<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Dinilai Lambat Tangani Covid-19, Bima Arya Evaluasi Dinas Kesehatan   </title><description>Wali Kota Bogor, Bima Arya menilai kinerja dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor lambat dalam pengananan Covid-19.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/30/338/2336614/dinilai-lambat-tangani-covid-19-bima-arya-evaluasi-dinas-kesehatan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2020/12/30/338/2336614/dinilai-lambat-tangani-covid-19-bima-arya-evaluasi-dinas-kesehatan"/><item><title> Dinilai Lambat Tangani Covid-19, Bima Arya Evaluasi Dinas Kesehatan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2020/12/30/338/2336614/dinilai-lambat-tangani-covid-19-bima-arya-evaluasi-dinas-kesehatan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2020/12/30/338/2336614/dinilai-lambat-tangani-covid-19-bima-arya-evaluasi-dinas-kesehatan</guid><pubDate>Rabu 30 Desember 2020 21:08 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/12/30/338/2336614/dinilai-lambat-tangani-covid-19-bima-arya-evaluasi-dinas-kesehatan-1AbMGsAQCv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Okezone.com/Putra RA)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/12/30/338/2336614/dinilai-lambat-tangani-covid-19-bima-arya-evaluasi-dinas-kesehatan-1AbMGsAQCv.jpg</image><title>Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto : Okezone.com/Putra RA)</title></images><description>BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya menilai kinerja dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor lambat dalam pengananan Covid-19. Seharusnya, instansi kesehatan itu bergerak cepat melakukan proses tracing, testing dan treatmen terhadap warganya.

&quot;Dinkes tidak cepat. Saya liat prosesnya sangat lambat, dinkes itu harusnya bisa gerak cepat untuk memperkuat tracing, testing dan tretmen,&quot; kata Bima Arya, di Balai Kota Bogor, Rabu (30/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dr Tirta Pergoki Penjual Surat Tes PCR Palsu Tanpa Swab, Lapor ke BNPB dan Polisi
Saat ini, pihaknya sedang melakukan evaluasi secara mendasar dan menyeluruh terhadap Dinas Kesehatan. Dengan begitu, Bima memastikan akan ada berbagai perubahan pada Januari 2021.

&quot;Saya evaluasi mendasar dan menyeluruh, karena kurang cepat. Pasti akan ada perubahan. Januari saya evaluasi total, fokus utama saya Dinkes,&quot; tegasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Bertambah 8.002, DKI Jakarta Nomor Wahid
Di sisi lain, Bima menyebut hampir semua daerah sedang menghadapi permasalahan yang sama dalam menghadapi covid-19. Yakni menurunnya kepedulian kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan.

&quot;Sama semua ya, kepedulian warga sudah sangat menurun itu problem utama di situ, seluruh Indonesia sama. Saya kemarin baru dari Bandung sama persoalannya, jadi kepedulian warga yang harus diingatkan saya kira kuncinya di situ,&quot; ungkap Bima.

Oleh karena itu, pihaknya akan kembali memperkuat sistem survailance, testing, tracing dan treatmen di Kota Bogor dalam penanggulanan covid-19.

&quot;Survailance diperkuat, kapasitas testing dikuatkan, pengadaan laboratorium dan treatmen tadi. Rumah sakit lapangan ada faslitas untuk orang tanpa gejala, itu juga kita akan kuatkan lagi,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>BOGOR - Wali Kota Bogor, Bima Arya menilai kinerja dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor lambat dalam pengananan Covid-19. Seharusnya, instansi kesehatan itu bergerak cepat melakukan proses tracing, testing dan treatmen terhadap warganya.

&quot;Dinkes tidak cepat. Saya liat prosesnya sangat lambat, dinkes itu harusnya bisa gerak cepat untuk memperkuat tracing, testing dan tretmen,&quot; kata Bima Arya, di Balai Kota Bogor, Rabu (30/12/2020).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Dr Tirta Pergoki Penjual Surat Tes PCR Palsu Tanpa Swab, Lapor ke BNPB dan Polisi
Saat ini, pihaknya sedang melakukan evaluasi secara mendasar dan menyeluruh terhadap Dinas Kesehatan. Dengan begitu, Bima memastikan akan ada berbagai perubahan pada Januari 2021.

&quot;Saya evaluasi mendasar dan menyeluruh, karena kurang cepat. Pasti akan ada perubahan. Januari saya evaluasi total, fokus utama saya Dinkes,&quot; tegasnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Kasus Covid-19 Bertambah 8.002, DKI Jakarta Nomor Wahid
Di sisi lain, Bima menyebut hampir semua daerah sedang menghadapi permasalahan yang sama dalam menghadapi covid-19. Yakni menurunnya kepedulian kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan.

&quot;Sama semua ya, kepedulian warga sudah sangat menurun itu problem utama di situ, seluruh Indonesia sama. Saya kemarin baru dari Bandung sama persoalannya, jadi kepedulian warga yang harus diingatkan saya kira kuncinya di situ,&quot; ungkap Bima.

Oleh karena itu, pihaknya akan kembali memperkuat sistem survailance, testing, tracing dan treatmen di Kota Bogor dalam penanggulanan covid-19.

&quot;Survailance diperkuat, kapasitas testing dikuatkan, pengadaan laboratorium dan treatmen tadi. Rumah sakit lapangan ada faslitas untuk orang tanpa gejala, itu juga kita akan kuatkan lagi,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
