<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menag: Vaksin Bentuk Ikhtiar Melindungi Warga Negara dari Covid-19</title><description>Pemberian vaksin merupakan ikhtiar Pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343376/menag-vaksin-bentuk-ikhtiar-melindungi-warga-negara-dari-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343376/menag-vaksin-bentuk-ikhtiar-melindungi-warga-negara-dari-covid-19"/><item><title>Menag: Vaksin Bentuk Ikhtiar Melindungi Warga Negara dari Covid-19</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343376/menag-vaksin-bentuk-ikhtiar-melindungi-warga-negara-dari-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/12/337/2343376/menag-vaksin-bentuk-ikhtiar-melindungi-warga-negara-dari-covid-19</guid><pubDate>Selasa 12 Januari 2021 22:07 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343376/menag-vaksin-bentuk-ikhtiar-melindungi-warga-negara-dari-covid-19-BxUzHzXcSL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gus Yaqut. (Foto: Antara)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/12/337/2343376/menag-vaksin-bentuk-ikhtiar-melindungi-warga-negara-dari-covid-19-BxUzHzXcSL.jpg</image><title>Gus Yaqut. (Foto: Antara)</title></images><description>JAKARTA - Vaksin Covid-19 dari Sinovac tahap tiga sebanyak 15 juta dosis telah sampai di Indonesia. Sebelumnya tahap pertama pada 6 Desember 2020 sebanyak 1,2 juta dosis dan tahap kedua pada 31 Desember 2020 sebanyak 1,8 juta dosis telah lebih dulu tiba.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, pemberian vaksin merupakan&amp;nbsp;ikhtiar&amp;nbsp;Pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara Indonesia.
&amp;ldquo;Saya ingin menekankan kembali bahwa ini adalah&amp;nbsp;ikhtiar&amp;nbsp;atau usaha dari pemerintah sebagai wujud kecintaan pemerintah kepada warga negaranya, kecintaan pemerintah kepada bangsa Indonesia. Ini diikhtiarkan vaksin ini,&amp;rdquo; ungkap Gus Yaqut dalam Konferensi Pers secara virtual Kedatangan Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap Ketiga dari Bandara Soekarno Hatta, Senin (12/1/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xMi8xLzEyNzI3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Dan alhamdulillah pada hari ini sudah datang kembali kurang lebih 15 juta dosis vaksin,&amp;rdquo; ungkapnya.
Selain itu, Gus Yaqut pun mengatakan jika vaksin ini bukan obat namun untuk pencegahan. &amp;ldquo;Penting bagi kita semua, bagi penting bagi seluruh bangsa Indonesia untuk bisa dimengerti bahwa vaksin ini sekali lagi bukan obat, tapi upaya pencegahan,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Menteri hingga Kepala Daerah Pernah Positif Covid-19 Tak Masuk Prioritas Vaksinasi
Oleh karena itu, Gus Yaqut meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. &amp;ldquo;Dan oleh karena itu harus dilakukan secara simultan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang selama ini diberlakukan,&amp;rdquo; tegasnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Vaksin Covid-19 dari Sinovac tahap tiga sebanyak 15 juta dosis telah sampai di Indonesia. Sebelumnya tahap pertama pada 6 Desember 2020 sebanyak 1,2 juta dosis dan tahap kedua pada 31 Desember 2020 sebanyak 1,8 juta dosis telah lebih dulu tiba.
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, pemberian vaksin merupakan&amp;nbsp;ikhtiar&amp;nbsp;Pemerintah untuk memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara Indonesia.
&amp;ldquo;Saya ingin menekankan kembali bahwa ini adalah&amp;nbsp;ikhtiar&amp;nbsp;atau usaha dari pemerintah sebagai wujud kecintaan pemerintah kepada warga negaranya, kecintaan pemerintah kepada bangsa Indonesia. Ini diikhtiarkan vaksin ini,&amp;rdquo; ungkap Gus Yaqut dalam Konferensi Pers secara virtual Kedatangan Vaksin Covid-19 Sinovac Tahap Ketiga dari Bandara Soekarno Hatta, Senin (12/1/2021).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMS8wMS8xMi8xLzEyNzI3Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
&amp;ldquo;Dan alhamdulillah pada hari ini sudah datang kembali kurang lebih 15 juta dosis vaksin,&amp;rdquo; ungkapnya.
Selain itu, Gus Yaqut pun mengatakan jika vaksin ini bukan obat namun untuk pencegahan. &amp;ldquo;Penting bagi kita semua, bagi penting bagi seluruh bangsa Indonesia untuk bisa dimengerti bahwa vaksin ini sekali lagi bukan obat, tapi upaya pencegahan,&amp;rdquo; katanya.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Menteri hingga Kepala Daerah Pernah Positif Covid-19 Tak Masuk Prioritas Vaksinasi
Oleh karena itu, Gus Yaqut meminta masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. &amp;ldquo;Dan oleh karena itu harus dilakukan secara simultan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan yang selama ini diberlakukan,&amp;rdquo; tegasnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
