<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>IDI: 504 Tenaga Kesehatan Meninggal Akibat Covid-19</title><description>Data tersebut telah dimutakhirkan pada hari Jumat (1/1/2021) kemarin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/03/337/2337878/idi-504-tenaga-kesehatan-meninggal-akibat-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/03/337/2337878/idi-504-tenaga-kesehatan-meninggal-akibat-covid-19"/><item><title>IDI: 504 Tenaga Kesehatan Meninggal Akibat Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/03/337/2337878/idi-504-tenaga-kesehatan-meninggal-akibat-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/03/337/2337878/idi-504-tenaga-kesehatan-meninggal-akibat-covid-19</guid><pubDate>Minggu 03 Januari 2021 05:16 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/03/337/2337878/idi-504-tenaga-kesehatan-meninggal-akibat-covid-19-ZLBPi10JdG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi tenaga medis. (Foto: Medicalnewstoday)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/03/337/2337878/idi-504-tenaga-kesehatan-meninggal-akibat-covid-19-ZLBPi10JdG.jpg</image><title>Ilustrasi tenaga medis. (Foto: Medicalnewstoday)</title></images><description>JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI)&amp;nbsp; mengumumkan sebanyak 504 tenaga medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19. Data tersebut telah dimutakhirkan pada hari Jumat (1/1/2021) kemarin.
Jumlah ini telah dirangkum&amp;nbsp;oleh Tim Mitigasi IDI dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Perastuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).
&quot;Terdapat total 504 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid,&quot; kata salah satu&amp;nbsp;Tim Mitigasi PB IDI,&amp;nbsp;Adib Khumaidi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/1/2021).&amp;nbsp;
Dari jumlah tersebut, Adib merincikan daftar tenaga kesehatan dan medis yang wafat, yang di antaranya;&amp;nbsp;237 dokter dan 15 dokter gigi, 171 perawat, 64 bidan, 7 apoteker, 10 tenaga lab medik. Khusus&amp;nbsp;dokter yang wafat tersebut terdiri dari 131 dokter umum (4 guru besar), dan 101 dokter spesialis (9 guru besar), serta 5 residen.
&quot;Keseluruhannya berasal dari 25 IDI Wilayah (provinsi) dan 102 IDI Cabang (Kota/Kabupaten),&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Terpapar Covid-19, Khofifah Tegaskan Bisa Jalankan Tugas Pemerintahan
Adib menyebut, kematian tenaga medis dan kesehatan di Indonesia tercatat paling tinggi di Asia, dan 5 besar di seluruh dunia. Bahkan, sepanjang bulan Desember 2020 mencatat 52 (lima puluh dua) tenaga medis dokter meninggal akibat Covid.&amp;nbsp;
&quot;Angka ini naik hingga 5 (lima) kali lipat dari awal pandemi,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Ikatan Dokter Indonesia (IDI)&amp;nbsp; mengumumkan sebanyak 504 tenaga medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid-19. Data tersebut telah dimutakhirkan pada hari Jumat (1/1/2021) kemarin.
Jumlah ini telah dirangkum&amp;nbsp;oleh Tim Mitigasi IDI dari Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Perastuan Ahli Teknologi Laboratorium Medik Indonesia (PATELKI), Ikatan Apoteker Indonesia (IAI).
&quot;Terdapat total 504 petugas medis dan kesehatan yang wafat akibat terinfeksi Covid,&quot; kata salah satu&amp;nbsp;Tim Mitigasi PB IDI,&amp;nbsp;Adib Khumaidi dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (2/1/2021).&amp;nbsp;
Dari jumlah tersebut, Adib merincikan daftar tenaga kesehatan dan medis yang wafat, yang di antaranya;&amp;nbsp;237 dokter dan 15 dokter gigi, 171 perawat, 64 bidan, 7 apoteker, 10 tenaga lab medik. Khusus&amp;nbsp;dokter yang wafat tersebut terdiri dari 131 dokter umum (4 guru besar), dan 101 dokter spesialis (9 guru besar), serta 5 residen.
&quot;Keseluruhannya berasal dari 25 IDI Wilayah (provinsi) dan 102 IDI Cabang (Kota/Kabupaten),&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;Terpapar Covid-19, Khofifah Tegaskan Bisa Jalankan Tugas Pemerintahan
Adib menyebut, kematian tenaga medis dan kesehatan di Indonesia tercatat paling tinggi di Asia, dan 5 besar di seluruh dunia. Bahkan, sepanjang bulan Desember 2020 mencatat 52 (lima puluh dua) tenaga medis dokter meninggal akibat Covid.&amp;nbsp;
&quot;Angka ini naik hingga 5 (lima) kali lipat dari awal pandemi,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
