya lebih dari 49 ribu warganet menuliskan 'LGBT'dalam twiiternya.

LGBT sendiri adalah akronim dari &quot;lesbian, gay, biseksual, dan transgender&quot;. Istilah ini digunakan semenjak tahun 1990-an dan menggantikan frasa &quot;komunitas gay&quot; karena istilah ini lebih mewakili kelompok-kelompok yang telah disebutkan.
&amp;nbsp;Baca juga:&amp;nbsp;Polisi Sebut Pasien Wisma Atlet Sebar Konten Asusila di 3 Akun&amp;nbsp;
Dalam Twiiter, Bahasan 'LGBT' itu hadir karena adanya perisitiwa kasus mesum Oknum Tenaga Kesehatan dan Pasien Covid-19 di wisma atlet, Jakarta.

&quot;Yang salah kelakuan nya pas karantina masih ae mikir ngewe . Bukan #LGBT  Nya menurutku . Kalo #LGBT terkesan suatu kelompok yg salah . Tapi banyak banget yg jadi ngehina #LGBT kesannya padahal mah ya urusannya masing2,&quot; tulis akun @LailaSukma12 yang dikutip Minggu (27/12/2020)
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ini Alasan Polisi Jadikan Pasien RSD Wisma Atlet Jadi Tersangka Mesum&amp;nbsp;
&quot;Kayaknya yang kenak corona di wisma atlet di servis ya sama perawatnya cuakakaka, 1 berita viral kicep tu orang disana rahasia terbongkar haha&quot; mereka aja selow2 aja, sementara kita disuruh ikuti protocol wkwk #LGBT,&quot; sambung akun @cunlayyy

&quot;Mslh hubungan seksual pasien &amp;amp; Nakes di Wisma Atlet adlh profesionalisme, potensi melanggar kode etik profesi. Malah, bahasan media adlh &quot;asusila&quot;, &quot;mesum&quot;, dan &quot;LGBT&quot;. Kasus malah dibawa ke polisi, bukan majelis etik. Mau pidana apa? UU ITE? UU Pornografi? UU Karantina? Absurd,&quot; tulis akun @RodriChen

Diketahui sebelumnya, Kapendam Jaya Letnan Kolonel Arh Herwin BS mengatakan bahwa benar telah terjadi insiden asusila sesama jenis antara oknum tenaga kesehatan dan pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet. Kodam Jaya selaku Komando Tugas Gabungan Terpadu (Kogasgabpad) pelaksana operasional RSD Wisma Atlet telah menangkap kedua terduga pelaku.</content:encoded></item></channel></rss>
