<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terjunkan Pasukan Khusus, Tim Penyelam Mulai Cari Pesawat Sriwijaya Air Pagi Ini?</title><description>Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 melibatkan pasukan-pasukan khusus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/10/337/2341800/terjunkan-pasukan-khusus-tim-penyelam-mulai-cari-pesawat-sriwijaya-air-pagi-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/10/337/2341800/terjunkan-pasukan-khusus-tim-penyelam-mulai-cari-pesawat-sriwijaya-air-pagi-ini"/><item><title>Terjunkan Pasukan Khusus, Tim Penyelam Mulai Cari Pesawat Sriwijaya Air Pagi Ini?</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/10/337/2341800/terjunkan-pasukan-khusus-tim-penyelam-mulai-cari-pesawat-sriwijaya-air-pagi-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/10/337/2341800/terjunkan-pasukan-khusus-tim-penyelam-mulai-cari-pesawat-sriwijaya-air-pagi-ini</guid><pubDate>Minggu 10 Januari 2021 02:09 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/10/337/2341800/terjunkan-pasukan-khusus-tim-penyelam-mulai-cari-pesawat-sriwijaya-air-pagi-ini-7gHqQf691g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/10/337/2341800/terjunkan-pasukan-khusus-tim-penyelam-mulai-cari-pesawat-sriwijaya-air-pagi-ini-7gHqQf691g.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 melibatkan pasukan-pasukan khusus. Pasukan khusus yang diterjunkan melibatkan berbagai macam instansi dari mulai TNI Angkatan Laut, hingga Basarnas akan dilibatkan.

Pangko Armada I Laksamana Muda Abdul Rasyid Kacong mengatakan, rencananya penyelaman untuk melakukan pencarian tidak akan dilakukan pada malam hari ini. Karena ada bebarapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan penyelaman.

&amp;ldquo;Belum untuk penyelam malam ini belum. Karena ada beberapa hal yang harus kita perhatikan,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (9/1/2021).

Mengenai cuaca lanjut Abdul Rasyid, menurutnya hal ini tidak menjadi kendala serius. Mengingat, dirinya mempunyai pengalaman untuk menyelam dengan ombak dengan tinggi hingga 4 meter.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wOS8xLzEyNzEzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Saya sudah punya pengalaman besar di ombak 3 meter sampai 4 meter. Jadi kalau misalnya ya bukan takabur ini informasi antara satu sampai dua itu penyelam kita masih sangat tertangani. Mohon doanya saja,&amp;rdquo; jelasnya.

Justru yang menjadi tantangan dan kendala yang sering dihadapi adalah mengenai jarak pandang. Di mana biasanya jarak pandang yang ada di bawah laut sering kali terbatas.

&amp;ldquo;Biasanya untuk kendala di laut itu adalah di bawah air jarak pandang kita yang ternyata sering terbatas. Karena di sana kadang-kadang di atas landai tapi di bawah arusnya airnya menggulung,&amp;rdquo; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ-182 melibatkan pasukan-pasukan khusus. Pasukan khusus yang diterjunkan melibatkan berbagai macam instansi dari mulai TNI Angkatan Laut, hingga Basarnas akan dilibatkan.

Pangko Armada I Laksamana Muda Abdul Rasyid Kacong mengatakan, rencananya penyelaman untuk melakukan pencarian tidak akan dilakukan pada malam hari ini. Karena ada bebarapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan penyelaman.

&amp;ldquo;Belum untuk penyelam malam ini belum. Karena ada beberapa hal yang harus kita perhatikan,&amp;rdquo; ujarnya saat ditemui di Dermaga JICT, Jakarta, Senin (9/1/2021).

Mengenai cuaca lanjut Abdul Rasyid, menurutnya hal ini tidak menjadi kendala serius. Mengingat, dirinya mempunyai pengalaman untuk menyelam dengan ombak dengan tinggi hingga 4 meter.

&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8wOS8xLzEyNzEzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

&amp;ldquo;Saya sudah punya pengalaman besar di ombak 3 meter sampai 4 meter. Jadi kalau misalnya ya bukan takabur ini informasi antara satu sampai dua itu penyelam kita masih sangat tertangani. Mohon doanya saja,&amp;rdquo; jelasnya.

Justru yang menjadi tantangan dan kendala yang sering dihadapi adalah mengenai jarak pandang. Di mana biasanya jarak pandang yang ada di bawah laut sering kali terbatas.

&amp;ldquo;Biasanya untuk kendala di laut itu adalah di bawah air jarak pandang kita yang ternyata sering terbatas. Karena di sana kadang-kadang di atas landai tapi di bawah arusnya airnya menggulung,&amp;rdquo; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
