<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Keluarga Korban Pesawat Sriwijaya Air Tunggu Proses Identifikasi di RS Polri   </title><description>Salah satu keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Rafiq Yusuf Alydrus, mengaku masih menunggu proses identifikasi jenazah istrinya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343114/keluarga-korban-pesawat-sriwijaya-air-tunggu-proses-identifikasi-di-rs-polri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343114/keluarga-korban-pesawat-sriwijaya-air-tunggu-proses-identifikasi-di-rs-polri"/><item><title> Keluarga Korban Pesawat Sriwijaya Air Tunggu Proses Identifikasi di RS Polri   </title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343114/keluarga-korban-pesawat-sriwijaya-air-tunggu-proses-identifikasi-di-rs-polri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343114/keluarga-korban-pesawat-sriwijaya-air-tunggu-proses-identifikasi-di-rs-polri</guid><pubDate>Selasa 12 Januari 2021 14:08 WIB</pubDate><dc:creator>Antara</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343114/keluarga-korban-pesawat-sriwijaya-air-tunggu-proses-identifikasi-di-rs-polri-21hMoRggZh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Illustrasi Okezone.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343114/keluarga-korban-pesawat-sriwijaya-air-tunggu-proses-identifikasi-di-rs-polri-21hMoRggZh.jpg</image><title>Foto: Illustrasi Okezone.com</title></images><description>JAKARTA - Salah satu keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Rafiq Yusuf Alydrus, mengaku masih menunggu proses identifikasi jenazah istrinya, yang bernama Panca Widya Nursanti.

&quot;Saya ke RS Polri hanya mau cari kejelasan tentang kondisi yang ada (proses identifikasi). Untuk data pendukung sudah saya sampaikan kepada pihak yang membutuhkan seperti tes DNA,&quot; kata Rafiq saat ditemui di RS Polri, Jakarta, Selasa (12/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sriwijaya Air Jamin Pemenuhan Hak pada Keluarga Penumpang&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, untuk proses pengambilan sampel DNA sudah dilakukan di Pontianak tempat dirinya tinggal bersama keluarga dan tinggal menunggu konfirmasi.

&quot;Untuk data hari ini tidak disampaikan karena sudah kami berikan data primer dan sekunder ketika di Pontianak,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Curhat Pilu Pramugari Aldha Refa yang Ditinggal Okky Bisma Korban Sriwijaya Air
Rafiq mengungkapkan, bahwa data ante-mortem sudah diberikan anak pertamanya, seperti gigi dan darah untuk dicocokan dengan korban.

Rafiq mengatakan, kalau jenazah istrinya sudah diidentifikasi maka rencananya akan dimakamkan di Pontianak.

Dia menceritakan isterinya, Panca, merupakan guru PPKN di SMK Negeri 3 Pontianak. Panca yang taggal kelahiran 17 April 1974 ini meninggalkan seorang suami dan empat orang anak terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xMS8xLzEyNzIzNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta hingga Selasa pagi telah menerima 58 sampel DNA keluarga korban jatuhnya insiden jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

&quot;Kami informasikan sampai dengan pukul 09.00 WIB hari ini, Tim DVI RS Polri telah menerima sebanyak 58 sampel DNA dari keluarga korban,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa.

Dia mengatakan Tim DVI RS Polri juga telah menerima 56 kantong jenazah dan kantong properti yang ditemukan tim SAR di lokasi insiden tersebut.
</description><content:encoded>JAKARTA - Salah satu keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Rafiq Yusuf Alydrus, mengaku masih menunggu proses identifikasi jenazah istrinya, yang bernama Panca Widya Nursanti.

&quot;Saya ke RS Polri hanya mau cari kejelasan tentang kondisi yang ada (proses identifikasi). Untuk data pendukung sudah saya sampaikan kepada pihak yang membutuhkan seperti tes DNA,&quot; kata Rafiq saat ditemui di RS Polri, Jakarta, Selasa (12/1/2021).
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Sriwijaya Air Jamin Pemenuhan Hak pada Keluarga Penumpang&amp;nbsp;
Dia menjelaskan, untuk proses pengambilan sampel DNA sudah dilakukan di Pontianak tempat dirinya tinggal bersama keluarga dan tinggal menunggu konfirmasi.

&quot;Untuk data hari ini tidak disampaikan karena sudah kami berikan data primer dan sekunder ketika di Pontianak,&quot; ujarnya.
Baca juga:&amp;nbsp;&amp;nbsp;Curhat Pilu Pramugari Aldha Refa yang Ditinggal Okky Bisma Korban Sriwijaya Air
Rafiq mengungkapkan, bahwa data ante-mortem sudah diberikan anak pertamanya, seperti gigi dan darah untuk dicocokan dengan korban.

Rafiq mengatakan, kalau jenazah istrinya sudah diidentifikasi maka rencananya akan dimakamkan di Pontianak.

Dia menceritakan isterinya, Panca, merupakan guru PPKN di SMK Negeri 3 Pontianak. Panca yang taggal kelahiran 17 April 1974 ini meninggalkan seorang suami dan empat orang anak terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xMS8xLzEyNzIzNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sebelumnya, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Pusat Kedokteran dan Kesehatan Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta hingga Selasa pagi telah menerima 58 sampel DNA keluarga korban jatuhnya insiden jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182.

&quot;Kami informasikan sampai dengan pukul 09.00 WIB hari ini, Tim DVI RS Polri telah menerima sebanyak 58 sampel DNA dari keluarga korban,&quot; kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono dalam jumpa pers di RS Polri, Jakarta Timur, Selasa.

Dia mengatakan Tim DVI RS Polri juga telah menerima 56 kantong jenazah dan kantong properti yang ditemukan tim SAR di lokasi insiden tersebut.
</content:encoded></item></channel></rss>
