<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Naik KN SAR Karna, Kabasarnas Tinjau Pencarian Tim SAR Gabungan di Pulau Seribu</title><description>Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito, bertolak ke lokasi dugaan kuat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343051/naik-kn-sar-karna-kabasarnas-tinjau-pencarian-tim-sar-gabungan-di-pulau-seribu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343051/naik-kn-sar-karna-kabasarnas-tinjau-pencarian-tim-sar-gabungan-di-pulau-seribu"/><item><title>Naik KN SAR Karna, Kabasarnas Tinjau Pencarian Tim SAR Gabungan di Pulau Seribu</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343051/naik-kn-sar-karna-kabasarnas-tinjau-pencarian-tim-sar-gabungan-di-pulau-seribu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343051/naik-kn-sar-karna-kabasarnas-tinjau-pencarian-tim-sar-gabungan-di-pulau-seribu</guid><pubDate>Selasa 12 Januari 2021 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Fahreza Rizky</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343051/naik-kn-sar-karna-kabasarnas-tinjau-pencarian-tim-sar-gabungan-di-pulau-seribu-D0meEQMGHT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kabarsarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhitu.(Foto:Basarnas)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343051/naik-kn-sar-karna-kabasarnas-tinjau-pencarian-tim-sar-gabungan-di-pulau-seribu-D0meEQMGHT.jpg</image><title>Kabarsarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhitu.(Foto:Basarnas)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito, bertolak ke lokasi dugaan kuat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 atau last know position (LKP) di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.
Dalam perjalanan ke LKP, Kabasarnas menggunakan KN SAR Karna untuk melihat langsung proses pencarian tim SAR gabungan, Selasa (12/1/2021).
Selain melihat langsung kerja keras tim SAR gabungan di lapangan, baik di permukaan maupun di dalam air, Kabasarnas  juga memberikan arahan sekaligus motivasi.
&quot;Mereka adalah ujung tombak pelaksanaan operasi SAR. Saya bangga, mereka semua masih semangat menyelesaikan tugas ini hingga tuntas,&quot; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pencarian Black Box Pesawat Sriwijaya Air Mengerucut di 5 Titik
Kabasarnas juga memastikan kesiapan dan hasil visual dari peralatan-peralatan underwater kapal seperti Side Scan Sonar, Multibeam Echosounder (MBES), Ping Locator, dan Remotely Operated Vehicle (ROV).
Baca Juga:&amp;nbsp;KNKT Sebut Ketinggian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Terakhir di 250 Kaki
Sebagaimana diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB.
Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi, dan 6 awak sebagai penumpang.
Hingga kini petugas SAR gabungan telah berhasil menemukan puing-puing pesawat dan beberapa bagian tubuh korban.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI (Purn) Bagus Puruhito, bertolak ke lokasi dugaan kuat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 atau last know position (LKP) di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta.
Dalam perjalanan ke LKP, Kabasarnas menggunakan KN SAR Karna untuk melihat langsung proses pencarian tim SAR gabungan, Selasa (12/1/2021).
Selain melihat langsung kerja keras tim SAR gabungan di lapangan, baik di permukaan maupun di dalam air, Kabasarnas  juga memberikan arahan sekaligus motivasi.
&quot;Mereka adalah ujung tombak pelaksanaan operasi SAR. Saya bangga, mereka semua masih semangat menyelesaikan tugas ini hingga tuntas,&quot; tegasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Pencarian Black Box Pesawat Sriwijaya Air Mengerucut di 5 Titik
Kabasarnas juga memastikan kesiapan dan hasil visual dari peralatan-peralatan underwater kapal seperti Side Scan Sonar, Multibeam Echosounder (MBES), Ping Locator, dan Remotely Operated Vehicle (ROV).
Baca Juga:&amp;nbsp;KNKT Sebut Ketinggian Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Terakhir di 250 Kaki
Sebagaimana diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak dilaporkan hilang kontak pada Sabtu (9/1/2021) sore sekitar pukul 14.40 WIB.
Pasawat yang bertolak dari Bandara Soekarno-Hatta tersebut mengangkut 62 penumpang, terdiri dari 6 awak aktif, 40 orang dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi, dan 6 awak sebagai penumpang.
Hingga kini petugas SAR gabungan telah berhasil menemukan puing-puing pesawat dan beberapa bagian tubuh korban.</content:encoded></item></channel></rss>
