<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemerintah Diminta Pastikan Pemilik &quot;Drone Laut&quot;, Lalu Ambil Langkah Diplomasi</title><description>Kalau sudah dipastikan itu milik China, harus ada sikap dari pemerintah baik secara diplomasi maupun militer.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/06/337/2339590/pemerintah-diminta-pastikan-pemilik-drone-laut-lalu-ambil-langkah-diplomasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/06/337/2339590/pemerintah-diminta-pastikan-pemilik-drone-laut-lalu-ambil-langkah-diplomasi"/><item><title>Pemerintah Diminta Pastikan Pemilik &quot;Drone Laut&quot;, Lalu Ambil Langkah Diplomasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/06/337/2339590/pemerintah-diminta-pastikan-pemilik-drone-laut-lalu-ambil-langkah-diplomasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/06/337/2339590/pemerintah-diminta-pastikan-pemilik-drone-laut-lalu-ambil-langkah-diplomasi</guid><pubDate>Rabu 06 Januari 2021 07:42 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Maaruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/06/337/2339590/pemerintah-diminta-pastikan-pemilik-drone-laut-lalu-ambil-langkah-diplomasi-2JZtasmT92.jpg" expression="full" type="image/jpeg">(Foto : TNI AL)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/06/337/2339590/pemerintah-diminta-pastikan-pemilik-drone-laut-lalu-ambil-langkah-diplomasi-2JZtasmT92.jpg</image><title>(Foto : TNI AL)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah dan instansi keamanan negara diminta memastikan negara mana yang memiliki drone bawah laut yang ditemukan oleh nelayan. Setelah itu, pemerintah harus melakukan tindakan diplomasi kepada negara tersebut.

&quot;Sekarang masih diduga itu milik China. Nah kalau sudah dipastikan itu milik China, harus ada sikap dari pemerintah baik secara diplomasi maupun militer,&quot; kata Anggota DPR RI Komisi I Dave Laksono, saat dihubungi, Rabu (6/1/2021).

Anggota DPR Fraksi Golkar itu menjelaskan, alasan langkah diplomasi sudah cukup kuat dilakukan pemerintah dengan alasan penemuan drone tersebut.

&quot;Bila benar ini milik China ini adalah cukup alasan untuk kita memberikan lokal diplomatik,&quot; tegasnya.

Meski begitu, pemerintah harus berhati-hati mengambil tindakan diplomasi agar tidak terjadi ketegangan. Sebab selama ini, komunikasi kita dengan negara-negara Laut China Selatan sudah dilakukan dengan baik dan terbuka.

&quot;Kita harus hati-hati dalam menentukan sikap. Tapi harus dipertanyakan kenapa itu ada, karena selama ini komunikasi dengan negara-negara laut China Selatan sudah baik dan komunikasi terbuka sesama kepala negara ataupun yang terkaitnya,&quot;  katanya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Polisi Akan Selidiki Dugaan Serpihan Bangkai Pesawat Airasia

Dalam diplomasi tersebut pemerintah harus mempertanyakan detail mengenai alasan pengiriman drone tersebut. Jika alasan yang diberikan dapat diterima dapat diselesaikan.

&quot;Kalau misalnya mereka bersikap arogan atau mereka berkelit itu ya patut dicurigai. Harus ada tindakan lebih lanjut akan kita lihat secara proposional,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah dan instansi keamanan negara diminta memastikan negara mana yang memiliki drone bawah laut yang ditemukan oleh nelayan. Setelah itu, pemerintah harus melakukan tindakan diplomasi kepada negara tersebut.

&quot;Sekarang masih diduga itu milik China. Nah kalau sudah dipastikan itu milik China, harus ada sikap dari pemerintah baik secara diplomasi maupun militer,&quot; kata Anggota DPR RI Komisi I Dave Laksono, saat dihubungi, Rabu (6/1/2021).

Anggota DPR Fraksi Golkar itu menjelaskan, alasan langkah diplomasi sudah cukup kuat dilakukan pemerintah dengan alasan penemuan drone tersebut.

&quot;Bila benar ini milik China ini adalah cukup alasan untuk kita memberikan lokal diplomatik,&quot; tegasnya.

Meski begitu, pemerintah harus berhati-hati mengambil tindakan diplomasi agar tidak terjadi ketegangan. Sebab selama ini, komunikasi kita dengan negara-negara Laut China Selatan sudah dilakukan dengan baik dan terbuka.

&quot;Kita harus hati-hati dalam menentukan sikap. Tapi harus dipertanyakan kenapa itu ada, karena selama ini komunikasi dengan negara-negara laut China Selatan sudah baik dan komunikasi terbuka sesama kepala negara ataupun yang terkaitnya,&quot;  katanya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Polisi Akan Selidiki Dugaan Serpihan Bangkai Pesawat Airasia

Dalam diplomasi tersebut pemerintah harus mempertanyakan detail mengenai alasan pengiriman drone tersebut. Jika alasan yang diberikan dapat diterima dapat diselesaikan.

&quot;Kalau misalnya mereka bersikap arogan atau mereka berkelit itu ya patut dicurigai. Harus ada tindakan lebih lanjut akan kita lihat secara proposional,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
