<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ini Foto-Foto Penemuan Black Box Sriwijaya Air SJ-182</title><description>Marsekal Hadi Tjahjanto telah menyerahkan penemuan itu ke pihak Basarnas, Selasa (12/1/2021).</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343327/ini-foto-foto-penemuan-black-box-sriwijaya-air-sj-182</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343327/ini-foto-foto-penemuan-black-box-sriwijaya-air-sj-182"/><item><title>Ini Foto-Foto Penemuan Black Box Sriwijaya Air SJ-182</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343327/ini-foto-foto-penemuan-black-box-sriwijaya-air-sj-182</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343327/ini-foto-foto-penemuan-black-box-sriwijaya-air-sj-182</guid><pubDate>Selasa 12 Januari 2021 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Tim Okezone</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343327/ini-foto-foto-penemuan-black-box-sriwijaya-air-sj-182-xrfJGM5vU3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">FDR Sriwijaya Air SJ-182 berhasil ditemukan. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343327/ini-foto-foto-penemuan-black-box-sriwijaya-air-sj-182-xrfJGM5vU3.jpg</image><title>FDR Sriwijaya Air SJ-182 berhasil ditemukan. (Foto: Okezone.com/Arif Julianto)</title></images><description>JAKARTA - Black box atau kotak hitam berupa Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 telah ditemukan. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah menyerahkan penemuan itu ke pihak Basarnas, Selasa (12/1/2021).&amp;nbsp;
Panglima TNI menyatakan bahwa, KSAL Laksamana Yudo Margono menyampaikan pada pukul 14.00 WIB, Selasa (12/1), telah dilakukan pencarian di titik yang diduga lokasi FDR. Namun, yang ditemukan hanya pecahan yang fungsinya memberi sinyal.&amp;nbsp;

Lantas pukul 16.00 WIB, FDR berhasil ditemukan di bawah laut. FDR yang ditemukan berjumlah dua unit.
&amp;ldquo;Artinya, Cockpit Voice Recorder (CVR) masih harus terus dicari,&amp;rdquo; ujar Panglima.

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Keselamaan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu dua hingga lima hari untuk membaca FDR tersebut.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;KNKT: Butuh Waktu 2 hingga 5 Hari Baca FDR Sriwijaya Air SJ-182
&quot;Mohon doa masyarakat agar pembacaan data FDR yang kami perkiraan memakan waktu dua sampai lima hari berjalan lancar dan segera dapat mengungkap misteri yang jadi penyebab kecelakaan ini,&quot; ucap Soejanto.Selain FDR, tim SAR gabungan juga menemukan pinger. Namun pembising atau pinger tersebut terlepas dari black box.
&quot;Tapi Alhamdulillah kita bisa menemukan FDR,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;

Black box terdiri dari dua perangkat antara lain Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). CVR berisi rekaman percakapan dalam kokpit pesawat dan FDR berisi rekaman data penerbangan.&amp;nbsp;


</description><content:encoded>JAKARTA - Black box atau kotak hitam berupa Flight Data Recorder (FDR) pesawat Sriwijaya Air SJ-182 telah ditemukan. Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto telah menyerahkan penemuan itu ke pihak Basarnas, Selasa (12/1/2021).&amp;nbsp;
Panglima TNI menyatakan bahwa, KSAL Laksamana Yudo Margono menyampaikan pada pukul 14.00 WIB, Selasa (12/1), telah dilakukan pencarian di titik yang diduga lokasi FDR. Namun, yang ditemukan hanya pecahan yang fungsinya memberi sinyal.&amp;nbsp;

Lantas pukul 16.00 WIB, FDR berhasil ditemukan di bawah laut. FDR yang ditemukan berjumlah dua unit.
&amp;ldquo;Artinya, Cockpit Voice Recorder (CVR) masih harus terus dicari,&amp;rdquo; ujar Panglima.

Sementara itu, Ketua Komite Nasional Keselamaan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono mengatakan, pihaknya membutuhkan waktu dua hingga lima hari untuk membaca FDR tersebut.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;KNKT: Butuh Waktu 2 hingga 5 Hari Baca FDR Sriwijaya Air SJ-182
&quot;Mohon doa masyarakat agar pembacaan data FDR yang kami perkiraan memakan waktu dua sampai lima hari berjalan lancar dan segera dapat mengungkap misteri yang jadi penyebab kecelakaan ini,&quot; ucap Soejanto.Selain FDR, tim SAR gabungan juga menemukan pinger. Namun pembising atau pinger tersebut terlepas dari black box.
&quot;Tapi Alhamdulillah kita bisa menemukan FDR,&quot; ucapnya.&amp;nbsp;

Black box terdiri dari dua perangkat antara lain Cockpit Voice Recorder (CVR) dan Flight Data Recorder (FDR). CVR berisi rekaman percakapan dalam kokpit pesawat dan FDR berisi rekaman data penerbangan.&amp;nbsp;


</content:encoded></item></channel></rss>
