<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kondisi Jenazah Tak Utuh, Tantangan DVI Identifikasi Korban Pesawat Sriwijaya Air</title><description>Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyatakan, kondisi jasad yang ditemukan dalam bentuk body part atau tidak utuh&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/11/337/2342415/kondisi-jenazah-tak-utuh-tantangan-dvi-identifikasi-korban-pesawat-sriwijaya-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/11/337/2342415/kondisi-jenazah-tak-utuh-tantangan-dvi-identifikasi-korban-pesawat-sriwijaya-air"/><item><title>Kondisi Jenazah Tak Utuh, Tantangan DVI Identifikasi Korban Pesawat Sriwijaya Air</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/11/337/2342415/kondisi-jenazah-tak-utuh-tantangan-dvi-identifikasi-korban-pesawat-sriwijaya-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/11/337/2342415/kondisi-jenazah-tak-utuh-tantangan-dvi-identifikasi-korban-pesawat-sriwijaya-air</guid><pubDate>Senin 11 Januari 2021 12:47 WIB</pubDate><dc:creator>Puteranegara Batubara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/11/337/2342415/kondisi-jenazah-tak-utuh-tantangan-dvi-identifikasi-korban-pesawat-sriwijaya-air-uYoXAqqCBJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tim pencarian korban pesawat Sriwijaya Air.(Foto:MNC Portal)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/11/337/2342415/kondisi-jenazah-tak-utuh-tantangan-dvi-identifikasi-korban-pesawat-sriwijaya-air-uYoXAqqCBJ.jpg</image><title>Tim pencarian korban pesawat Sriwijaya Air.(Foto:MNC Portal)</title></images><description>JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyatakan, kondisi jasad yang ditemukan dalam bentuk body part atau tidak utuh, menjadi salah satu tantangan proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
Kabid Pusdokkes Polri Kombes Ahmad Fauzi menjelaskan, hari ini tim DVI akan mulai melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tubuh dari jasad-jasad yang diketemukan oleh tim SAR di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
&quot;Kami tidak tahu kondisi jenazah sebelum di kamar mayat. Baru hari ini,  kami akan memeriksan kiriman body part dari TKP. Kendala mendapatkan kondisi jenazah tidak utuh tantangannya lebih berat,&quot; kata Fauzi dalam jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Pastikan Tak Ada Ada Data Ganda Terkait Korban Pesawat Sriwijaya Air
Kendati begitu, Fauzi memastikan, dengan kondisi temuan Body Part tersebut, bukan berarti tim DVI tidak bisa melakukan identifikasi terhadap jasad-jasad yang diduga penumpang pesawat tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Basarnas Temukan Bagian Tubuh Penumpang Sriwijaya Air, Sebelum Dinaikan ke Kapal Disemprot Disinfektan
&quot;Tapi tidak berarti itu tidak bisa dilakukan. Kami punya teknik tertentu sehingga bisa bisa minimalisir sampel tidak dapat dibaca,&quot; ujar Fauzi.
Dalam melakukan identifikasi, DVI gabungan melakukan Ante Mortem dan Post Mortem. Nantinya, kedua data itu akan dicocokan untuk mengonfirmasi identitas dari jasad tersebut. Saat ini, pihak keluarga terus diminta memberikan data soal Ante Mortem ke posko-posko yang didirikan.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) menyatakan, kondisi jasad yang ditemukan dalam bentuk body part atau tidak utuh, menjadi salah satu tantangan proses identifikasi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182.
Kabid Pusdokkes Polri Kombes Ahmad Fauzi menjelaskan, hari ini tim DVI akan mulai melakukan pemeriksaan terhadap kondisi tubuh dari jasad-jasad yang diketemukan oleh tim SAR di perairan Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
&quot;Kami tidak tahu kondisi jenazah sebelum di kamar mayat. Baru hari ini,  kami akan memeriksan kiriman body part dari TKP. Kendala mendapatkan kondisi jenazah tidak utuh tantangannya lebih berat,&quot; kata Fauzi dalam jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Polisi Pastikan Tak Ada Ada Data Ganda Terkait Korban Pesawat Sriwijaya Air
Kendati begitu, Fauzi memastikan, dengan kondisi temuan Body Part tersebut, bukan berarti tim DVI tidak bisa melakukan identifikasi terhadap jasad-jasad yang diduga penumpang pesawat tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Basarnas Temukan Bagian Tubuh Penumpang Sriwijaya Air, Sebelum Dinaikan ke Kapal Disemprot Disinfektan
&quot;Tapi tidak berarti itu tidak bisa dilakukan. Kami punya teknik tertentu sehingga bisa bisa minimalisir sampel tidak dapat dibaca,&quot; ujar Fauzi.
Dalam melakukan identifikasi, DVI gabungan melakukan Ante Mortem dan Post Mortem. Nantinya, kedua data itu akan dicocokan untuk mengonfirmasi identitas dari jasad tersebut. Saat ini, pihak keluarga terus diminta memberikan data soal Ante Mortem ke posko-posko yang didirikan.</content:encoded></item></channel></rss>
