<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ketika Pemerintah Tampilkan Video Habib Rizieq Dukung ISIS dan Simulasi Potong Leher   </title><description>Pemerintah secara resmi telah melarang berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat FPI.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/30/337/2336402/ketika-pemerintah-tampilkan-video-habib-rizieq-dukung-isis-dan-simulasi-potong-leher</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/30/337/2336402/ketika-pemerintah-tampilkan-video-habib-rizieq-dukung-isis-dan-simulasi-potong-leher"/><item><title>Ketika Pemerintah Tampilkan Video Habib Rizieq Dukung ISIS dan Simulasi Potong Leher   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/30/337/2336402/ketika-pemerintah-tampilkan-video-habib-rizieq-dukung-isis-dan-simulasi-potong-leher</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/30/337/2336402/ketika-pemerintah-tampilkan-video-habib-rizieq-dukung-isis-dan-simulasi-potong-leher</guid><pubDate>Rabu 30 Desember 2020 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Riezky Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/30/337/2336402/ketika-pemerintah-tampilkan-video-habib-rizieq-dukung-isis-dan-simulasi-potong-leher-mPbrAoRJXR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (foto: Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/30/337/2336402/ketika-pemerintah-tampilkan-video-habib-rizieq-dukung-isis-dan-simulasi-potong-leher-mPbrAoRJXR.jpg</image><title>Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (foto: Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah secara resmi telah melarang berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI). Pelarangan tersebut resmi terhitung sejak hari ini Rabu (30/12/2020).

Alasan serta aturan yang berkaitan dengan pelarangan FPI tertuang dalam tujuh poin Surat Keputusan Bersama enam Kepala Kementerian/Lembaga yang dibacakan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Hiariej.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;FPI Solo: Kita Masih Bisa Jalankan Perintah Allah, Bukan Perintah Mahfud
Setelahnya, Menko Polhukam Mahfud MD menampilkan cuplikan video yang telah dirangkum terkait dengan dukungan FPI terhadap organisasi terorisme, ISIS.

&quot;Silahkan ada sedikit tiga menit ini, ada gambar-gambar pendukung,&quot; ungkap Mahfud dalam konferensi persnya, Rabu (30/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;FPI Dibubarkan, Habib Rizieq: Saya Bentuk Lagi Front Penjaga Islam!
Di awal video, menampilkan orasi Habib Rizieq tetkait dengan cita-cita ISIS untuk menegakkan syariat Islam. Menurut Rizieq, hal baik seperti itu haruslah diakui dan didukung.

&quot;Apa yang baik dari ISIS kita akui. Cita-cita mulianya menegakkan syariat Islam, hal yang baik. Cita-cita mulianya menegakkan khilafah Islamiyyah adalah hal yang baik,&quot; ucap Rizieq dalan video tersebut.

&quot;Cita-citanya melawan kezaliman Amerika Serikat dan sekutunya cita-cita yang baik. Saya tanya, kalau hal-hal yang baik dukung tidak? Takbir&quot; sambung Rizieq yang dijawab takbir oleh para pengikutnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8zMC8xLzEyNjY2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahkan, Rizieq meminta kepada pengikutnya agar jangan sampai diadu domba dengan ISIS. Menurutnya, tindakan memusuhi ISIS tidak akan pernah terjadi dan dilakukan oleh FPI.

&quot;Kalau pemerintah zalim, tentara jahat, polisi jahat, main tangkap, main tembak, rakyat hartanya dijarah, tamahnya dirampas. Syariat Islam disingkirkan, saya mau tanya besok perlu ada ISIS tidak? Perlu ISIS tidak?,&quot; tanya Rizieq ke pengikutnya yang kemudian dijawab perlu.

Di samping itu, pemerintah juga menampilkan video anggota FPI yang mendukung pembaiatan massal ISIS di Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian itu terjadi sekira lima tahun silam, tepatnya 25 Januari 2015.

Dalam video tersebut ditampilkan ada seorang yang sedang memimpin banyak orang mengucapkan sebuah kalimat. Terlihat di lokasi terpampang bendera ISIS.

Selanjutnya, ada cuplikan video orasi Habib Rizieq yang berbicara terkait dengan konflik agama yang terjadi di Poso-Ambon. Dalam orasi tersebut, Habib Rizieq menyebut pihaknya memikiki berbagai senjata tajam, senjata api, dan juga amunisi untuk melakukan perang tujuh hari tujuh malam di Poso.

&quot;Polisi lari, tentara lari, ribuan orang Kristen mai saudara, mereka lari tebirit-birit lari ketakutan teriak-teriak minta tolong kepada Amerika, minta damai ke pemerintah pusat, Biad*b,&quot; tegas Rizieq.

