<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Media Asing Soroti Aksi Kemanusiaan FPI Pasca-Dibubarkan Pemerintah   </title><description>Pemerintah resmi membubarkan ormas FPI. Pelarangan tersebut tertuang dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tertanggal 23 Desember.</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/30/337/2336580/media-asing-soroti-aksi-kemanusiaan-fpi-pasca-dibubarkan-pemerintah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/30/337/2336580/media-asing-soroti-aksi-kemanusiaan-fpi-pasca-dibubarkan-pemerintah"/><item><title> Media Asing Soroti Aksi Kemanusiaan FPI Pasca-Dibubarkan Pemerintah   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/30/337/2336580/media-asing-soroti-aksi-kemanusiaan-fpi-pasca-dibubarkan-pemerintah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/30/337/2336580/media-asing-soroti-aksi-kemanusiaan-fpi-pasca-dibubarkan-pemerintah</guid><pubDate>Rabu 30 Desember 2020 19:43 WIB</pubDate><dc:creator>INews.id</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/30/337/2336580/media-asing-soroti-aksi-kemanusiaan-fpi-pasca-dibubarkan-pemerintah-YqVE6u1KWQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (foto: Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/30/337/2336580/media-asing-soroti-aksi-kemanusiaan-fpi-pasca-dibubarkan-pemerintah-YqVE6u1KWQ.jpg</image><title>Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab (foto: Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah resmi membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI). Pelarangan tersebut tertuang dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tertanggal 23 Desember tahun 2014 yang mencabut legal standing (kedudukan hukum) organisasi masyarakat tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengumumkan larangan atas seluruh aktivitas FPI saat konferensi pers bersama dengan 10 petinggi Kementerian dan Lembaga, Rabu (30/12/2020) di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat.

Pembubaran ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab itu pun mendapat sorotan media asing. Salah satunya kantor berita Internasional yang berbasis di London, Inggris, Reuters.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polri Larang Segala Aktivitas dan Pengunaan Atribut FPI&amp;nbsp;
Menurut media itu, keputusan pemerintah melarang FPI semakin membuka peluang meningkatnya ketegangan politik di Indonesia.

&amp;ldquo;Larangan (kegiatan FPI) itu muncul setelah kembalinya tokoh spiritual kelompok itu, Rizieq Shihab, dari pengasingan diri di Arab Saudi bulan lalu,&amp;rdquo; tulis Reuters dalam berita bertajuk Indonesia's banned Islamic group has seen its influence rising, Rabu (30/12/2020).
&amp;ldquo;(Kepulangan Rizieq) menyebabkan kekhawatiran di pemerintahan bahwa dia dapat memanfaatkan kekuatan oposisi terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), menggunakan Islam sebagai seruan (untuk menggalang dukungan),&amp;rdquo; ungkap media Barat itu.
Baca juga:&amp;nbsp;Markas FPI Dikunci Polisi, Habib Rizieq Terancam Gagal Raih Gelar Doktor
Dalam berita yang sama, Reuters juga menuliskan sejumlah aktivitas FPI sejak didirikan lebih dari dua dekade lalu. Di antaranya adalah, ormas itu pernah memaksa pembatalan konser Lady Gaga di Indonesia. Media itu bahkan menuliskan, FPI dalam gerakannya juga mengembangkan reputasi sebagai organisasi yang suka menggerebek tempat-tempat hiburan seperti bar dan rumah bordil.

&amp;ldquo;Dia (FPI) juga terlibat dalam kegiatan kemanusiaan pascaterjadinya berbagai bencana alam,&amp;rdquo; tulis Reuters.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8zMC8xLzEyNjY5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Masih dalam berita yang sama, Reuters mengungkapkan, pengaruh politik FPI kian meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2016, organisasi itu memainkan peran penting dalam gerakan massa untuk memprotes kasus penistaan agama Islam oleh Gubernur DKI Jakarta ketika itu, Basuki Tjahaja Prunama alias Ahok.

&amp;ldquo;Namun, demonstrasi pada 2016 yang dipelopori oleh FPI dan kelompok Islam lainnya, menunjukkan agama mengambil peran politik yang semakin menonjol (di Indonesia),&amp;rdquo; tulis Reuters.

