<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ariza Sebut 90% RT di DKI Miliki Grup WA untuk Pantau Warga Selama Pandemi</title><description>Kebijakan itu dilakukan sejak beberapa bulan lalu lantaran Pemprov DKI sudah memprediksi penyebaran Covid-19 akan sampai ke rumah-rumah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/07/338/2340642/ariza-sebut-90-rt-di-dki-miliki-grup-wa-untuk-pantau-warga-selama-pandemi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/07/338/2340642/ariza-sebut-90-rt-di-dki-miliki-grup-wa-untuk-pantau-warga-selama-pandemi"/><item><title>Ariza Sebut 90% RT di DKI Miliki Grup WA untuk Pantau Warga Selama Pandemi</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/07/338/2340642/ariza-sebut-90-rt-di-dki-miliki-grup-wa-untuk-pantau-warga-selama-pandemi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/07/338/2340642/ariza-sebut-90-rt-di-dki-miliki-grup-wa-untuk-pantau-warga-selama-pandemi</guid><pubDate>Kamis 07 Januari 2021 17:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhrizal Fakhri </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/07/338/2340642/ariza-sebut-90-rt-di-dki-miliki-grup-wa-untuk-pantau-warga-selama-pandemi-YKAM7UVNwY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/07/338/2340642/ariza-sebut-90-rt-di-dki-miliki-grup-wa-untuk-pantau-warga-selama-pandemi-YKAM7UVNwY.jpg</image><title>Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengklaim, saat ini sudah 90% Rukun Tetangga (RT) Ibu Kota miliki grup Whatsapp (WA) untuk memantau setiap aktivitas warganya. Pemprov DKI juga telah meminta setiap rumah miliki kader Covid-19 yang bertugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan setiap anggota keluarganya saat beraktivitas di luar rumah.
&quot;Sekarang sudah ada 90% lebih dari grup RT. Kita monitoring terus dan kita kasih kuisioner sampai ke rumah-rumah untuk diisi,&quot; ujarnya dalam diskusi BNPB bertajuk 'Implementasi PPKM Jawa-Bali: Kesiapan Pemerintah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat', Kamis (7/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Surat PCR Covid-19 Palsu Dijual Rp650 Ribu
Ariza mengatakan, kebijakan tersebut sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu lantaran Pemprov DKI sudah memprediksi penyebaran Covid-19 akan sampai ke rumah-rumah.

Dia menambahkan, sebaik apapun regulasi yang disusun hanya berkontribusi 20% dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Sisanya, kata dia, sekitar 80% berada pada ketaatan warga dalam menerapkan protokol kesehatan.

&quot;Saya mohon ini waktunya untuk patuh terhadap protokol kesehatan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Rekor Kasus Covid-19 Bertambah 9.321, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Ia memastikan, Pemprov DKI akan menggelar operasi yustisi bersama Forkopimda dalam mengendalikan aktivitas warga Ibu Kota selama pandemi Covid-19. Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan program kampung tangguh, kampung aman, dan kampung siaga dalam penanggulangan Covid-19.

&quot;Karena belakangan ini meningkat klaster keluarga. Kita megantisipasinya dengan kampung aman, kampung siaga, dan kampung tangguh,&quot; tandasnya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengklaim, saat ini sudah 90% Rukun Tetangga (RT) Ibu Kota miliki grup Whatsapp (WA) untuk memantau setiap aktivitas warganya. Pemprov DKI juga telah meminta setiap rumah miliki kader Covid-19 yang bertugas untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan setiap anggota keluarganya saat beraktivitas di luar rumah.
&quot;Sekarang sudah ada 90% lebih dari grup RT. Kita monitoring terus dan kita kasih kuisioner sampai ke rumah-rumah untuk diisi,&quot; ujarnya dalam diskusi BNPB bertajuk 'Implementasi PPKM Jawa-Bali: Kesiapan Pemerintah Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat', Kamis (7/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Surat PCR Covid-19 Palsu Dijual Rp650 Ribu
Ariza mengatakan, kebijakan tersebut sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu lantaran Pemprov DKI sudah memprediksi penyebaran Covid-19 akan sampai ke rumah-rumah.

Dia menambahkan, sebaik apapun regulasi yang disusun hanya berkontribusi 20% dalam penanggulangan pandemi Covid-19. Sisanya, kata dia, sekitar 80% berada pada ketaatan warga dalam menerapkan protokol kesehatan.

&quot;Saya mohon ini waktunya untuk patuh terhadap protokol kesehatan,&quot; ujarnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Rekor Kasus Covid-19 Bertambah 9.321, Berikut Sebaran di 34 Provinsi
Ia memastikan, Pemprov DKI akan menggelar operasi yustisi bersama Forkopimda dalam mengendalikan aktivitas warga Ibu Kota selama pandemi Covid-19. Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan program kampung tangguh, kampung aman, dan kampung siaga dalam penanggulangan Covid-19.

&quot;Karena belakangan ini meningkat klaster keluarga. Kita megantisipasinya dengan kampung aman, kampung siaga, dan kampung tangguh,&quot; tandasnya.
</content:encoded></item></channel></rss>
