<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sempat Ditutup, Jalur Puncak-Cianjur Kembali Dibuka Normal</title><description>Hingga dini hari volume kendaraan yang melintas di Jalur utama Puncak hingga Cianjur sepi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/01/338/2337118/sempat-ditutup-jalur-puncak-cianjur-kembali-dibuka-normal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/01/338/2337118/sempat-ditutup-jalur-puncak-cianjur-kembali-dibuka-normal"/><item><title>Sempat Ditutup, Jalur Puncak-Cianjur Kembali Dibuka Normal</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/01/338/2337118/sempat-ditutup-jalur-puncak-cianjur-kembali-dibuka-normal</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/01/338/2337118/sempat-ditutup-jalur-puncak-cianjur-kembali-dibuka-normal</guid><pubDate>Jum'at 01 Januari 2021 04:52 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/01/338/2337118/sempat-ditutup-jalur-puncak-cianjur-kembali-dibuka-normal-AQJubImyuP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalur Kawasan Puncak, Cianjur kembali dibuka normal (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/01/338/2337118/sempat-ditutup-jalur-puncak-cianjur-kembali-dibuka-normal-AQJubImyuP.jpg</image><title>Jalur Kawasan Puncak, Cianjur kembali dibuka normal (Foto: Antara)</title></images><description>CIANJUR - Menjelang dini hari jalur menuju Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, kembali dibuka normal dari kedua arah yang sebelumnya ditutup sebagai upaya memutus antrean dan membatasi volume kendaraan menjelang malam pergantian tahun di kawasan tersebut yang dapat menyebabkan kerumunan.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai di Cianjur Jumat (1/1/2021) mengatakan sejak pagi hingga malam hari penyekatan dan pemeriksaan surat keterangan bebas Covid-19 antigen gencar dilakukan di sejumlah chek point di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur.

&quot;Bahkan, sebelum jalur menuju Puncak-Cipanas ditutup tepat pukul 18.00 WIB, petugas gabungan memulangkan ratusan kendaraan pendatang karena tidak mengantongi surat bebas Covid-19 antigen, bahkan larangan bagi warga untuk merayakan malam tahun baru di luar rumah, cukup maksimal diterapkan,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Potret Suasana Malam Tahun Baru di Jakarta Sebelum dan Sesudah Covid-19 Mewabah
Hingga dini hari volume kendaraan yang melintas di Jalur utama Puncak hingga Cianjur  sepi, padahal biasa setiap akir tahun mengalami antrian hingga macet total.

Sehingga menjelang dini hari, jalur utama yang sempat ditutup selama delapan jam sebagai upaya antisipasi meningkatnya volume kendaraan menjelang malam pergantian tahun, kembali dibuka normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah mulai dari Cianjur ke Bogor atau sebaliknya.

&quot;Namun siang nanti, kita akan lihat situasi kalau volume kendaraan meningkat, maka akan diberlakukan sejumlah rekayasa arus di sepanjang jalur yang sama. Kemungkinan penyekatan dan pemberlakuan sistem satu arah akan diterapkan, namun sifatnya situasional,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tahun Baru 2021, Yusuf Mansur: Tambah Semangat, Corona Hilang!&amp;nbsp;
Sementara hingga malam pergantian tahun, tidak terlihat kerumunan masa mulai dari kawasan Puncak hingga tengah kota Cianjur. Namun bunyi kembang api dan petasan saat detik menjelang pergantian tahun, sempat terdengar di sejumlah titik, namun tidak seramai pada pergantian tahun sebelumnya.

&quot;Sebagian besar warga mematuhi larangan untuk tidak menggelar acara pada malam pergantian tahun yang dapat mengundang kerumunan atau keramaian. Berbagai upaya yang dilakukan petugas gabungan sangat maksimal, sehingga harapan kami tidak ada klaster baru setelah tahun baru,&quot; katanya.

</description><content:encoded>CIANJUR - Menjelang dini hari jalur menuju Puncak-Cipanas, Cianjur, Jawa Barat, kembali dibuka normal dari kedua arah yang sebelumnya ditutup sebagai upaya memutus antrean dan membatasi volume kendaraan menjelang malam pergantian tahun di kawasan tersebut yang dapat menyebabkan kerumunan.

Kapolres Cianjur, AKBP Mochamad Rifai di Cianjur Jumat (1/1/2021) mengatakan sejak pagi hingga malam hari penyekatan dan pemeriksaan surat keterangan bebas Covid-19 antigen gencar dilakukan di sejumlah chek point di sepanjang jalur utama Puncak-Cianjur.

&quot;Bahkan, sebelum jalur menuju Puncak-Cipanas ditutup tepat pukul 18.00 WIB, petugas gabungan memulangkan ratusan kendaraan pendatang karena tidak mengantongi surat bebas Covid-19 antigen, bahkan larangan bagi warga untuk merayakan malam tahun baru di luar rumah, cukup maksimal diterapkan,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Potret Suasana Malam Tahun Baru di Jakarta Sebelum dan Sesudah Covid-19 Mewabah
Hingga dini hari volume kendaraan yang melintas di Jalur utama Puncak hingga Cianjur  sepi, padahal biasa setiap akir tahun mengalami antrian hingga macet total.

Sehingga menjelang dini hari, jalur utama yang sempat ditutup selama delapan jam sebagai upaya antisipasi meningkatnya volume kendaraan menjelang malam pergantian tahun, kembali dibuka normal dan dapat dilalui kendaraan dari kedua arah mulai dari Cianjur ke Bogor atau sebaliknya.

&quot;Namun siang nanti, kita akan lihat situasi kalau volume kendaraan meningkat, maka akan diberlakukan sejumlah rekayasa arus di sepanjang jalur yang sama. Kemungkinan penyekatan dan pemberlakuan sistem satu arah akan diterapkan, namun sifatnya situasional,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Tahun Baru 2021, Yusuf Mansur: Tambah Semangat, Corona Hilang!&amp;nbsp;
Sementara hingga malam pergantian tahun, tidak terlihat kerumunan masa mulai dari kawasan Puncak hingga tengah kota Cianjur. Namun bunyi kembang api dan petasan saat detik menjelang pergantian tahun, sempat terdengar di sejumlah titik, namun tidak seramai pada pergantian tahun sebelumnya.

&quot;Sebagian besar warga mematuhi larangan untuk tidak menggelar acara pada malam pergantian tahun yang dapat mengundang kerumunan atau keramaian. Berbagai upaya yang dilakukan petugas gabungan sangat maksimal, sehingga harapan kami tidak ada klaster baru setelah tahun baru,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
