<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Kasus Covid-19 di Jakarta Masih Tinggi, PDIP Minta Pergerakan Warga Dibatasi   </title><description>Ketua Fraksi DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai Pemprov DKI Jakarta harus membatasi pergerakan masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/29/338/2335414/kasus-covid-19-di-jakarta-masih-tinggi-pdip-minta-pergerakan-warga-dibatasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/29/338/2335414/kasus-covid-19-di-jakarta-masih-tinggi-pdip-minta-pergerakan-warga-dibatasi"/><item><title> Kasus Covid-19 di Jakarta Masih Tinggi, PDIP Minta Pergerakan Warga Dibatasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/29/338/2335414/kasus-covid-19-di-jakarta-masih-tinggi-pdip-minta-pergerakan-warga-dibatasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/29/338/2335414/kasus-covid-19-di-jakarta-masih-tinggi-pdip-minta-pergerakan-warga-dibatasi</guid><pubDate>Selasa 29 Desember 2020 09:05 WIB</pubDate><dc:creator>Harits Tryan Akhmad</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/29/338/2335414/kasus-covid-19-di-jakarta-masih-tinggi-pdip-minta-pergerakan-warga-dibatasi-fbf0VWcdw3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/29/338/2335414/kasus-covid-19-di-jakarta-masih-tinggi-pdip-minta-pergerakan-warga-dibatasi-fbf0VWcdw3.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Ketua Fraksi DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai Pemprov DKI Jakarta harus membatasi pergerakan masyarakat, di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut menyusul masih tingginya kasus harian Covid-19 di Ibu Kota.

&amp;ldquo;Langkah pembatasan pergerakan warga yang meski dilakukan oleh Pemprov,&amp;rdquo; kata Gembong saat dihubungi Okezone, Selasa (29/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Melonjak, MUI: Disiplin Prokes baik untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Selain membatasi pergerakan masyarakat, kata Gembong, penegakan secara ketat dan konsisten mengenai protokol kesehatan di masyarakat khususnya.

&amp;ldquo;Membangun keterlibatan warga ibukota bersama pemprov dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, dan menjadikan prokes sebagai vaksin Covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemprov DKI Siapkan Lokasi Baru untuk Makam Korban Covid-19
Kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah pada hari ini, Senin 28 Desember 2020 sebanyak 5.854 kasus. Sehingga akumulasi kasus sebanyak 719.219.

Adapun provinsi DKI Jakarta menyumbang kasus baru Covid-19 sebanyak 1.678, disusul dengan Jawa Tengah 977 kasus dan Jawa Timur 784 kasus.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Fraksi DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono menilai Pemprov DKI Jakarta harus membatasi pergerakan masyarakat, di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut menyusul masih tingginya kasus harian Covid-19 di Ibu Kota.

&amp;ldquo;Langkah pembatasan pergerakan warga yang meski dilakukan oleh Pemprov,&amp;rdquo; kata Gembong saat dihubungi Okezone, Selasa (29/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Melonjak, MUI: Disiplin Prokes baik untuk Diri Sendiri dan Keluarga
Selain membatasi pergerakan masyarakat, kata Gembong, penegakan secara ketat dan konsisten mengenai protokol kesehatan di masyarakat khususnya.

&amp;ldquo;Membangun keterlibatan warga ibukota bersama pemprov dalam memutus rantai penyebaran Covid-19, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat, dan menjadikan prokes sebagai vaksin Covid-19,&amp;rdquo; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Pemprov DKI Siapkan Lokasi Baru untuk Makam Korban Covid-19
Kasus positif Covid-19 di Tanah Air kembali bertambah pada hari ini, Senin 28 Desember 2020 sebanyak 5.854 kasus. Sehingga akumulasi kasus sebanyak 719.219.

Adapun provinsi DKI Jakarta menyumbang kasus baru Covid-19 sebanyak 1.678, disusul dengan Jawa Tengah 977 kasus dan Jawa Timur 784 kasus.</content:encoded></item></channel></rss>
