<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sepekan Ini Air Sungai Cileungsi Menghitam dan Bau</title><description>Sudah semingguan Sungai Cileungsi kembali hitam, bau dan kadang berbuih</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/06/338/2339730/sepekan-ini-air-sungai-cileungsi-menghitam-dan-bau</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/06/338/2339730/sepekan-ini-air-sungai-cileungsi-menghitam-dan-bau"/><item><title>Sepekan Ini Air Sungai Cileungsi Menghitam dan Bau</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/06/338/2339730/sepekan-ini-air-sungai-cileungsi-menghitam-dan-bau</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/06/338/2339730/sepekan-ini-air-sungai-cileungsi-menghitam-dan-bau</guid><pubDate>Rabu 06 Januari 2021 11:40 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/06/338/2339730/sepekan-ini-air-sungai-cileungsi-menghitam-dan-bau-d9t2Pzg33Q.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Air Sungai Ciliwung menghitam dan bau (Foto : KP2C)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/06/338/2339730/sepekan-ini-air-sungai-cileungsi-menghitam-dan-bau-d9t2Pzg33Q.jpg</image><title>Air Sungai Ciliwung menghitam dan bau (Foto : KP2C)</title></images><description>BOGOR - Kondisi aliran air Sungai Cileungsi di Kabupaten Bogor dalam sepekan ini memprihatinkan. Sungai tersebut kini berwarna hitam pekat hingga tercium aroma tidak sedap.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cikeas-Cileungsi (KP2C) Puarman mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Mulai dari Jembatan Cikuda sampai Bendung Bekasi.

&quot;Betul pak, sudah semingguan Sungai Cileungsi kembali hitam, bau dan kadang berbuih,&quot; kata Puarman, saat dihubungi Okezone, Rabu (6/1/2021).

Secara gamblang, Puarman pun menjelaskan kondisi Sungai Cileungsi di beberapa titik. Pada Hulu Cibongas kondisinya masih jernih, Cikuda berwarna abu-abu tua berbau dan hilir hitam pekat juga berbau.

Kemungkinan, hal tersebut disebabkan limbah indusri yang sengaja dibuanh ke sungai. Biasanya, limbah pabrik dibuang pada waktu tertentu seperti saat liburan, malam hari, hujan dan debit air sedang naik.

&quot;Kemungkinan limbah industri. Saat liburan kemrin kesempatan mereka membuang limbah,&quot; jelasnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Dosen UI: Blusukan Mensos Risma Cari Sensasi, Sekadar Caper

Sejauh ini, pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut kepada instansi terkait seperti DLH Jawa Barat, DLH Kabupaten Bogor dan DLH Kota Bekasi. Termasuk menyampaikan data dan bukti pencemaran sehingga tinggal menunggu tindaklanjutnya.

&quot;KP2C tidak punya otoritas menindak, hanya sebatas melaporkan dan memberi data,&quot; tutup Puarman.</description><content:encoded>BOGOR - Kondisi aliran air Sungai Cileungsi di Kabupaten Bogor dalam sepekan ini memprihatinkan. Sungai tersebut kini berwarna hitam pekat hingga tercium aroma tidak sedap.

Ketua Komunitas Peduli Sungai Cikeas-Cileungsi (KP2C) Puarman mengatakan kondisi tersebut sudah berlangsung sejak sepekan terakhir. Mulai dari Jembatan Cikuda sampai Bendung Bekasi.

&quot;Betul pak, sudah semingguan Sungai Cileungsi kembali hitam, bau dan kadang berbuih,&quot; kata Puarman, saat dihubungi Okezone, Rabu (6/1/2021).

Secara gamblang, Puarman pun menjelaskan kondisi Sungai Cileungsi di beberapa titik. Pada Hulu Cibongas kondisinya masih jernih, Cikuda berwarna abu-abu tua berbau dan hilir hitam pekat juga berbau.

Kemungkinan, hal tersebut disebabkan limbah indusri yang sengaja dibuanh ke sungai. Biasanya, limbah pabrik dibuang pada waktu tertentu seperti saat liburan, malam hari, hujan dan debit air sedang naik.

&quot;Kemungkinan limbah industri. Saat liburan kemrin kesempatan mereka membuang limbah,&quot; jelasnya.

Baca Juga :&amp;nbsp;Dosen UI: Blusukan Mensos Risma Cari Sensasi, Sekadar Caper

Sejauh ini, pihaknya sudah melaporkan kondisi tersebut kepada instansi terkait seperti DLH Jawa Barat, DLH Kabupaten Bogor dan DLH Kota Bekasi. Termasuk menyampaikan data dan bukti pencemaran sehingga tinggal menunggu tindaklanjutnya.

&quot;KP2C tidak punya otoritas menindak, hanya sebatas melaporkan dan memberi data,&quot; tutup Puarman.</content:encoded></item></channel></rss>
