<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kelabui Orang Tua, Pelaku Prostitusi Online Ngaku Bekerja di Restoran</title><description>Dea selalu mengaku kepada keluarga atau orang tuanya bekerja di sebuah restoran di Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/13/338/2343960/kelabui-orang-tua-pelaku-prostitusi-online-ngaku-bekerja-di-restoran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2021/01/13/338/2343960/kelabui-orang-tua-pelaku-prostitusi-online-ngaku-bekerja-di-restoran"/><item><title>Kelabui Orang Tua, Pelaku Prostitusi Online Ngaku Bekerja di Restoran</title><link>https://news.okezone.com/read/2021/01/13/338/2343960/kelabui-orang-tua-pelaku-prostitusi-online-ngaku-bekerja-di-restoran</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2021/01/13/338/2343960/kelabui-orang-tua-pelaku-prostitusi-online-ngaku-bekerja-di-restoran</guid><pubDate>Rabu 13 Januari 2021 19:47 WIB</pubDate><dc:creator>Helmi Syarif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2021/01/13/338/2343960/kelabui-orang-tua-pelaku-prostitusi-online-ngaku-bekerja-di-restoran-vL4fyaqrKT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2021/01/13/338/2343960/kelabui-orang-tua-pelaku-prostitusi-online-ngaku-bekerja-di-restoran-vL4fyaqrKT.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Dea (23), pelaku prostitusi online yang biasa &amp;ldquo;main&amp;rdquo; di apartemen. Selama menjalani pekerjaannya, dia selalu mengaku kepada keluarga atau orang tuanya bekerja di sebuah restoran di Jakarta.
&amp;ldquo;Ngaku kerja sebagai pelayan rumah makan,&amp;rdquo; kata Dea di salah satu apartemen yang berada di Jakarta Timur, Rabu (13/1/2021).&amp;nbsp;
Di apartemen, dia bersama 19 perempuan lainnya yang menggeluti bisnis esek-esek ini. Namun, dengan kamar yang berbeda sehingga dengan berada di lokasi sama sudah tidak lagi asing karena memang saling kenal.
&amp;ldquo;Kebanyakan teman-teman kerja di spa dan mereka juga sudah seperti saudara,&amp;rdquo; ujarnya.
Selama pandemi Dea dan kawan-kawan melayani pria hidung belang di apartemen. Mereka beralih ke apartemen lantaran tempat biasanya bekerja seperti karaoke atau spa tutup dan mereka harus menghidupi dirinya serta keluarga.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Prostitusi di Apartemen Green Pramuka, Korban Diiming-imingi Jadi Pelayan Toko&amp;nbsp;
Ke depan dia juga berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang halal sehingga bisa berhenti bekerja dari pekerjaan hitam ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Dea (23), pelaku prostitusi online yang biasa &amp;ldquo;main&amp;rdquo; di apartemen. Selama menjalani pekerjaannya, dia selalu mengaku kepada keluarga atau orang tuanya bekerja di sebuah restoran di Jakarta.
&amp;ldquo;Ngaku kerja sebagai pelayan rumah makan,&amp;rdquo; kata Dea di salah satu apartemen yang berada di Jakarta Timur, Rabu (13/1/2021).&amp;nbsp;
Di apartemen, dia bersama 19 perempuan lainnya yang menggeluti bisnis esek-esek ini. Namun, dengan kamar yang berbeda sehingga dengan berada di lokasi sama sudah tidak lagi asing karena memang saling kenal.
&amp;ldquo;Kebanyakan teman-teman kerja di spa dan mereka juga sudah seperti saudara,&amp;rdquo; ujarnya.
Selama pandemi Dea dan kawan-kawan melayani pria hidung belang di apartemen. Mereka beralih ke apartemen lantaran tempat biasanya bekerja seperti karaoke atau spa tutup dan mereka harus menghidupi dirinya serta keluarga.&amp;nbsp;
Baca juga:&amp;nbsp;Prostitusi di Apartemen Green Pramuka, Korban Diiming-imingi Jadi Pelayan Toko&amp;nbsp;
Ke depan dia juga berharap bisa mendapatkan pekerjaan yang halal sehingga bisa berhenti bekerja dari pekerjaan hitam ini.</content:encoded></item></channel></rss>