Bahkan, kata media itu, Jokowi pun sampai-sampai menunjuk ulama senior Ma&amp;rsquo;ruf Amin sebagai cawapresnya di Pemilu 2019. Langkah Jokowi tersebut secara luas dipandang sebagai upaya sang petahana untuk menarik pemilih dari segmen kelompok Islam.

&amp;ldquo;Meskipun keputusan untuk melarang FPI secara hukum masuk akal, para analis mengatakan langkah tersebut dapat menjadi bumerang dan hanya mengarah pada perulangan baru,&amp;rdquo; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah resmi membubarkan ormas Front Pembela Islam (FPI). Pelarangan tersebut tertuang dalam putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tertanggal 23 Desember tahun 2014 yang mencabut legal standing (kedudukan hukum) organisasi masyarakat tersebut.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengumumkan larangan atas seluruh aktivitas FPI saat konferensi pers bersama dengan 10 petinggi Kementerian dan Lembaga, Rabu (30/12/2020) di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat.

Pembubaran ormas pimpinan Habib Rizieq Shihab itu pun mendapat sorotan media asing. Salah satunya kantor berita Internasional yang berbasis di London, Inggris, Reuters.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Polri Larang Segala Aktivitas dan Pengunaan Atribut FPI&amp;nbsp;
Menurut media itu, keputusan pemerintah melarang FPI semakin membuka peluang meningkatnya ketegangan politik di Indonesia.

&amp;ldquo;Larangan (kegiatan FPI) itu muncul setelah kembalinya tokoh spiritual kelompok itu, Rizieq Shihab, dari pengasingan diri di Arab Saudi bulan lalu,&amp;rdquo; tulis Reuters dalam berita bertajuk Indonesia's banned Islamic group has seen its influence rising, Rabu (30/12/2020).
&amp;ldquo;(Kepulangan Rizieq) menyebabkan kekhawatiran di pemerintahan bahwa dia dapat memanfaatkan kekuatan oposisi terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi), menggunakan Islam sebagai seruan (untuk menggalang dukungan),&amp;rdquo; ungkap media Barat itu.
Baca juga:&amp;nbsp;Markas FPI Dikunci Polisi, Habib Rizieq Terancam Gagal Raih Gelar Doktor
Dalam berita yang sama, Reuters juga menuliskan sejumlah aktivitas FPI sejak didirikan lebih dari dua dekade lalu. Di antaranya adalah, ormas itu pernah memaksa pembatalan konser Lady Gaga di Indonesia. Media itu bahkan menuliskan, FPI dalam gerakannya juga mengembangkan reputasi sebagai organisasi yang suka menggerebek tempat-tempat hiburan seperti bar dan rumah bordil.

&amp;ldquo;Dia (FPI) juga terlibat dalam kegiatan kemanusiaan pascaterjadinya berbagai bencana alam,&amp;rdquo; tulis Reuters.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8xMi8zMC8xLzEyNjY5Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Masih dalam berita yang sama, Reuters mengungkapkan, pengaruh politik FPI kian meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2016, organisasi itu memainkan peran penting dalam gerakan massa untuk memprotes kasus penistaan agama Islam oleh Gubernur DKI Jakarta ketika itu, Basuki Tjahaja Prunama alias Ahok.

&amp;ldquo;Namun, demonstrasi pada 2016 yang dipelopori oleh FPI dan kelompok Islam lainnya, menunjukkan agama mengambil peran politik yang semakin menonjol (di Indonesia),&amp;rdquo; tulis Reuters.

Bahkan, kata media itu, Jokowi pun sampai-sampai menunjuk ulama senior Ma&amp;rsquo;ruf Amin sebagai cawapresnya di Pemilu 2019. Langkah Jokowi tersebut secara luas dipandang sebagai upaya sang petahana untuk menarik pemilih dari segmen kelompok Islam.

&amp;ldquo;Meskipun keputusan untuk melarang FPI secara hukum masuk akal, para analis mengatakan langkah tersebut dapat menjadi bumerang dan hanya mengarah pada perulangan baru,&amp;rdquo; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
