<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libur Akhir Tahun Usai, Tangerang Raya Langsung Masuk Zona Merah Covid-19</title><description>Wilayah Tangerang Raya kembali memasuki zona merah penyebaran Covid-19 setelah beberapa Minggu bertahan di zona orange.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/05/338/2339176/libur-akhir-tahun-usai-tangerang-raya-langsung-masuk-zona-merah-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/05/338/2339176/libur-akhir-tahun-usai-tangerang-raya-langsung-masuk-zona-merah-covid-19"/><item><title>Libur Akhir Tahun Usai, Tangerang Raya Langsung Masuk Zona Merah Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/05/338/2339176/libur-akhir-tahun-usai-tangerang-raya-langsung-masuk-zona-merah-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/05/338/2339176/libur-akhir-tahun-usai-tangerang-raya-langsung-masuk-zona-merah-covid-19</guid><pubDate>Selasa 05 Januari 2021 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Isty Maulidya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/05/338/2339176/libur-akhir-tahun-usai-tangerang-raya-langsung-masuk-zona-merah-covid-19-zneEeUi7UT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Dok. okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/05/338/2339176/libur-akhir-tahun-usai-tangerang-raya-langsung-masuk-zona-merah-covid-19-zneEeUi7UT.jpg</image><title>Ilustrasi (Dok. okezone)</title></images><description>TANGERANG - Wilayah Tangerang Raya kembali memasuki zona merah penyebaran Covid-19 setelah beberapa Minggu bertahan di zona orange.

Hal ini dilihat dari data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, data per 5 Januari 2021, di Kabupaten Tangerang terdapat 310 pasien Covid-19 yang masih dirawat. Sementara 107 orang meninggal akibat virus asal Wuhan-Cina ini.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi menerangkan bahwa angka penularan Covid-19 di Kabupaten Tangerang tidak meningkat secara tiba-tiba, namun dikarenakan memang sebelumnya wilayah Tangerang sudah memasuki zona oranye dan saat ada kenaikan kasus menjadi zona merah.

&quot;Iya, baru semalam kita masuk zona merah lagi. Sebenarnya bukan karena penularan juga yang tiba-tiba melonjak, tapi kemarin pas kita di zona orange itu, bedanya tipis, hanya 0.3 persen dari wilayah lain,&quot; ujar Hendra pada Selasa (5/1/2021).

Selain itu, tren penyebaran Covid-19 juga masih sama seperti sebelumnya yaitu tertular di tempat kerja, ataupun tertular oleh anggota keluarga. Ini menyebabkan kluster keluarga dan tempat kerja banyak menyumbang kasus Covid-19.

&quot;Dan saat ini trennya masih sama, penularan di tempat kerja, lalu menularkan di keluarga. Jadilah klaster tempat kerja dan klaster keluarga,&quot; tutur dr Hendra.

Baca Juga:&amp;nbsp;Kabupaten Tangerang Kembali Masuk Zona Merah Covid-19, RSUD Penuh

Hendra juga menjelaskan bahwa saat ini tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 ataupun rumah isolasi pasien OTG, sudah penuh. Dia pun meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku agar jangan sampai tertular Covid-19.

&quot;Masyarakat tetap lakukan 4M karena saat ini tempat tidur di rumah sakit ataupun di rumah isolasi sudah penuh. Jangan sampai tertular dan menulari orang terdekat,&quot; pungkasnya.
</description><content:encoded>TANGERANG - Wilayah Tangerang Raya kembali memasuki zona merah penyebaran Covid-19 setelah beberapa Minggu bertahan di zona orange.

Hal ini dilihat dari data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, data per 5 Januari 2021, di Kabupaten Tangerang terdapat 310 pasien Covid-19 yang masih dirawat. Sementara 107 orang meninggal akibat virus asal Wuhan-Cina ini.

Jubir Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, dr Hendra Tarmizi menerangkan bahwa angka penularan Covid-19 di Kabupaten Tangerang tidak meningkat secara tiba-tiba, namun dikarenakan memang sebelumnya wilayah Tangerang sudah memasuki zona oranye dan saat ada kenaikan kasus menjadi zona merah.

&quot;Iya, baru semalam kita masuk zona merah lagi. Sebenarnya bukan karena penularan juga yang tiba-tiba melonjak, tapi kemarin pas kita di zona orange itu, bedanya tipis, hanya 0.3 persen dari wilayah lain,&quot; ujar Hendra pada Selasa (5/1/2021).

Selain itu, tren penyebaran Covid-19 juga masih sama seperti sebelumnya yaitu tertular di tempat kerja, ataupun tertular oleh anggota keluarga. Ini menyebabkan kluster keluarga dan tempat kerja banyak menyumbang kasus Covid-19.

&quot;Dan saat ini trennya masih sama, penularan di tempat kerja, lalu menularkan di keluarga. Jadilah klaster tempat kerja dan klaster keluarga,&quot; tutur dr Hendra.

Baca Juga:&amp;nbsp;Kabupaten Tangerang Kembali Masuk Zona Merah Covid-19, RSUD Penuh

Hendra juga menjelaskan bahwa saat ini tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 ataupun rumah isolasi pasien OTG, sudah penuh. Dia pun meminta agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku agar jangan sampai tertular Covid-19.

&quot;Masyarakat tetap lakukan 4M karena saat ini tempat tidur di rumah sakit ataupun di rumah isolasi sudah penuh. Jangan sampai tertular dan menulari orang terdekat,&quot; pungkasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