Tak hanya itu, ditampilkan juga para anggota FPI yang tengah melakukan latihan atau simulasi potong leher. Diduga kegiatan itu terjadi saat DPC FPI-LPI Macan Proppo Pamekasan yang ketiga.

Terlihat dari video tersebut ada seorang pria mengenakan pakaian serba putih dengan sarung yang digantung di pundaknya melakukan simulasi pemotongan leher terhadap para pemuda yang tengah duduk.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah secara resmi telah melarang berbagai macam kegiatan yang dilakukan oleh organisasi masyarakat Front Pembela Islam (FPI). Pelarangan tersebut resmi terhitung sejak hari ini Rabu (30/12/2020).

Alasan serta aturan yang berkaitan dengan pelarangan FPI tertuang dalam tujuh poin Surat Keputusan Bersama enam Kepala Kementerian/Lembaga yang dibacakan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Edward Hiariej.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;FPI Solo: Kita Masih Bisa Jalankan Perintah Allah, Bukan Perintah Mahfud
Setelahnya, Menko Polhukam Mahfud MD menampilkan cuplikan video yang telah dirangkum terkait dengan dukungan FPI terhadap organisasi terorisme, ISIS.

&quot;Silahkan ada sedikit tiga menit ini, ada gambar-gambar pendukung,&quot; ungkap Mahfud dalam konferensi persnya, Rabu (30/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;FPI Dibubarkan, Habib Rizieq: Saya Bentuk Lagi Front Penjaga Islam!
Di awal video, menampilkan orasi Habib Rizieq tetkait dengan cita-cita ISIS untuk menegakkan syariat Islam. Menurut Rizieq, hal baik seperti itu haruslah diakui dan didukung.

&quot;Apa yang baik dari ISIS kita akui. Cita-cita mulianya menegakkan syariat Islam, hal yang baik. Cita-cita mulianya menegakkan khilafah Islamiyyah adalah hal yang baik,&quot; ucap Rizieq dalan video tersebut.

&quot;Cita-citanya melawan kezaliman Amerika Serikat dan sekutunya cita-cita yang baik. Saya tanya, kalau hal-hal yang baik dukung tidak? Takbir&quot; sambung Rizieq yang dijawab takbir oleh para pengikutnya.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8zMC8xLzEyNjY2OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Bahkan, Rizieq meminta kepada pengikutnya agar jangan sampai diadu domba dengan ISIS. Menurutnya, tindakan memusuhi ISIS tidak akan pernah terjadi dan dilakukan oleh FPI.

&quot;Kalau pemerintah zalim, tentara jahat, polisi jahat, main tangkap, main tembak, rakyat hartanya dijarah, tamahnya dirampas. Syariat Islam disingkirkan, saya mau tanya besok perlu ada ISIS tidak? Perlu ISIS tidak?,&quot; tanya Rizieq ke pengikutnya yang kemudian dijawab perlu.

Di samping itu, pemerintah juga menampilkan video anggota FPI yang mendukung pembaiatan massal ISIS di Makassar, Sulawesi Selatan. Kejadian itu terjadi sekira lima tahun silam, tepatnya 25 Januari 2015.

Dalam video tersebut ditampilkan ada seorang yang sedang memimpin banyak orang mengucapkan sebuah kalimat. Terlihat di lokasi terpampang bendera ISIS.

Selanjutnya, ada cuplikan video orasi Habib Rizieq yang berbicara terkait dengan konflik agama yang terjadi di Poso-Ambon. Dalam orasi tersebut, Habib Rizieq menyebut pihaknya memikiki berbagai senjata tajam, senjata api, dan juga amunisi untuk melakukan perang tujuh hari tujuh malam di Poso.

&quot;Polisi lari, tentara lari, ribuan orang Kristen mai saudara, mereka lari tebirit-birit lari ketakutan teriak-teriak minta tolong kepada Amerika, minta damai ke pemerintah pusat, Biad*b,&quot; tegas Rizieq.

Tak hanya itu, ditampilkan juga para anggota FPI yang tengah melakukan latihan atau simulasi potong leher. Diduga kegiatan itu terjadi saat DPC FPI-LPI Macan Proppo Pamekasan yang ketiga.

Terlihat dari video tersebut ada seorang pria mengenakan pakaian serba putih dengan sarung yang digantung di pundaknya melakukan simulasi pemotongan leher terhadap para pemuda yang tengah duduk.
</content:encoded></item></channel></rss>
