<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Arab Saudi Cabut Pelarangan Akses Masuk Warga Asing, Berlakukan Syarat Ketat</title><description>Warga asing harus memenuhi persyaratan yang ketat untuk bisa masuk ke Arab Saudi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/04/18/2338321/arab-saudi-cabut-pelarangan-akses-masuk-warga-asing-berlakukan-syarat-ketat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/04/18/2338321/arab-saudi-cabut-pelarangan-akses-masuk-warga-asing-berlakukan-syarat-ketat"/><item><title>Arab Saudi Cabut Pelarangan Akses Masuk Warga Asing, Berlakukan Syarat Ketat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/04/18/2338321/arab-saudi-cabut-pelarangan-akses-masuk-warga-asing-berlakukan-syarat-ketat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/04/18/2338321/arab-saudi-cabut-pelarangan-akses-masuk-warga-asing-berlakukan-syarat-ketat</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2021 09:41 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/04/18/2338321/arab-saudi-cabut-pelarangan-akses-masuk-warga-asing-berlakukan-syarat-ketat-hN8ZKvvmPJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/04/18/2338321/arab-saudi-cabut-pelarangan-akses-masuk-warga-asing-berlakukan-syarat-ketat-hN8ZKvvmPJ.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>RIYADH - Dua minggu setelah mengunci perbatasannya, Arab Saudi memperlunak pembatasan perjalanan yang diberlakukan untuk mencegah meluasnya penularan virus corona varian baru. Kerajaan teluk itu telah membuka kembali akses masuk melalui udara, darat, dan laut pada Minggu (3/1/2021).
Arab Saudi membuka kembali akses untuk perjalanan internasional pada Minggu pukul 11 pagi waktu setempat, demikian dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA) mengutip Kementerian Dalam Negeri.
BACA JUGA: Arab Saudi Perpanjang Penutupan Akses Masuk Darat, Laut, dan Udara Selama Seminggu
Negara itu akan dibuka kembali untuk perjalanan internasional pada pukul 11 pagi pada hari Minggu waktu setempat, Saudi Press Agency melaporkan, mengutip Kementerian Dalam Negeri.
Arab Saudi memberlakukan salah satu larangan paling ketat dan luas pada perjalanan komersial dalam upaya untuk membendung penyebaran virus corona varian baru yang ditemukan di Inggris bulan lalu.
Pembatasan mulai berlaku pada 20 Desember, dan diperpanjang seminggu lagi pada 27 Desember. Seluruh pelabuhan darat dan laut, serta semua penerbangan internasional kecuali &quot;kasus luar biasa&quot;, dilarang diakses warga negara asing selama waktu itu.
Meskipun akses masuk tidak lagi ditutup secara ketat seperti sebelumnya, warga asing masih harus memenuhi sejumlah syarat untuk masuk ke Arab Saudi.
BACA JUGA: Arab Saudi Tangguhkan Kembali Semua Penerbangan Internasional
Mereka yang datang dari negara-negara tempat Covid-19 varian baru telah menyebar harus tinggal setidaknya 14 hari di luar negara yang terkena dampak sebelum memasuki Arab Saudi dan memberikan tes PCR untuk membuktikan bahwa mereka bebas virus corona.
Pengunjung dari negara-negara di mana varian baru Covid-19 belum  menyebar akan dikenakan karantina hingga tujuh hari, dan tes PCR wajib.
Warga negara Saudi yang kembali dari Inggris dan negara-negara lain  yang terkena dampak akan diizinkan masuk untuk tujuan &quot;kemanusiaan dan  mendesak&quot;, dan harus menghabiskan dua minggu di karantina, selain  menyelesaikan dua tes PCR.
Strain baru virus corona, yang dikenal sebagai SARS-CoV-2 VOC  202012/01, diyakini lebih menular meski belum terbukti lebih parah atau  lebih fatal. Namun, lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia, telah  memberlakukan pembatasan perjalanan yang ketat terhadap Inggris bulan  lalu.
</description><content:encoded>RIYADH - Dua minggu setelah mengunci perbatasannya, Arab Saudi memperlunak pembatasan perjalanan yang diberlakukan untuk mencegah meluasnya penularan virus corona varian baru. Kerajaan teluk itu telah membuka kembali akses masuk melalui udara, darat, dan laut pada Minggu (3/1/2021).
Arab Saudi membuka kembali akses untuk perjalanan internasional pada Minggu pukul 11 pagi waktu setempat, demikian dilaporkan kantor berita Saudi Press Agency (SPA) mengutip Kementerian Dalam Negeri.
BACA JUGA: Arab Saudi Perpanjang Penutupan Akses Masuk Darat, Laut, dan Udara Selama Seminggu
Negara itu akan dibuka kembali untuk perjalanan internasional pada pukul 11 pagi pada hari Minggu waktu setempat, Saudi Press Agency melaporkan, mengutip Kementerian Dalam Negeri.
Arab Saudi memberlakukan salah satu larangan paling ketat dan luas pada perjalanan komersial dalam upaya untuk membendung penyebaran virus corona varian baru yang ditemukan di Inggris bulan lalu.
Pembatasan mulai berlaku pada 20 Desember, dan diperpanjang seminggu lagi pada 27 Desember. Seluruh pelabuhan darat dan laut, serta semua penerbangan internasional kecuali &quot;kasus luar biasa&quot;, dilarang diakses warga negara asing selama waktu itu.
Meskipun akses masuk tidak lagi ditutup secara ketat seperti sebelumnya, warga asing masih harus memenuhi sejumlah syarat untuk masuk ke Arab Saudi.
BACA JUGA: Arab Saudi Tangguhkan Kembali Semua Penerbangan Internasional
Mereka yang datang dari negara-negara tempat Covid-19 varian baru telah menyebar harus tinggal setidaknya 14 hari di luar negara yang terkena dampak sebelum memasuki Arab Saudi dan memberikan tes PCR untuk membuktikan bahwa mereka bebas virus corona.
Pengunjung dari negara-negara di mana varian baru Covid-19 belum  menyebar akan dikenakan karantina hingga tujuh hari, dan tes PCR wajib.
Warga negara Saudi yang kembali dari Inggris dan negara-negara lain  yang terkena dampak akan diizinkan masuk untuk tujuan &quot;kemanusiaan dan  mendesak&quot;, dan harus menghabiskan dua minggu di karantina, selain  menyelesaikan dua tes PCR.
Strain baru virus corona, yang dikenal sebagai SARS-CoV-2 VOC  202012/01, diyakini lebih menular meski belum terbukti lebih parah atau  lebih fatal. Namun, lebih dari 50 negara, termasuk Indonesia, telah  memberlakukan pembatasan perjalanan yang ketat terhadap Inggris bulan  lalu.
</content:encoded></item></channel></rss>
