<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disuntik 5 Kali Dosis Vaksin Corona, 4 Pekerja Jerman Masuk Rumah Sakit</title><description>Para pekerja itu dirawat dengan gejala seperti Covid-19.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/29/18/2335480/disuntik-5-kali-dosis-vaksin-corona-4-pekerja-jerman-masuk-rumah-sakit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/29/18/2335480/disuntik-5-kali-dosis-vaksin-corona-4-pekerja-jerman-masuk-rumah-sakit"/><item><title>Disuntik 5 Kali Dosis Vaksin Corona, 4 Pekerja Jerman Masuk Rumah Sakit</title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/29/18/2335480/disuntik-5-kali-dosis-vaksin-corona-4-pekerja-jerman-masuk-rumah-sakit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/29/18/2335480/disuntik-5-kali-dosis-vaksin-corona-4-pekerja-jerman-masuk-rumah-sakit</guid><pubDate>Selasa 29 Desember 2020 10:42 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/29/18/2335480/disuntik-5-kali-dosis-vaksin-corona-4-pekerja-jerman-masuk-rumah-sakit-8AfUnDHB1X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/29/18/2335480/disuntik-5-kali-dosis-vaksin-corona-4-pekerja-jerman-masuk-rumah-sakit-8AfUnDHB1X.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Reuters)</title></images><description>BERLIN - Delapan pekerja panti jompo di Stralsund, Jerman menerima inokulasi vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech lima kali lebih banyak dari dosis normal, membuat empat dari  mereka dirawat di rumah sakit dengan gejala Covid-19. Meski begitu, Pfizer-BioNTech bersikeras bahwa dosis tinggi itu aman.
Para karyawan itu tak sengaja menerima lima kali lipat dosis suntikan 30 mikrogram (mcg), yang baru-baru ini dinamai Comirnaty. Administrator Distrik Vorpommern-R&amp;uuml;gen, Stefan Kerth pada Senin (28/12/2020) mengatakan bahwa empat dari delapan perawat itu di rumah sakit sebagai &quot;tindakan pencegahan&quot; setelah mengalami gejala seperti flu (dan seperti Covid-19).
BACA JUGA: Kaleidoskop 2020: 10 Momen Penting Mengubah Asia Selain Virus Corona
&quot;Saya sangat menyesali kejadian ini,&quot; kata Kerth kepada wartawan sebagaimana dilansir RT. Dia mengungkapkan &quot;harapan&quot; bahwa &quot;mereka yang terkena dampak tidak menderita efek samping yang serius.&quot;
Sementara dosis yang diresepkan untuk Comirnaty hanya 30mcg, juru bicara BioNTech bersikeras para peneliti telah bereksperimen dengan &quot;peningkatan dosis&quot; selama uji klinis dan menemukan dosis sebanyak 100mcg dapat ditoleransi tanpa &quot;konsekuensi serius&quot;.
BACA JUGA: Laporkan Langsung Awal Kemunculan Virus Corona, Jurnalis Dihukum 4 Tahun Bui
Namun, lima kali dosis normal berarti para pekerja menerima dosis 150mcg, setengah kali lebih banyak dari 100mcg overdosis, dan tidak jelas apakah ada uji klinis yang menguji dosis tinggi tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOC8xLzEyNjU1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Para pekerja yang mendapat suntikan overdosis terdiri dari tujuh wanita dan satu pria, semuanya berusia antara 38 tahun dan 54 tahun. Vaksin ini pertama-tama diberikan kepada penghuni panti jompo lansia dan karyawan di fasilitas tersebut, dengan peluncuran untuk populasi umum akan dimulai tahun depan.
</description><content:encoded>BERLIN - Delapan pekerja panti jompo di Stralsund, Jerman menerima inokulasi vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTech lima kali lebih banyak dari dosis normal, membuat empat dari  mereka dirawat di rumah sakit dengan gejala Covid-19. Meski begitu, Pfizer-BioNTech bersikeras bahwa dosis tinggi itu aman.
Para karyawan itu tak sengaja menerima lima kali lipat dosis suntikan 30 mikrogram (mcg), yang baru-baru ini dinamai Comirnaty. Administrator Distrik Vorpommern-R&amp;uuml;gen, Stefan Kerth pada Senin (28/12/2020) mengatakan bahwa empat dari delapan perawat itu di rumah sakit sebagai &quot;tindakan pencegahan&quot; setelah mengalami gejala seperti flu (dan seperti Covid-19).
BACA JUGA: Kaleidoskop 2020: 10 Momen Penting Mengubah Asia Selain Virus Corona
&quot;Saya sangat menyesali kejadian ini,&quot; kata Kerth kepada wartawan sebagaimana dilansir RT. Dia mengungkapkan &quot;harapan&quot; bahwa &quot;mereka yang terkena dampak tidak menderita efek samping yang serius.&quot;
Sementara dosis yang diresepkan untuk Comirnaty hanya 30mcg, juru bicara BioNTech bersikeras para peneliti telah bereksperimen dengan &quot;peningkatan dosis&quot; selama uji klinis dan menemukan dosis sebanyak 100mcg dapat ditoleransi tanpa &quot;konsekuensi serius&quot;.
BACA JUGA: Laporkan Langsung Awal Kemunculan Virus Corona, Jurnalis Dihukum 4 Tahun Bui
Namun, lima kali dosis normal berarti para pekerja menerima dosis 150mcg, setengah kali lebih banyak dari 100mcg overdosis, dan tidak jelas apakah ada uji klinis yang menguji dosis tinggi tersebut.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8yOC8xLzEyNjU1OS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Para pekerja yang mendapat suntikan overdosis terdiri dari tujuh wanita dan satu pria, semuanya berusia antara 38 tahun dan 54 tahun. Vaksin ini pertama-tama diberikan kepada penghuni panti jompo lansia dan karyawan di fasilitas tersebut, dengan peluncuran untuk populasi umum akan dimulai tahun depan.
</content:encoded></item></channel></rss>
