<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kongres AS Sertifikasi Joe Biden Sebagai Presiden Terpilih AS</title><description>Dengan disertifikasinya Electoral College dari Vermnont, Biden memiliki 270 suara yang dibutuhkan untuk menjadi Presiden AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/07/18/2340585/kongres-as-sertifikasi-joe-biden-sebagai-presiden-terpilih-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/07/18/2340585/kongres-as-sertifikasi-joe-biden-sebagai-presiden-terpilih-as"/><item><title>Kongres AS Sertifikasi Joe Biden Sebagai Presiden Terpilih AS</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/07/18/2340585/kongres-as-sertifikasi-joe-biden-sebagai-presiden-terpilih-as</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/07/18/2340585/kongres-as-sertifikasi-joe-biden-sebagai-presiden-terpilih-as</guid><pubDate>Kamis 07 Januari 2021 16:06 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/07/18/2340585/kongres-as-sertifikasi-biden-sebagai-presiden-terpilih-as-tUSaENOUyQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wakil Presiden Mike Pence memasuki ruang parlemen saat Kongres AS kembali berkumpul untuk menyertifikasi Electoral College Pemilihan Presiden 2020 di Washington, DC, 7 Januari 2021. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/07/18/2340585/kongres-as-sertifikasi-biden-sebagai-presiden-terpilih-as-tUSaENOUyQ.jpg</image><title>Wakil Presiden Mike Pence memasuki ruang parlemen saat Kongres AS kembali berkumpul untuk menyertifikasi Electoral College Pemilihan Presiden 2020 di Washington, DC, 7 Januari 2021. (Foto: Reuters)</title></images><description>WASHINGTON, DC - Kongres Amerika Serikat (AS) pada Kamis (7/1/2021) memberikan sertifikasi Electoral College yang cukup untuk mengesahkan kemenangan presiden terpilih Joe Biden atas petahanan Donald Trump dalam pemilihan 3 November 2020.
Dengan disetujuinya suara elektoral Vermont, Biden memiliki 270 suara Eelctoral College, yang merupakan jumlah minimum untuk mengklaim kursi kepresidenan. Peninjauan Kongres AS atas pemungutan suara Electoral College negara bagian, yang sempat terganggu oleh serbuan pendukung Trump ke Gedung Capitol, kini hampir berakhir, demikian diwartakan Reuters.
BACA JUGA: 4 Tewas, Puluhan Ditangkap Setelah Massa Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol
Sebagaimana diberitakan, ratusan pendukung Trump menyerbu Gedung Capitol pada Rabu (6/1/2021) dalam upaya membatalkan hasil pemilihan presiden, memaksa sesi peninjauan oleh Kongres untuk mengesahkan kemenangan Biden tertunda. Polisi Washington, DC mengatakan setidaknya empat orang tewas dan puluhan lainnya ditangkap dalam insiden yang mengejutkan AS dan dunia internasional itu.
Biden memenangi mendulang 306 suara Electoral College pada pemilihan presiden November, unggul jauh dari Trump yang hanya memperoleh 232 suara. Namun, Trump menuding telah terjadi kecurangan dalam pemungutan suara dan menolak mengakui kekalahannya.
BACA JUGA: Biden Sebut Penyerbuan Gedung Capitol oleh Pendukung Trump sebagai Pemberontakan
Klaim itu terus diulangi Trump, yang mendorong para pendukungnya berdemonstrasi di Capitol pada 6 Januari, di saat Kongres Amerika Serikat (AS) bersidang untuk mengesahkan kemenangan Joe BIden. Seruan ini pada akhirnya memicu kerusuhan yang terjadi.</description><content:encoded>WASHINGTON, DC - Kongres Amerika Serikat (AS) pada Kamis (7/1/2021) memberikan sertifikasi Electoral College yang cukup untuk mengesahkan kemenangan presiden terpilih Joe Biden atas petahanan Donald Trump dalam pemilihan 3 November 2020.
Dengan disetujuinya suara elektoral Vermont, Biden memiliki 270 suara Eelctoral College, yang merupakan jumlah minimum untuk mengklaim kursi kepresidenan. Peninjauan Kongres AS atas pemungutan suara Electoral College negara bagian, yang sempat terganggu oleh serbuan pendukung Trump ke Gedung Capitol, kini hampir berakhir, demikian diwartakan Reuters.
BACA JUGA: 4 Tewas, Puluhan Ditangkap Setelah Massa Pendukung Trump Serbu Gedung Capitol
Sebagaimana diberitakan, ratusan pendukung Trump menyerbu Gedung Capitol pada Rabu (6/1/2021) dalam upaya membatalkan hasil pemilihan presiden, memaksa sesi peninjauan oleh Kongres untuk mengesahkan kemenangan Biden tertunda. Polisi Washington, DC mengatakan setidaknya empat orang tewas dan puluhan lainnya ditangkap dalam insiden yang mengejutkan AS dan dunia internasional itu.
Biden memenangi mendulang 306 suara Electoral College pada pemilihan presiden November, unggul jauh dari Trump yang hanya memperoleh 232 suara. Namun, Trump menuding telah terjadi kecurangan dalam pemungutan suara dan menolak mengakui kekalahannya.
BACA JUGA: Biden Sebut Penyerbuan Gedung Capitol oleh Pendukung Trump sebagai Pemberontakan
Klaim itu terus diulangi Trump, yang mendorong para pendukungnya berdemonstrasi di Capitol pada 6 Januari, di saat Kongres Amerika Serikat (AS) bersidang untuk mengesahkan kemenangan Joe BIden. Seruan ini pada akhirnya memicu kerusuhan yang terjadi.</content:encoded></item></channel></rss>
