<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tes Antemortem, Orangtua Rion Yogatama Korban Sriwijaya Air Datangi DVI RS Polri</title><description>Riawan, orangtua Rion Yogatama, salah seorang korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak di perairan Kepulauan&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343013/tes-antemortem-orangtua-rion-yogatama-korban-sriwijaya-air-datangi-dvi-rs-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343013/tes-antemortem-orangtua-rion-yogatama-korban-sriwijaya-air-datangi-dvi-rs-polri"/><item><title>Tes Antemortem, Orangtua Rion Yogatama Korban Sriwijaya Air Datangi DVI RS Polri</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343013/tes-antemortem-orangtua-rion-yogatama-korban-sriwijaya-air-datangi-dvi-rs-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343013/tes-antemortem-orangtua-rion-yogatama-korban-sriwijaya-air-datangi-dvi-rs-polri</guid><pubDate>Selasa 12 Januari 2021 12:14 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343013/tes-antemortem-orangtua-rion-yogatama-korban-sriwijaya-air-datangi-dvi-rs-polri-ENdwTv556X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Suyitno, paman Rion Yogatama korban pesawat Sriwijaya Air.(Foto: Era Niezma/iNews)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343013/tes-antemortem-orangtua-rion-yogatama-korban-sriwijaya-air-datangi-dvi-rs-polri-ENdwTv556X.jpg</image><title>Suyitno, paman Rion Yogatama korban pesawat Sriwijaya Air.(Foto: Era Niezma/iNews)</title></images><description>JAKARTA - Riawan, orangtua Rion Yogatama, salah seorang korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak di perairan Kepulauan Seribu asal dari Kota Lubuklinggau mendatangi Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Jakarta.
Suyitno, paman Rion Yogatama yang mendampingi Riawan ke DVI RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, mengatakan, Riawan datang untuk melakukan tes Antemortem atau pengumpulan riwayat dan data jenazah korban kecelakaan atau bencana di posko Antem Mortem RS Polri Kramat Jati.
Baca Juga:&amp;nbsp;RS Polri Tunggu Keputusan Keluarga Terkait Penyerahan Jenazah Okky Bisma
&quot;Iya, kemarin ayah Rion sudah diambil data Antemortem, data yang diambil merupakan data umum dari korban, seperti umur, ciri fisik seperti berat badan, tinggi badan, warna kulit, warna dan jenis rambut dan sebagainya,&amp;rdquo; jelas Suyitno, Selasa (12/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Analisa KNKT, Pesawat Sriwijaya Air Pecah Ketika Jatuh ke Laut
Menurut Suyitno, sebelum diambil data antemortem, keluarga korban juga dilakukan test swab Covid-19. Dia bersama keluarga Rion Yogatama sudah 3 hari berada di Jakarta, menunggu hasil evakuasi jenazah yang telah ditemukan.
&amp;ldquo;Kami akan berada di Jakarta sampai keponakan kami terindentifikasi, mohon doanya,&amp;rdquo; pungkas Suyitno.
</description><content:encoded>JAKARTA - Riawan, orangtua Rion Yogatama, salah seorang korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta-Pontianak di perairan Kepulauan Seribu asal dari Kota Lubuklinggau mendatangi Disaster Victim Identification (DVI) RS Polri Jakarta.
Suyitno, paman Rion Yogatama yang mendampingi Riawan ke DVI RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, mengatakan, Riawan datang untuk melakukan tes Antemortem atau pengumpulan riwayat dan data jenazah korban kecelakaan atau bencana di posko Antem Mortem RS Polri Kramat Jati.
Baca Juga:&amp;nbsp;RS Polri Tunggu Keputusan Keluarga Terkait Penyerahan Jenazah Okky Bisma
&quot;Iya, kemarin ayah Rion sudah diambil data Antemortem, data yang diambil merupakan data umum dari korban, seperti umur, ciri fisik seperti berat badan, tinggi badan, warna kulit, warna dan jenis rambut dan sebagainya,&amp;rdquo; jelas Suyitno, Selasa (12/1/2021).
Baca Juga:&amp;nbsp;Analisa KNKT, Pesawat Sriwijaya Air Pecah Ketika Jatuh ke Laut
Menurut Suyitno, sebelum diambil data antemortem, keluarga korban juga dilakukan test swab Covid-19. Dia bersama keluarga Rion Yogatama sudah 3 hari berada di Jakarta, menunggu hasil evakuasi jenazah yang telah ditemukan.
&amp;ldquo;Kami akan berada di Jakarta sampai keponakan kami terindentifikasi, mohon doanya,&amp;rdquo; pungkas Suyitno.
</content:encoded></item></channel></rss>
