<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sriwijaya Air Jatuh, Nelayan Sempat Dengar Suara Ledakan</title><description>Kapten Eko berada sekitar 6 mil dari lokasi benda yang jatuh di Kepulauan Seribu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/09/337/2341695/sriwijaya-air-jatuh-nelayan-sempat-dengar-suara-ledakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/09/337/2341695/sriwijaya-air-jatuh-nelayan-sempat-dengar-suara-ledakan"/><item><title>Sriwijaya Air Jatuh, Nelayan Sempat Dengar Suara Ledakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/09/337/2341695/sriwijaya-air-jatuh-nelayan-sempat-dengar-suara-ledakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/09/337/2341695/sriwijaya-air-jatuh-nelayan-sempat-dengar-suara-ledakan</guid><pubDate>Sabtu 09 Januari 2021 18:51 WIB</pubDate><dc:creator>Khafid Mardiyansyah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/09/337/2341695/sriwijaya-air-jatuh-nelayan-sempat-dengar-suara-ledakan-CNuBxvRpwH.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/09/337/2341695/sriwijaya-air-jatuh-nelayan-sempat-dengar-suara-ledakan-CNuBxvRpwH.JPG</image><title></title></images><description>JAKARTA - Komandan Kapal Negara Trisula, Kapten Eko Surya Hadi, menjelaskan bahwa nelayan sempat mendengar suara ledakan di sekitar lokasi Sriwijaya Air hilang kontak.
&quot;Karena cuaca sedang hujan maka kita kita awalnya itu petir,&quot; jelas Kapten Eko saat diwawancarai salah satu stasiun televisi, Sabtu (9/1/2020).
Kemudian, jelas Kapten Eko, sorenya ditemukan serpihan-serpihan, seperti daging atau bagian tubuh dari manusia lalu ada keluar avtur dari dalam air. Kedalaman perairan di wilayah itu sekitar 15-16 meter.
Kapten Eko berada sekitar 6 mil dari lokasi benda yang jatuh di Kepulauan Seribu. Dari pengamatan Kapten Eko, secara spesifik benda yang ditemukan mengapung adalah potongan tubuh, alat-alat yang ada di dalam pesawat, seperti flight jaket.
&quot;Untuk jumlahnya belum banyak, sekitar 5 atau 6 serpihan. Kemungkinan sesuai dengan situasi yang ada bisa ditemukan Kembali,&quot; jelasnya. (kha)</description><content:encoded>JAKARTA - Komandan Kapal Negara Trisula, Kapten Eko Surya Hadi, menjelaskan bahwa nelayan sempat mendengar suara ledakan di sekitar lokasi Sriwijaya Air hilang kontak.
&quot;Karena cuaca sedang hujan maka kita kita awalnya itu petir,&quot; jelas Kapten Eko saat diwawancarai salah satu stasiun televisi, Sabtu (9/1/2020).
Kemudian, jelas Kapten Eko, sorenya ditemukan serpihan-serpihan, seperti daging atau bagian tubuh dari manusia lalu ada keluar avtur dari dalam air. Kedalaman perairan di wilayah itu sekitar 15-16 meter.
Kapten Eko berada sekitar 6 mil dari lokasi benda yang jatuh di Kepulauan Seribu. Dari pengamatan Kapten Eko, secara spesifik benda yang ditemukan mengapung adalah potongan tubuh, alat-alat yang ada di dalam pesawat, seperti flight jaket.
&quot;Untuk jumlahnya belum banyak, sekitar 5 atau 6 serpihan. Kemungkinan sesuai dengan situasi yang ada bisa ditemukan Kembali,&quot; jelasnya. (kha)</content:encoded></item></channel></rss>
