<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengadilan Tutup Kasus Remaja Hilang dan Tewas di Malaysia, Dinyatakan Kemungkinan Besar Tersesat</title><description>Pengadilan Malaysia mengumumkan menutup penyelidikan atas kematian seorang remaja Irlandia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/04/18/2338753/pengadilan-tutup-kasus-remaja-hilang-dan-tewas-di-malaysia-dinyatakan-kemungkinan-besar-tersesat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/04/18/2338753/pengadilan-tutup-kasus-remaja-hilang-dan-tewas-di-malaysia-dinyatakan-kemungkinan-besar-tersesat"/><item><title>Pengadilan Tutup Kasus Remaja Hilang dan Tewas di Malaysia, Dinyatakan Kemungkinan Besar Tersesat</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/04/18/2338753/pengadilan-tutup-kasus-remaja-hilang-dan-tewas-di-malaysia-dinyatakan-kemungkinan-besar-tersesat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/04/18/2338753/pengadilan-tutup-kasus-remaja-hilang-dan-tewas-di-malaysia-dinyatakan-kemungkinan-besar-tersesat</guid><pubDate>Senin 04 Januari 2021 19:14 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/04/18/2338753/pengadilan-tutup-kasus-remaja-hilang-di-malaysia-dinyatakan-kemungkinan-besar-tersesat-VSGVADlCpS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: CNN</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/04/18/2338753/pengadilan-tutup-kasus-remaja-hilang-di-malaysia-dinyatakan-kemungkinan-besar-tersesat-VSGVADlCpS.jpg</image><title>Foto: CNN</title></images><description>MALAYSIA - Pengadilan Malaysia mengumumkan menutup  penyelidikan atas kematian seorang remaja Irlandia setelah mayatnya ditemukan di hutan.
Diketahui, remaja ini diketahui hilang saat liburan keluarga. Pada Agustus 2019, Nora Anne Quoirin, 15, ditemukan di jurang dekat resor liburan Dusun tempat keluarganya menginap di Seremban, sekitar 70 kilometer selatan ibu kota Malaysia.
Pada Senin (4/1), Pengadilan Coroner Seremban menutup penyelidikan. Pengadilan menilai tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan adanya kejanggalan dalam kematian Quoirin.
Polisi sebelumnya mengesampingkan hal itu, tetapi keluarganya mempertanyakan temuan itu dan mengatakan dia tidak pernah meninggalkannya secara sukarela.
Malaysia membuka kembali pemeriksaan kematian pada Agustus lalu atas permintaan keluarga. Proses ini dilakukan secara  streaming online karena pembatasan virus corona.
Pengadilan memutuskan tidak ada seorang pun yang terlibat dalam kematian Quoirin dan kemungkinan besar dia tersesat di hutan.
&amp;ldquo;Lebih besar kemungkinannya dia meninggal karena kecelakaan,&amp;rdquo; terang petugas koroner Maimoonah Aid di pengadilan, dikutip CNN.
(Baca juga: Penerima Vaksin Pertama Oxford-AstraZeneca di Dunia Merasa Sangat Senang dan Bangga)
&amp;ldquo;Bagi saya untuk berspekulasi dan menganggap tindakannya dan keterlibatan pihak ketiga tanpa bukti apa pun, itu akan menjadi pelanggaran tugas saya sehingga penyelidikan dengan ini ditutup,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara itu, pengacara keluarga menolak mengomentari keputusan pengadilan ini. Kedua orangtua Quorin, Sebastien dan Meabh Quoirin, tampak serius dalam proses pengadilan saat keputusan dibacakan.
Ibunya Meabh, salah satu dari hampir 50 saksi yang bersaksi pada pemeriksaan tersebut, mengatakan dia yakin putrinya bisa saja diculik dan menuduh pihak berwenang tidak menanggapi kekhawatirannya dengan serius.
Namun, polisi mengatakan tidak ada bukti Quoirin diculik dan bersikeras jika penyelidikan mereka dilakukan secara menyeluruh.
Otopsi telah menetapkan Quoirin meninggal karena pendarahan internal. Hal ini mungkin disebabkan oleh rasa lapar dan stres yang berkepanjangan.</description><content:encoded>MALAYSIA - Pengadilan Malaysia mengumumkan menutup  penyelidikan atas kematian seorang remaja Irlandia setelah mayatnya ditemukan di hutan.
Diketahui, remaja ini diketahui hilang saat liburan keluarga. Pada Agustus 2019, Nora Anne Quoirin, 15, ditemukan di jurang dekat resor liburan Dusun tempat keluarganya menginap di Seremban, sekitar 70 kilometer selatan ibu kota Malaysia.
Pada Senin (4/1), Pengadilan Coroner Seremban menutup penyelidikan. Pengadilan menilai tidak ada cukup bukti untuk menunjukkan adanya kejanggalan dalam kematian Quoirin.
Polisi sebelumnya mengesampingkan hal itu, tetapi keluarganya mempertanyakan temuan itu dan mengatakan dia tidak pernah meninggalkannya secara sukarela.
Malaysia membuka kembali pemeriksaan kematian pada Agustus lalu atas permintaan keluarga. Proses ini dilakukan secara  streaming online karena pembatasan virus corona.
Pengadilan memutuskan tidak ada seorang pun yang terlibat dalam kematian Quoirin dan kemungkinan besar dia tersesat di hutan.
&amp;ldquo;Lebih besar kemungkinannya dia meninggal karena kecelakaan,&amp;rdquo; terang petugas koroner Maimoonah Aid di pengadilan, dikutip CNN.
(Baca juga: Penerima Vaksin Pertama Oxford-AstraZeneca di Dunia Merasa Sangat Senang dan Bangga)
&amp;ldquo;Bagi saya untuk berspekulasi dan menganggap tindakannya dan keterlibatan pihak ketiga tanpa bukti apa pun, itu akan menjadi pelanggaran tugas saya sehingga penyelidikan dengan ini ditutup,&amp;rdquo; ujarnya.
Sementara itu, pengacara keluarga menolak mengomentari keputusan pengadilan ini. Kedua orangtua Quorin, Sebastien dan Meabh Quoirin, tampak serius dalam proses pengadilan saat keputusan dibacakan.
Ibunya Meabh, salah satu dari hampir 50 saksi yang bersaksi pada pemeriksaan tersebut, mengatakan dia yakin putrinya bisa saja diculik dan menuduh pihak berwenang tidak menanggapi kekhawatirannya dengan serius.
Namun, polisi mengatakan tidak ada bukti Quoirin diculik dan bersikeras jika penyelidikan mereka dilakukan secara menyeluruh.
Otopsi telah menetapkan Quoirin meninggal karena pendarahan internal. Hal ini mungkin disebabkan oleh rasa lapar dan stres yang berkepanjangan.</content:encoded></item></channel></rss>
